3
IG: CeritaMemedi @InfoMemeTwit
Ada yg tau legenda UPN Surabaya, Mbak Mer? Anak Surabaya, mana suaranya? #memetwit dnk.id/artikel/trio-h…

Adalah sosok urban legend yang begitu melekat di kalangan mahasiswa UPN Surabaya. Kabar mengenai sosoknya yang masih sering menampakkan diri di area sekitaran kampus ini bahkan sudah terdengar turun temurun di setiap angkatan akademik.

Asal usul tentangnya pun masih simpang siur, belum ada penjelasan secara eksplisit mengenai siapa sebenarnya dia. Konon, julukan tersebut karena di setiap kali penampakan dirinya dia mengenakan busana berwarna merah. Ada versi lain yang mengatakan jika julukan itu lantaran diambil dari namanya semasa hidup, Merrie.

Namun dari beberapa cerita yang sudah beredar masih belum jelas kebenarannya. Dari dua versi tadi, yang pertama adalah yang paling populer. Sosok julukan tersebut diberikan kepada seorang wanita tak kasat mata berbusana merah yang melekat dalam ingatan mahasiswa UPN yang pernah melihat penampakan dirinya.

Dialah legenda kampus yang keberadaannya begitu mistis. Mungkin nanti nek awakmu ketemu mbek de'e, koen akan jadi saksi mata kisah urban legend Kampus UPN Veteran Surabaya iki.

Beberapa sumber yang membagi pengalamannya dengan kami mengatakan bahwa cerita dan desas desus sosok Mbak Mer masih sering terdengar di tiap angkatan akademik baru. Terlepas dari benar atau tidak kisahnya, pengalaman di luar nalar ini akan membekas dalam diri mereka yang pernah bertemu dengan sosoknya.

Dan berikut adalah beberapa kisah dari buah pengalaman mahasiswa UPN Veteran Surabaya beserta lokasi kejadian.

Piano Giri Loka

Pernah pas lagi nongkrong di UKM Musik, sekitar pukul 23.00 malam. Sayup terdengar alunan piano dari dalam aula Giri Loka. Waktu itu saya kira anak UKM Musik lagi latihan. Penasaran kenapa sampe selarut ini kalo latihan, kami nekat memasuki aula.

Terasa hawa aneh yang mengarah dari dalam aula. Wajah kami terasa disapu desiran angin panas. Didorong oleh rasa penasaran tentang siapa gerangan yang sedang main piano, kami maju terus pantang mundur. Bodo amat.

Dalam penerangan yang minim, kami samar-samar melihat siluet perempuan berbaju merah sedang asik bermain piano. Sempat-sempatnya kami menawarkan penerangan. Maksudnya, ben luweh enak main pianonya.

Cewek itu diam. Gak respon sama sekali. Yasudah, kami pun menyalakan lampu biar sekalian tahu siapa cewek itu.

Ceklik!

Lampu menyala dan cewek tadi lenyap entah kemana. Posisi penutup tuts piano juga tidak sedang dalam keadaan terbuka, berdebu pula. Sejenak kami mematung, menerka–nerka kemana perginya cewek tadi.

Bertiga saling menoleh satu sama lain seolah saling bertanya. Siapa itu tadi? Atau apa itu tadi? Tak menunggu lama, kami semua semburat berlarian sambil mengucap doa yang kami ingat. Dengan berteriak.

Toilet Belakang BEM

Waktu itu ada acara BEM di kampus sampek bengi. Karena toilet yang paling deket adalah di belakang kantor BEM, saking kebelete langsung masuk saja ke dalam toilet. Tapi, sebelum masuk toilet kok tadi sak kelebatan sempat ndelok perempuan berbaju merah di kamar toilet sebelah.

Tingginya kira–kira hampir sama denganku, sekitar 168 cm. Dari balik kamar toilet, terdengar jelas suara siram-siram air. Setelah selesai, saya sempat mengintip di toilet sebelah. Saya kira teman panitia atau kakak angkatan atau siapa lah itu yang saya kenal.

