3
Billy Dolmen @billydolmen
Pernah dengar nama Bernie Eccelestone? Beliau adalah pendiri dari Formula One (F1) Group, sekaligus merangkap sebagai CEO selama 40 tahun. Suatu hari, Bernie berjalan keluar dari kantornya di Knightsbridge dan dirampok! Dipukul habis-habisan sampai babak belur, pic.twitter.com/58vEeJYmSb
Expand pic
Billy Dolmen @billydolmen
Mata sebelah kanannya bengkak menghitam. Semua barang berharga yang dibawanya lenyap dibawa perampok Termasuk jam tangan mewah yang berharga 4 milliar rupiah: Hublot.
Billy Dolmen @billydolmen
Jika kita sebagai Bernie, apa yang akan kita lakukan? Marah2 kepada polisi? Atau ngomel2 memindahkan energi negatif karena dirampok kepada anak istri? Tapi Bernie tidak begitu. Dia tidak akan jadi pengusaha sukses jika perilakunya sama seperti kita, atau orang kebanyakan.
Billy Dolmen @billydolmen
Yang Bernie lakukan cukup sederhana sekaligus aneh. Dia meminta orang untuk memfoto wajahnya yang babak belur. Mencetaknya, dan mengirimkannya kepada CEO Hublot, Jean Claude Biver
Billy Dolmen @billydolmen
Tidak lupa, dia menuliskan sebuah pesan: “See what people will do for a Hublot”. Artinya: Lihat apa yang akan orang lakukan untuk memiliki Hublot! Ini komplain yang sederhana dari Bos F1. Tapi tajam!
Billy Dolmen @billydolmen
Orang kebanyakan, jika mendapatkan komplain akan panik. Mati-matian mencegah agar kisah buruk tidak sampai tersebar. Tapi CEO Hublot berbeda. Dia malah meminta izin kepada Bernie untuk membuat iklan dengan memasang fotonya yang babak belur,
Billy Dolmen @billydolmen
Sekaligus meminta agar Hublot menjadi jam resmi dari Formula 1. Apa jadinya? Setelah iklan itu diluncurkan, hasil penjualan jam tangan Hublot meroket! Bernie dirampok, malah dapat duit dari model iklan dan share penjualan jam.
Billy Dolmen @billydolmen
Bernie dirampok, malah dapat duit dari model iklan dan share penjualan jam. Sementara CEO Hublot yang mendapat komplain dari Bos F1, Malah berhasil mengubahnya menjadi iklan yang membawa untung besar!
Billy Dolmen @billydolmen
Inilah seni MENGUBAH energi negatif menjadi positif. Kuncinya adalah pada RESPON kita. Respon yg baik akan membawa kita kepada kebaikan. Semoga terinspirasi!
Billy Dolmen @billydolmen
Gue blm tau penulis dr tulisan ini, pas selesai baca ini gue lgsg pengen share aja, karena bagus banget. Kalo nanti udah tau, gue update.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.