"Terombang-Ambingnya Pelabuhan Marunda Di Lautan Pasal Kontrak Kerjasama" by @LingkarPalapa

Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Read More
society management government social publicpolicy economy PORT company
1
Story "Tipu Muslihat Dalam Pelabuhan Marunda" by @LingkarPalapa Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 981 pv 14
Nusantara Link @lingkarpalapa
1. Niat pemerintah untuk mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok direalisasikan dengan mengutus PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) melalui Kementerian BUMN untuk mengadakan tender pencarian mitra bisnis pengembangan lahan C-01 Marunda. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/Wm1i4hyHn6
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
2. Dasar hukum dari tender adalah Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1992 tentang Penunjukan dan Penetapan Wilayah Usaha Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kawasan Berikat Nusantara tanggal 11 Februari 1992. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/55BttZsz0g
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
3. Master Plan Studi Kelayakan Peningkatan Status Pelabuhan Khusus Marunda menjadi Pelabuhan Umum Rencana Pengembangan di Unit Usaha Kawasan Marunda (FS UGM). #BebaskanMarunda pic.twitter.com/hhR2xdjV5S
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
4. Terakhir, Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) KBN Tahun 1990 Revisi Andal Tahun 2005. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/Do3qD1TVcv
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
5. PT Karya Tekhnik Utama (KTU) sebagai pengembang pelabuhan terkemuka kemudian mendaftar dan akhirnya keluar sebagai pemenang tender. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/E86xSDAaUV
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
6. Kemenangan itu disahkan lewat SK Direksi KBN, dengan No.06/SKD-PL/Dirut/2004 tentang Penunjukkan KTU sebagai mitra bisnis pengembangan kepelabuhanan Lahan C-1. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/BYmHkoEbDE
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
7. Selain master plan dalam FS UGM, masih ada ringkasan yg mjd dasar tender KBN itu mensyaratkan agar kepemilikan usaha patungan/kerjasama membagi porsi kepemilikan KBN tdk melebihi 20%, agar pihak swasta yg mengeluarkan dana pembangunan tetap berminat. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/ZhCy5tlsHL
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
8. Memasuki 2005, KBN dan KTU menandatangani perjanjian kerjasama untuk membentuk anak perusahaan KCN. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/CI5742RYkS
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
9. Pendirian anak usaha itupun disetujui Menteri BUMN Laksamana Sukardi dan Pemprov DKI Jakarta yang waktu itu dipimpin oleh Sutiyoso, sebagai pemegang saham KBN. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/1h9ue6jVPV
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
10. Dalam pasal yang tertuang dalam perjanjian, KTU berkewajiban menyediakan sumber dana seluruh pembangunan Pelabuhan Marunda dan sekaligus membangun 3 dermaga. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/4VrqFDmC2G
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
11. Dengan dasar tersebut, komposisi saham KCN dipegang KTU sebesar 85% dan KBN sebesar 15% (Goodwill). #BebaskanMarunda pic.twitter.com/9HDTqEdNm2
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
12. Akan tetapi, saham KBN sebesar 15% di dalam perjanjian itu memuat ketentuan tidak akan terdelusi berapapun penambahan investasi KTU kepada KCN nantinya. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/4v617LzPq9
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
13. Lampu hijau pun nampak setelah KCN mendapatkan izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan memperoleh konsesi yang ditetapkan Menteri Perhubungan. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/aAaVFWjeBf
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
14. Selama tidak melanggar aturan dan telah memenuhi persyaratan seharusnya memiliki kekuatan hukum yang tetap. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/Qs8Am6SDo6
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
15. Perlu untuk diketahui, setelah masa konsesi berakhir, semua aset pembangunan berupa pelabuhan beserta seluruh fasilitasnya yang telah terbangun harus diserahkan kepada negara. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/HHotAOCazw
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
16. Akan tetapi, petaka datang setelah HM Sattar Taba diangkat menjadi Direktur Utama PT KBN pada tahun 2012. Arah kebijakan KBN berubah 180 derajat. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/jjMVvNc59K
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
17. Usaha untuk menguasai seluruh aset KCN pun sampai masuk ke ranah hukum. Izin konsesi yang dikeluarkan oleh Kemenhub menjadi batu kerikil yang menyeret PT KCN beserta Kemenhub ke pengadilan. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/9xjrJ33oDZ
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
18. Padahal, Mantan Direktur Utama KBN, Rahardjo, berani memastikan kehadiran KCN di Marunda adalah sah. #BebaskanMarunda beritasatu.com/ekonomi/539344…
Nusantara Link @lingkarpalapa
19. Tahapan yang dilalui KCN juga jelas dan terbuka. Bahkan pemilik modal adalah investor lokal. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/2pDMyzp01D
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
20. Tetap saja, pada 1 Februari 2018, Sattar menggugat konsesi Pelabuhan Umum Marunda yang pada November 2016 diteken KCN bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Marunda. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/X4myzZQbUA
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
21. Keppres No. 11 tahun 1992 menjadi senjata utama KBN. Padahal Keppres tersebut juga menjadi dasar KBN dalam membuka lelang tender pada 2004 silam. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/K2daS8VLUg
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
22. Hasilnya, PN Jakut memenangkan gugatan KBN. Semua bukti-bukti yang diajukan tergugat KCN dan Kemenhub tak mendapat penilaian dari mejelis hakim. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/FpSkYwzSBL
Expand pic
Nusantara Link @lingkarpalapa
23. Selain membatalkan konsesi, Hakim juga menghukum tergugat I (PT KCN) dan tergugat II (KSOP V Marunda) untuk bertanggung jawab secara tanggung renteng membayar kerugian kepada PT KBN secara materiil sebesar Rp 773 miliar lebih. #BebaskanMarunda pic.twitter.com/c4kGI5Du99
Expand pic
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.