Ternyata waktu saya lihat, gak ada bekas basah siraman air. Itu toilet kering seperti udah lama gak pernah dipake. Keluar dari toilet, saya tanya ke temen cowok yang tadi tak jak ngancani.

Saya tanya, apakah ada orang lain yang masuk. Gak ada. Cuma saya katanya. Kami berdua sempat terdiam. Di saat yang bersamaan, terdengar lagi suara gemericik dan siraman air dari dalam toilet.

Tanpa pikir panjang, saya tarik lengan dia untuk lari dari tempat itu. Kami berdua lari tunggang langgang tanpa teman saya tahu apa yang terjadi denganku di dalam toilet tadi.

Kelas FEB Lantai 2

Medio 2007, waktu itu di salah satu kelas FEB lantai 2. Kejadian ini terjadi ketika kelas sore hari. Selepas waktu adzan maghrib dosen dan para mahasiswa berbondong–bondong memasuki kelas.

Tak lama kemudian kelas pun sudah ramai dan hanya menyisakan beberapa bangku kosong di bagian belakang. Kuliah sore dimulai dan selang beberapa menit kemudian muncul sesosok perempuan cantik berbaju merah berjalan dari arah belakang.

Sepintas, saya berpikir bahwa mungkin dia jodohku. Dia berjalan mengarah ke depan kelas, tingginya yang semampai dan kulitnya yang putih bersih sudah membuat semua mata di kelas memperhatikan langkahnya yang anggun itu.

Saya yakin dari beberapa orang di kelas juga bertanya–tanya. Siapa dia? kok baru kelihatan? Anak baru kah? Ah perempuan secantik ini harus kucari tahu namanya. Dia mengarah ke depan kelas lalu berbelok ke arah pintu yang tertutup, kemudian keluar.

Waktu seakan berhenti sejenak, semua mata di kelas masih mengarah ke pintu. Tiba–tiba seisi kelas berteriak histeris dan berhamburan keluar, ada pula yang berkomat kamit membaca doa.

Ya, barusan kita semua yang berada di kelas telah menyaksikan tubuh seorang perempuan cantik menembus pintu. Bak sebuah pertunjukkan sihir, tapi bukan itu bukan sihir. Seisi kelas menjadi saksi massa akan kehadiran sosok legendaris dari kampus UPN Veteran Surabaya. Pikiran yang terlintas bahwa dia jodohku adalah sesuatu yang paling kusesali.

Setelah kejadian akan penampakan dari sosok Mbak Mer yang begitu menggemparkan, pihak kampus sempat menutup kelas sore selama kurang lebih 5 hingga 6 tahun. Namun bukan berarti cerita berhenti sampai di situ, banyak kejadian ganjil di kampus yang terjadi terlepas dari cerita mengenai Mbak Mer.

Seperti suara tangisan bayi yang masih sering terdengar di toilet lantai 3 gedung FISIP. Menurut sumber, cerita ini bermula ketika seorang mahasiswi yang menggugurkan bayinya di toilet tersebut.

Kemudian si jabang bayi yang masih merah berlumuran darah itu dibungkus tas kresek hitam lalu dimasukkan ke tempat sampah dekat toilet. Kejadian ini terekam dan membekas dalam ingatan beberapa mahasiswa fakultas FISIP pada tahun 2006 silam.

Bahkan suara tangisan bayi ini sempat membuat batalnya ujian di kelas sore hari sebelum ditutup. Di aula Giri Loka hingga sekarang bahkan masih sering terdengar suara gamelan jawa pada malam hari. Salah satu sumber yang kebetulan adalah security di area kampus tersebut malah pernah mendengar pada saat siang hari.

Padahal ketika itu tidak ada aktivitas kampus sama sekali, alias hari libur.

Beberapa tahun silam seorang teman pernah ke UPN untuk bertemu kawan lamanya, usai pertemuan singkat tersebut tiba saat untuk meninggalkan kampus karena ada urusan lain. Mengarah ke pintu keluar parkiran, dari dalam mobil dia melihat sperempuan yang sedang duduk membelakangi dari dalam pos security.

