0
cia @plutrous
The Silent Twins: June & Jennifer Gibbons —A Thread— pic.twitter.com/OKyglKTvSf
Expand pic
cia @plutrous
Beberapa anak yg teralhir kembar identik terkadang memiliki kisah2 maupun kasus aneh dan misterius. Spt misalnya kasus reinkarnasi pd saudara kembar Gillian dan Jennifer Pollock. twitter.com/plutrous/statu…
cia @plutrous
Selain kasus The Pollock Twins, ada pula kisah anak kembar lainnya yg terjadi di Barbados. June dan Jennifer Gibbons yg dikenal sbg The Silent Twins.
cia @plutrous
June dan Jennifer Gibbons dilahirkan pd 11 April 1963 di Barbados dr pasangan imigran Karibia bernama Gloria dan Aubrey Gibbons. Saat kedua kembar ini menginjak usia balita, keduanya diketahui sering kali berkomunikasi di antara mereka berdua saja. pic.twitter.com/SXYzuVHhIV
Expand pic
cia @plutrous
Namun krn saat itu usia mereka masih terbilang sangat kecil, maka kedua org tua mereka tdk begitu khawatir. Saat mulai masuk sekolah, keduanya semakin memperlihatkan perilaku yg berbeda dr anak2 pd umumnya.
cia @plutrous
Kembar Gibbons sama sekali tdk pernah berkomunikasi dgn org luar dan seolah2 bisu, bahkan dgn org tua mereka sendiri. Mereka biasa bermain boneka berdua dan mengisolasi diri di kamar dan trkdg berbicara dgn adik perempuan mereka yg masih kecil, Rose.
cia @plutrous
Kebiasaan keduanya ini rupanya semakin diperparah dgn adanya perlakuan rasis yg mereka terima di sekolah krn June dan Jennifer Gibbons adlh anak yg trlahir dg kulit gelap. Perlakuan2 rasis semakin membuat keduanya trauma. pic.twitter.com/N8SHrFh8Wg
Expand pic
cia @plutrous
Bahasa yg digunakan oleh keduanya saat berbicara tidak dimengerti siapapun. June dan Jennifer berkomunikasi diantara mereka berdua dg menggunakan bahasa Bajan Creole. Bhs ini merupakan bhs Inggris dg varian Creole dan logat Afrika yg dipakai penduduk di pulau Karibia, Barbados.
cia @plutrous
Namun dialek yg digunakan kedua Gibbons hanya dimengerti oleh keduanya dan jg mereka biasanya berbicara dgn sangat cepat sehingga tak satu pun yg mengerti.
cia @plutrous
Suatu ketika, saat usia mereka 14th, keduanya dibawa ke dokter dan terapis yg mencoba brbgai cara agar keduanya mau berbicara dgn org lain. Tetapi, segala usaha tampaknya sia2. Akhirnya seorg terapis menyarankan pd orgtua keduanya agar memisahkan mereka di asrama.
cia @plutrous
Waktu berlalu hari demi hari, namun usaha memisahkan kamar keduanya jg gagal. Mereka ttp membisu. Akhirnya terapis menyarankan keduanya dibawa pulang ke rumah.
cia @plutrous
Pd natal 1979, June dan Jennifer mendapatkan hadiah buku harian. Rupanya dgn buku harian itu mereka aktif sekali menulis dan meluapkan apa yg mereka rasakan. Keduanya jg dilaporkan mulai mengikuti kursus menulis kreatif melalui surat.
cia @plutrous
Dr kebiasaan menulis ini, mereka kemudian mampu membuat cerita2 pendek, novel, dan drama radio. June pernah mempublikasikan novel berjudul Pepsi-Cola Addict, sdgkan Jennifer lebih produktif. pic.twitter.com/DzGLTMZ2g1
Expand pic
cia @plutrous
Jennifer mengarang berbagai novel diantaranya The Pugilist, Discomania, The Taxii-Driver’s Son, sebuah drama radio berjudul Postman and Postwoman, dan berbagai cerita pendek. Novel2 dipublikasikan scr mandiri dibawah penerbit New Horizon namun tak begitu laku di pasaran. pic.twitter.com/XM9oaJZZJy
Expand pic
cia @plutrous
Ada satu ciri khas sekaligus keanehan pd setiap cerita yg dibuat kembar Gibbons ini. Semua novel, cerita pendek, bahkan hingga naskah drama radio semuanya bertemakan sama, yaitu kriminal.
cia @plutrous
Tak lama stlh itu, mereka mulai merencanakan tindakan kriminal sungguhan, bahkan sampai pd pencurian dan pembakaran bangunan. Namun mereka tak berakhir di penjara, melainkan di sebuah rumah sakit gangguan jiwa, Broadmoor Hospital yg memiliki pengamanan sangat ketat.
cia @plutrous
Di rumah sakit itu, mereka ditempatkan terpisah. Namun anehnya, mereka spt memiliki cara utk berkomunikasi krn trkdg didapati June sama sekali tdk makan, sementara Jennifer makan dgn lahap. Keesokan harinya, giliran Jennifer yg sama sekali tak menyentuh mknan, dan June yg makan.
cia @plutrous
Kisah kedua gembar Gibbons ini dituliskan oleh seorang jurnalis bernama Majorie Wallace di surat kabar The Sun dgn headline: “Genius Twins Won’t Speak” pic.twitter.com/cTDd1jlwu9
Expand pic
cia @plutrous
Menurut keterangan Wallace, kedua saudari kembar itu rupanya memiliki semacam perjanjian yg cukup mengerikan. Isi dr perjanjian itu adalah bila salah satu dr mereka meninggal dunia, maka yg ttp hidup hrs bicara dg normal dan berkomunikasi layaknya org2 pd umumnya.
cia @plutrous
Lalu entah bgmn caranya, pd suatu hari di hari2 terakhir mereka berada di Broadmoor Hospital selama 14th lamanya sblm pindah ke Caswell Clinic, mereka sepakat bahwa org yg akan meninggal itu telah diputuskan adalah Jennifer.
cia @plutrous
Caswell Clinic adlh sebuah klikik dg tpt yg lebih terbuka dan pengawasan yg tak seketat Broadmoor. Klinik tsb terletak di Bridgend, Wales.
cia @plutrous
Hari itu, pada 1933, June dan Jennifer sdg berada di mobil dlm perjalanan ke Caswell Clinic, Jennifer tbtb membaringkan tubuhnya dan bersandar di pangkuan June. Tak lama stlh itu, ia meninggal dunia.
cia @plutrous
Dokter yg melakukan otopsi pd jenazah Jennifer tak menemukan adanya racun atau obat2an di tubuh Jennifer. Hasil dr pemeriksaan dokter menyimpulkan wanita itu meninggal krn serangan jantung. Sampai saat ini kematian Jennifer masih misteri.
cia @plutrous
Setelah Jennifer meninggal dunia, ajaibnya June bisa hidup dgn normal. Ia jg melakukan komunikasi dan berbicara dg org lain spt org kebanyakan. Bukan hanya itu saja, ia jg aktif berorganisasi di lingkungan rumahnya di West Wales, dkt kediaman orgtuanya.
cia @plutrous
June jg sempat melakukan wawancara dg Harper’s Bazaar dan The Guardian. Pd 2016, June dikabarkan ingin melakukan tuntutan hukum pd Broadmoor Hospital. Menurut June, rumah sakit tsb telah merusak hidup dirinya dan saudara kembarnya Jennifer. pic.twitter.com/mKN8etKwgt
Expand pic
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.