1
Margianta S. J. D. @margianta
"Kawanku, kawanku, semua habis. Mana semua kawanku itu di dalam." 30 orang meninggal. Terbakar hidup-hidup. 4 di antaranya anak-anak yang dibawa orang tuanya. Tidak bisa kabur karena pabrik selalu dikunci pemilik. This, my friend, is modern slavery. pic.twitter.com/TsZQkKeBVR
 Expand pic
Margianta S. J. D. @margianta
@ojanooo @Gustika Pemilik usaha harus diadili. Pemerintah harus menjamin hak-hak pekerja. Masyarakat harus menyadari hak sebagai pekerja dan berserikat, serta berperan sebagai konsumen untuk turut menuntut kesejahteraan pekerja yang membuat produk yang dibelinya.
Johan Pramudyo @JPramudyo
@margianta @Gustika Bisa bayangin kan rasanya terpanggang di dalam, dan melihat detik demi detik Kematian. Bahkan hukuman mati aja nggak semenyedihkan ini.
Margianta S. J. D. @margianta
@JPramudyo @Gustika Sungguh miris. Di balik produk-produk yang kita pakai sehari-hari, ada pekerja yang kehilangan haknya.
Matthew Finlayson @MasterFinlayson
@margianta @NufusJexx Perhaps it is, but I have been to schools in Jakarta where the gates are locked in the day time "to keep people out". It would seem to me there is a larger issue of utter ignorance among many, let alone enforcement, when it comes to correct safety procedures for public buildings.
pony @lilblackpony
@margianta @akunusam Ada yg punya link berita di atas kah? Mo baca juga:(((

Ledakan di pabrik korek api di Binjai, Sumatera Utara, menewaskan 26 pekerja serta empat anak. Kejadian memilukan ini terjadi pada Jumat (21/6/2019) siang. Hanya empat pekerja yang selamat. Keempatnya masih mengalami trauma dan belum bisa menahan isak tangis. Keempatnya bernama Pipit (29), Ayu Anita Sari (29), Ariyani (30), dan Nurasiyah (24).

Kepada Polres Binjai, Pipit mengatakan, kebakaran terjadi saat jam makan siang. Namun, ia tidak bisa menjelaskan secara rinci lantaran masih shock. Ia sendiri selamat lantaran keluar makan siang.

"Jam istirahat anaknya, kan, datang. Aduh, blank ini aku, Bang," katanya di depan penyidik polisi. Baca juga: Pabrik Korek Api Terbakar, Diperkirakan 21 Pekerja Tewas Tak lama setelah ia keluar untuk makan siang, terdengar suara ledakan dari arah pabrik korek api (macis) tempat ia bekerja. Api langsung berkobar hebat dan membubung di atas pabrik.

"Kawanku, kawanku, semua habis. Mana semua kawanku itu di dalam. Semua kawanku habis," katanya dengan derai air mata yang tak kuasa dibendungnya.

"Aku pikir tiga kawan ini, yang tiga ini masih di dalam, semua habis kawanku. Cuma berempat kami yang selamat." "Tadi keluar dari pintu belakang, kami mau makan siang," kata perempuan yang telah bekerja selama delapan tahun di pabrik macis ini.

Pipit menyebutkan, dalam kejadian ini ada empat anak kecil yang biasa dibawa orangtuanya bekerja turut menjadi korban. Dengan demikian, ada 30 korban. Semuanya meninggal lantaran ruangan pabrik terkunci. Pekerja yang selamat lain, Nuraisyah, masih tak kuasa menahan isak tangis. Dia terus bersandar di dinding dan menangis meraung-raung didampingi keluarganya.

Sementara itu, berdasarkan penuturan saksi mata bernama Ani, ada pekerja yang selamat dari kejadian naas tersebut saat keluar jam makan siang. Ani mengatakan, suara ledakan terdengar seperti ban pecah diawali dari belakang rumah permanen yang dijadikan tempat merakit macis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Medan dari lokasi kebakaran, puluhan jenazah menumpuk di dalam satu ruangan. Selain itu, ada beberapa jenazah yang ditemukan di ruangan, seperti kamar-kamar lain, ruang utama gedung pabrik.

andyan wijanarko @andyan_w
@margianta @kokokdirgantoro Tpi klo ga di kunci, mungkin pabrik ny uda tutup dri kapan taun karena brg2 ny di curi sama pekerja ny. 🤔🤔🤔
Zulfa @inizulfanya
@andyan_w @margianta @kokokdirgantoro Ya tapi minimal keluar uang sedikit buat sewa security, ga dikunci kek budak gini
Lala @lalacereal
@muhghurav @RDA040295 @sjepriarno @margianta @droppingsun Itu namanya Paradeiolia. Kemampuan manusia untuk mengidentifikasi wajah di setiap benda/apapun yg diliatnya dan hal ini termasuk natural sejak lahir 😌 google.com/amp/s/www.bbc.…
Faizal Yusuf @isulover
@margianta @ojanooo @Gustika Kenyataany mah tidak boleh berserikat, gaji di bawah umr, banyak loh diluar sana seperti itu.
Gadgetfreak @Gadgetyotta
@inizulfanya @andyan_w @margianta @kokokdirgantoro apalagi pabrik korek api,resikonya kan udah tahu,gila aja dikunci.
Margianta S. J. D. @margianta
Bagi yang tertarik mengikuti isu perbudakan modern, bisa follow @EmancipateID (atau emancipate.id di IG) Bagi yang mau dukung isu ketenagakerjaan lokal, dari buruh kelapa sawit, pekerja kreatif sampai buruh migran: @turc_id @migrantcare @SINDIKASI_ @LIPSedane
Front Pembela Islam @FPI_BelaIslam
Kejadian kebakaran Pabrik Korek Api Gas di Langkat, kebetulan bertepatan dgn aksi program berbagi utk Dhuafa yg mengidap kanker & keluarga miskin yg dilakukan tim DPW FPI Langkat disekitar tempat kejadian kebakaran. Disaat bersamaan, FPI ikut bantu evakuasi jenazah para korban. pic.twitter.com/zzOLA4nNbT
 Expand pic
 Expand pic
Front Pembela Islam @FPI_BelaIslam
InsyaAllah, FPI akan mengadakan konseling pada keluarga korban dan psikoterapi atau gerakan sosial lainnya, nanti kita liat perkembangan selanjutnya. Saat ini, kita masih di lapangan dan evakuasi masih berlangsung oleh Relawan FPI Langkat. pic.twitter.com/mLOJ8ABhVD
 Expand pic
Load Remaining (18)
Login and hide ads.