0
Hara Syifa @harasyifaaa
Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini harapan kemenangan dari kubu Prabowo-Sandi semakin tipis. Hal ini terlihat dari pemaparan kuasa hukum yang tidak mampu menghadirkan bukti materil. #WelcomeNewPresident pic.twitter.com/hTdf3WtRjG
 Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Hal ini juga diaminkan oleh pakar hukum tatanegara dan Direktur HICON Law & Policy Strategies, Hifdzil Alim mengamati tipis peluang kubu 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memenangkan gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). pic.twitter.com/pZjDJbPiMb
 Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Alim menyatakan bahwa antara materi dan formil PHPU yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dengan pemeriksaan persidangan serta materi permohonan, peluang Prabowo-Sandi tidak terlalu besar untuk memenangkan permohonan PHPU.
Hara Syifa @harasyifaaa
Dimana dalam sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) kuasa hukum BPN Prabowo Sandi tidak dapat menghadirkan bukti-bukti dan saksi yg mendukung... pic.twitter.com/dFz7ep2axS
 Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Namun, para pendukung ‘die hard’ yang selalu memberikan ‘dukungan semu’ terhadap Prabowo-Sandi tetap memainkan narasi dan tudingan kecurangan Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) dengan menggelar berbagai aksi massa. pic.twitter.com/PHLcUbuW5V
 Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Termasuk melakukan aksi massa sebagai aksi mendukung Prabowo-Sandi saat pembacaan hasil sidang sengketa di MK jum’at tanggal 28 Juni nanti.
Hara Syifa @harasyifaaa
Aksi massa semu tetap digawangi oleh Persatuan Alumni (PA) 212, GNPF dan sejumlah organisasi yang sedari awal memainkan politik identitas untuk Prabowo-Sandi.
Hara Syifa @harasyifaaa
Sedangkan arahan dari Prabowo yang diulang kembali oleh Juru debat BPN, Sodik Mujahid ingatkan tentang imbauan Prabowo untuk tidak menggelar aksi massa pun diabaikan oleh para aktor-aktor politik identitas.
Hara Syifa @harasyifaaa
“Pak Prabowo dengan tegas dan jelas dan beberapa kali sudah mengimbau dan meminta tidak hadir di MK, karena kecurangan-kecurangan pemilu sudah resmi diajukan kepada MK. Ini tindakan yang sangat benar dan konstitusional,”
Hara Syifa @harasyifaaa
Hal ini untuk menegaskan seolah meraka tidak meninggalkan Prabowo. Namun, nyatanya dukungan massa semu ini menjadi senjata yang perlahan mematikan sikap nasionalis dan patriot Prabowo sebagai seorang negarawan. pic.twitter.com/dOuoVPuhAA
 Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Gelaran aksi pendukung masa semu dari PA 212, GNPF, dan sejumlah organisasi lain akan menggelar aksi di sekitar gedung MK pada Jumat, 28 Juni mendatang. Dimana di klaim sebagai agenda untuk menegakkan keadilan atas kecurangan pemilu.
Hara Syifa @harasyifaaa
Kemudian aksi ini menggiring opini publik untuk menekan MK. Seolah-olah bahwa MK tidak dapat menghadirkan persidangan dengan adil dan taat konstitusi dalam menyelesaikan sengketa pemilu 2019.
Hara Syifa @harasyifaaa
Dan hal ini telah menjadi cara ampuh dari aktor politik identitas memberikan dukungan massa semu terhadap Prabowo-Sandi. Dukungan ‘massa semu’ secara perlahan namun pasti bagian bagian dari kekalahan Prabowo-Sandi. #WelcomeNewPresident pic.twitter.com/oiFeUIOJKJ
 Expand pic
Login and hide ads.