1
Tweet Militer @tweetmiliter
Whiskey - Malem ini kita online lagi ya.. sedikit cuplikan ttg thread malem ini in a picture: pic.twitter.com/EhLnx4NPIM
 Expand pic
Tweet Militer @tweetmiliter
Selamat malam semua! Kembali lagi bersama Whiskey di sini.. jadi, ada yang sudah tau siapa tokoh yang akan kita obrolin bareng malem ini? Hehehehe
Tweet Militer @tweetmiliter
His name was Thich Quang Duc.. sesudah wafatnya, beliau dikasih gelar Bo Tat, Boddhisatva.. seperti yang sudah2, sebenernya menarik meliat biksu satu ini.. Gimana ceritanya sih sampe dia bisa kejadian bakar diri seperti yang kita ketahui sekarang?
Tweet Militer @tweetmiliter
Biar paham, kita musti paham dulu waktu dan lokasi kematian Biksu Thich ini.. the place was Saigon, and the date was 11 June 1963.. Iya, 2 hari lalu adalah peringatan 56 tahun kematian Biksu Thich..
Tweet Militer @tweetmiliter
Sebenernya, penyakit yang berpuncak pada self-immolation Biksu Thich ini udah dimulai cukup lama, yakni sejak 1955.. Iya, dari South Vietnam ambil referendum untuk konstitusi tahun 1955 aja udah bermasalah..
Tweet Militer @tweetmiliter
Jadi pas tahun 1955 itu, South Vietnam bikin referendum gede2an.. pertanyaannya sederhana: masih mau jadi monarki, seperti saat mereka merdeka di tahun 1949, atau mau jadi republik? Seperti biasa, yang menang ternyata republik..
Tweet Militer @tweetmiliter
Nah, masalahnya (dari jadi republik aja udah masalah njir), referendum ini gak sepenuhnya bersih.. Sedari awal, referendum ini udah banyak campur tangan CIA.. kenapa? Karena US udah keburu ketakutan ngeliat Ho Chi Minh di Hanoi sana berhasil bikin republik sosialis..
Tweet Militer @tweetmiliter
Kali ini ga mau kecolongan, US bersama CIA membantu referendum Vietnam Selatan.. ehtapi lucu juga, Calon presiden Vietnam Selatan cuma ada satu, Ngo Dinh Diem, si mantan menteri.. yang dilawan, emperornya sendiri, Bao Dai..
Tweet Militer @tweetmiliter
Kalo diliat, hasil referendumnya gokil sih (berasa curangnya).. masa iya, Ngo Dinh Diem menang 98.2% dari seluruh vote yang masuk? Iyasih votenya mau jadi republik atau gak.. tapi jadi republik itu sepaket sama mau Mister Ngo jadi presiden atau gak..
Tweet Militer @tweetmiliter
Kampanyenya juga ga tanggung2.. Emperor Bao Dai bener2 dicitrakan sebagai kang mabu, kang judi, bahkan kang main cewe, dan slogan2 ini dipasang di.....bis kota..
Tweet Militer @tweetmiliter
Well, sesudah referendum yang begitu kotor ini berakhir, naiklah Ngo ini sebagai presiden Vietnam Selatan....”secara demokratis”.. Kejengahan pertama masyarakat Vietnam Selatan ini sudah dimulai dari sejak negara ini berdiri.. ini titik mulainya..
Tweet Militer @tweetmiliter
Sejak awal Ngo ini naik, ga sedikit masyarakat Vietnam Selatan yang mulai simpatik sama Vietnam Utara yang menurut mereka demokrasinya lebih egaliter.. apalagi di daerah pedesaan, banyak yang ga ikut vote karena halangan...tentaranya Ngo sendiri..
Tweet Militer @tweetmiliter
Tapi apa boleh buat, beras udah tanak jadi nasi.. mau dibikin bubur udah susah.. masyarakat Vietnam pun menerima hasil, meskipun banyak yang ga suka.. Saatnya masalah kedua muncul ke permukaan..
Tweet Militer @tweetmiliter
As we know, orang Vietnam itu kebanyakan beragama Buddha, seperti layaknya sebagian besar orang Indochina (Kamboja, Laos, Vietnam) yang menganut agama yang sama.. Ngo sendiri? Dia seorang...Katolik! Huehehehehe
Tweet Militer @tweetmiliter
(As a Catholic myself, jujur ini bikin malu emang 🤣)
Tweet Militer @tweetmiliter
Nah, Ngo ini entah kenapa punya dualisme yang menarik.. dia seorang Katolik sekaligus menganut nilai2 hidup Konghucu.. alhasil, menurut beliau ya negara itu harus ada untuk menjaga kebebasan individu, kebersamaan komunitas, dan hubungan baik dengan sekitarnya..
Tweet Militer @tweetmiliter
Kalo aja dia konsisten, mungkin ga jadi masalah..Ngo sendiri ga konsisten dalam menjalankan value ini.. Selama masa jabatannya yang cuma 8 tahun itu, banyak banget kebijakan dia yang bertentangan dengan kepentingan umum sebenernya..
Tweet Militer @tweetmiliter
Mirip sama tetangganya di utara, salah satu kebijakan pertama Presiden Ngo adala Land Reform.. reformasi ini perlu karena kebanyakan orang Vietnam pada saat itu berprofesi sebagai petani.. Masalahnya, tanah ga didistribusikan ke para petani..
Tweet Militer @tweetmiliter
Terus land reformnya kaya apa? Yaaaa, cuma sekedar lip service dengan bikin biaya sewa hanya boleh antara 15-25% panenan di tanah tersebut.. Karena banci begini, ya land reform ini...ga berhasil sama sekali..
Tweet Militer @tweetmiliter
Yang bisa nikmatin cuma 100rb dari sejuta petani.. yang berhasil menerapkan policy ini juga cuma 50% Beda ama sodara komunisnya yang berhasil menerapkan reformasi agraria a la collectivism
Tweet Militer @tweetmiliter
Kegagalan reformasi agraria ini artinya apa? Ada dua.. Satu, secara ekonomi, Vietnam Selatan ya stuck gitu2 aja.. Dua, para petani yang iri sama sodara utaranya jadi makin pengen punya sistem yang sama kaya di sana..
Tweet Militer @tweetmiliter
Itu soal ekonomi.. soal sosial, lebih bobrok lagi.. rupanya, Ngo ini makhluk biadab juga.. entah kesambet dari mana, dia berharap masyarakat Vietnam Selatan yang 90% Buddhist ini bisa dan mau convert jadi Katolik, kaya dia..
Tweet Militer @tweetmiliter
Cara yang ditempuh juga busuk mampus.. Ngo membuat kebijakan2 yang memfavoritkan orang Katolik di Vietnam, mulai dari preferensi untuk dikasih posisi di pemerintahan, sampe preferensi menduduki jabatan militer..
Tweet Militer @tweetmiliter
Dengan kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan publik begini, ga lama oposisi mulai menjamur.. oposisi pun macem2 bentuknya, ada yang simpatik dengan sodara komunisnya di utara, ada yang biasa aja dan lebih moderat..
Load Remaining (61)
Login and hide ads.