SESAT LOGIKA & SESAT DATA AKUN @BUKANdigembok DALAM MEMBELA JABATAN TUANNYA | By @PartaiSocmed

Tapi beginikah kelakuan buzzer2 yg mengaku pendukung Jokowi itu? Dengan entengnya mereka menyudutkan Jokowi hanya demi membela tuannya? Ini sih namanya bukan mendukung Jokowi tetapi jualan Jokowi! Pendukung macam apa @BUKANdigembok dkk ini?
budikarya tiketpesawat law publicpolicy
1
#99 @PartaiSocmed
Wooy ongol2 @BUKANdigembok! Jangan pura2 tidak baca kamu! Kami tantang debat soal tiket pesawat mahal berani tidak kamu? Biasanya kamu suka maki2 follower kan? Sekarang hadapi kami! BERANI? twitter.com/BUKANdigembok/…
#99 @PartaiSocmed
Oh tidak! Bendera kita TIDAK SAMA! Kami mengkritik Mentol Budi Karya demi kepentingan rakyat sementara @BUKANdigembok dkk itu membela jabatan menteri dengan menipu rakyat. Dimana samanya? twitter.com/Rizkiputro3/st…
#99 @PartaiSocmed
Baiklah, kami tunjukkan sedikit sesat logika dan sesat data akun @BUKANdigembok dalam membela jabatan tuan Mentolnya itu. Yang masih tertipu narasinya biar merasa bodoh sekalian.
#99 @PartaiSocmed
Kita mulai dari yg ini dulu. Siapa yg sedang punya agenda politik? Kami yg gigih melawan harga tiket mahal atau @BUKANdigembok yg gigih membela BKS yg sedang mempertahankan jabatannya? Jika kami punya agenda seperti yg dituduhkan tentu kami sudah gadang2 nama pengganti BKS. pic.twitter.com/fE1h1H795G
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Nah, karena tuduhan berasal dari akun @BUKANdigembok maka silakan netizen tuntut dia untuk bongkar saja siapa yg memesan kami untuk meramaikan masalah tiket mahal ini. Jangan tanggung2!
#99 @PartaiSocmed
Btw, yg kita kritik dan tuntut untuk mundur itu BUDI KARYA SUMADI bukan JOKOWI. Jokowi sendiri sudah bolak-balik kasih ultimatum sampai memanggil BKS karena ketidakbecusannya. Beginilah cara culas @BUKANdigembok spin isu untuk membenturkan pengkritik BKS dengan Jokowi. pic.twitter.com/XjmSccZfUg
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Disini kejamnya buzzer2 macam @BUKANdigembok yg mengaku sebagai pendukung Jokowi ini. Demi membela Budi Karya dia seret2 Jokowi bahkan menyuruh Jokowi turun. Persis kelakuan kampret kan? pic.twitter.com/rYBVGaNJyU
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dan narasi mengalihkan isu dr tuntutan BKS mundur jd tuntutan Jokowi mundur itu adalah brief dari agensi. Narasi yg sama persis juga dilontarkan oleh beberapa akun dan tulisan di media abal2. @BUKANdigembok cuma menjalankan instruksi dari agensinya saja. Pantas tak berani debat pic.twitter.com/Y8qn92IUCz
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Tapi beginikah kelakuan buzzer2 yg mengaku pendukung Jokowi itu? Dengan entengnya mereka menyudutkan Jokowi hanya demi membela tuannya? Ini sih namanya bukan mendukung Jokowi tetapi jualan Jokowi! Pendukung macam apa @BUKANdigembok dkk ini? pic.twitter.com/GVJohiixs3
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Lihat nih! Ada kesamaan tidak narasi dari akun kampret ini dengan narasi akun @BUKANdigembok? Sama2 spin isu dari tuntutan BKS mundur jadi tuntutan Jokowi yg mundur. Pendukung macam apa ini? pic.twitter.com/dxevzJXFID
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bagaimana? Si ongol2 @BUKANdigembok sudah berani nongol debat dengan kami atau belum? Atau BIDJI-nya masih mengkerut?
#99 @PartaiSocmed
Ok, kita lanjut meski @BUKANdigembok kehilangan BIDJI. Kali ini kami masih bahas soal substansi dulu, tapi jika dia main fitnah lagi kami akan bongkar semuanya tentang akun sok petentengan itu!