Naluri kelelakiannya mengatakan bahwa perempuan itu cantik. Didorong oleh rasa penasaran bagaimana rupa perempuan itu, dia menginjak pedal gas untuk segera keluar menuju pintu portal yang dekat pos security. Berharap untuk bisa mencuri pandang wajahnya.

Sebelum benar – benar keluar dari lokasi parkir disambutlah oleh seorang security yang keluar dari pos untuk membuka pintu portal. Kaca jendela diturunkan dan sekalian dia bertanya siapa perempuan tersebut.

Wajahnya terlihat bingung, mimiknya menunjukkan ketidak pahaman dengan apa yang sedang ditanyakan temanku. Dari dalam mobil, temanku menengok ke arah pos untuk memastikan sekali lagi apa yang dilihatnya tadi. Wajahnya memucat seakan tak percaya, dia yakin jika yang dilihatnya tadi adalah seorang perempuan. Tapi ternyata hanya ada satu orang di dalam pos, yaitu Pak Security. Tidak ada yang lain.

Bulu–bulu di sekitaran lengannya mulai memberikan reaksi keganjilan di tempat itu. Pikirnya saat itu, mungkin dia sedang berhalusinasi karena kelelahan. Mobil lalu melaju keluar dari parkiran kampus. Timbul keinginan untuk menyalakan sebatang rokok untuk menghilangkan pikiran negatif dengan apa yang terjadi barusan.

Dia mencari–cari rokoknya di sekitaran laci dashboard. Konsentrasinya terbagi antara melajukan mobil dan mencari rokok. Dapatlah rokok tadi, laci dashboard pun ditutup. Sepintas setelah menutup laci dia merasa melihat ada sesuatu di jok sebelahnya.

Matanya nampak ragu untuk melihat secara langsung di jok sebelah. Degupan jantungnya mengencang, antara penasaran dan ketakutan yang terjadi dalam dirinya beradu. Keringat di keningnya mulai mengucur deras, tapi dia harus berani menoleh. Tak berselang lama mobil terperosok ke dalam sungai depan kampus.

Besoknya penyebab dari kejadian ini diberitakan di media karena supir mengantuk. Orang di luar sana tidak akan percaya. Jika sesaat sebelum terjadinya kecelakaan yang dia lihat di jok sebelahnya adalah bayi manusia. Masih merah berlumuran darah dengan beberapa organnya yang melingkar beserta bau amis yang menusuk lubang hidung. Oh iya, temanku mengingat betul kejadian itu terjadi saat sore hari. Sekitar pukul 14.25.

Mbak Mer, sosoknya tidak terikat oleh jarak dan waktu. Sebuah tatanan kehidupan dimensi lain yang tak bisa ditembus dengan nalar dan logika. Misteri mengenai Mbak Mer akan menjadi sebuah warisan kisah bagi mereka yang pernah atau masih berkuliah di kampus UPN Veteran Surabaya.

Sosok perempuan legendaris tak kasat mata dengan balutan busana berwarna merah ini akan menancap dalam ingatan seseorang yang pernah melihat wujudnya. Dia ada tapi tak ada. Kehadirannya tak mengenal siang maupun malam.

Dia adalah sosok yang mewakili persinggungan jarak antara logika dan mustahil. Namanya akan membekas dalam ingatan setiap orang yang pernah diperlihatkan sosoknya. Kisah dan misteri tentangnya akan terus hidup, walau jasadnya sudah mati.

sumber: dnk.id

di em es @itsokaywae
@soonkisse @InfoMemeTwit Trs tanyain jg. Kalo hbs mutualan jbjb twit ku yak
Bang Sat @satriosoediro
@InfoMemeTwit Aku anak surabaya kok gatau ya? Oiya, aku ga kuliah fi upn hehehehehe :"
Bang Sat @satriosoediro
@yunussuhariyadi @InfoMemeTwit Legendane adalah gerombolan pemuda mabuk di DPR hahaha 😂
Bang Sat @satriosoediro
@yunussuhariyadi @InfoMemeTwit Lhayooooo wkwkwkw arek2 isok gak wedi ambek sing nang wit bringin ng kampus iku lho 😂 Bonus foto pic.twitter.com/pkw7neNiOe
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.