#99 @PartaiSocmed
Btw, buzzer2 BKS sedang bikin GA untuk angkat tagar fitnah. Sayang kurang dapat dukungan dari netizen. Inilah bedanya tagar alami yg naik atas dukungan netizen dengan tagar dengan menyuap netizen. pic.twitter.com/71O0lw6MIW
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Contoh logika bengkok membela pejabat mental pecundang seperti ini. Menhub itu punya wewenang2 tertentu yg dapat digunakan untuk mendorong terciptanya harga tiket yg normal dan sesuai hukum pasar. Apakah wewenang yg dimiliki oleh Menhub sudah digunakan secara maksimal oleh BKS? pic.twitter.com/oxsKe4UhZy
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Contoh, tentang pengaturan tarif batas bawah dan batas atas? Apakah wewenang yg dimiliki Mentol, eh Menhub sudah dimanfaatkan secara maksimal untuk melindungi konsumen? Mari kita lihat faktanya!
#99 @PartaiSocmed
Ini jawaban Mentol Budi Karya atas kebijakan menaikkan tarif batas bawah tiket pesawat. Silakan dibaca, sepenuhnya demi kepentingan korporasi bukan kepentingan masyarakat. m.republika.co.id/berita/ekonomi…
#99 @PartaiSocmed
Dan yang paling ngebanyol cara ngelesnya itu. Jangankan menggunakan wewenangnya untuk menurunkan harga tiket justru alasan2 sampah seperti ini yg keluar terus menerus dari mulutnya. pic.twitter.com/CQ15lWMJL6
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bahkan dulu ketika dia masih pede karena belum di bully masyarakat Mentol Budi Karya dengan kejamnya menyuruh masyarakat ikhlas ikhlas menerima harga tiket mahal. Dia itu digaji buat melayani rakyat kok malah nyuruh rakyat ikhlas dibuat sengsara. Menteri kurang ajar! pic.twitter.com/5XXXl5xwLo
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Tentang bagasi berbayar juga Mentol Budi Karya awalnya berperilaku sebagai PR maskapai. Statement2nya selalu membela kepentingan korporasi diatas kepentingan masyarakat. pic.twitter.com/vGEZvzhYFo
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Akibat kebijakan menteri yg terlalu berpihak pada kepentingan korporasi dengan mengorbankan rakyat itu banyak pihak mulai menjerit. Termasuk KKI yg menggugat Menhub dan 3 maskapai karena bagasi berbayar itu m.hukumonline.com/berita/baca/lt…
#99 @PartaiSocmed
Baru setelah ramai dan dapat protes dari banyak pihak si Mentol Budi Karya ini mengeluarkan perintah. Padahal sebelumnya bersikap seperti PR maskapai penerbangan pic.twitter.com/3JevnelwBH
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dari kasus bagasi berbayar tadi terbukti mentalitas Budi Karya ini tidak mau mencari solusi utk membela kepentingan rakyat. Baru setelah posisinya sendiri terancam dia jadi kreatif menggunakan wewenangnya. Bukan utk membela rakyat tapi menyelamatkan diri sendiri. MENTAL KARDUS!
#99 @PartaiSocmed
Jadi siapa bilang urusan tarif airlines Budi Karya tak punya wewenang sama sekali? Dia punya wewenang2 tertentu yg dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk memaksa harga tiket menjadi kompetitif. Masalahnya sejak awal dia sudah terlalu berpihak kepada kepentingan korporasi pic.twitter.com/mwqvMRuxWH
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Pemenang menemukan jalan, pecundang menemukan alasan. Sikap yg ditunjukkan Budi Karya dalam urusan tiket pesawat adalah sikap pecundang sejati. Tak ada solusi tapi jago bikin alasan.
#99 @PartaiSocmed
Demikian juga untuk masalah praktek kartel yg terjadi di dunia penerbangan kita. Sikap Budi Karya lagi2 seperti kacung korporasi. Sejak Januari kami sudah bilang ini praktek Kartel tapi Budi Karya ngotot bilang bukan kartel demi membela kepentingan korporasi pic.twitter.com/3iMbcqsNZS
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.