0
andi arief @AndiArief__
Kabinet 2004 SBY ajak kompetitor Golkar, PAN,PKB, PPP, PKS Kabinet 2009 SBY ajak kompetitor Golkar (PDIP dah Gerindra menolak) Kabinet 2014 Jokowi mengajak Golkar dan PAN (Demokrat menolak) Kabinet 2019 Hak Jokowi ajak Gerindra, Demokrat,PKS,PAN, 4 partai punya hak ikut/tolak
andi arief @AndiArief__
Pileg dan Pilpres berbarengan hasilkan Presiden/wapres dan kursi DPR RI (anggota DPR) yang sama2 dipilih rakyat dan miliki fungsi. Presiden terpilih perlu parlemen kuat, pertanyaannya bagaimana nasib HANURA? Secara politik sudah bukan faktor di Parlemen. jadi duri juga gak bisa.
andi arief @AndiArief__
Presiden terpilih 2019 punya penilaian situasi politik negara apakah penting "pemerintahan bersama" seperti era Gus Dur dan Ibu Mega 1999-2004. Dasar ini membentuk kabinet persatuan yg gemuk parlemen. Ditambah kepentingan soft landing di periode 2 jika Jokowi diputus MK menang.
andi arief @AndiArief__
Rahasia kabinet 2019 di tangan Presiden terpilih. Apakah memilih the winner take all (gerindra, Demokrat, PAN, PKS) oposisi, atau unity government (mengajak semua /sebagian dari oposisi). Prinsip pileg dan pilpres berbarengan selesai, design politik dengan sendirinya dinamis.
andi arief @AndiArief__
Situasi politik saat ini dan kemungkinan2 ke depan akan mempengaruhi pilihan partai yg tidak banyak opsi. Tapi berangkat dari situasi politik dan perkembangan-perkembangan baru akan menentukan pilihan arah partai termasuk Partai Demokrat.
andi arief @AndiArief__
Persaingan masih lama di 2024, kenapa mau perang dengan AHY sekarang?
andi arief @AndiArief__
Pasangan 02 deklarasi capres cawapres tanpa melibatkan Partai Demokrat, SBY dan AHY. Artinya, merasa kuat dan punya perhitungan sendiri untuk menang. Dalam kenyataannya kalah terpuruk, malah menyalahkan Partai Demokrat, SBY dan AHY. Ngambek pada kekuatan yg tidak dilibatkan.
andi arief @AndiArief__
Partai Demokrat, SBY dan AHY ditinggal oleh deklarasi 02 hanya karena bilang jika Pak Prabowo berpasangan dengan Sandi Uno tidak memiliki peluang menang berdasar survey, dan menyarankan Pak Prabowo mencari cawapres lain agar kesempatan menang ada.
andi arief @AndiArief__
Tidak ada pandangan subjektif pada Sandi uno dari Partai Demokrat, SBY dan AHY. Berdasarkan survey saat itu, Sandi Uno teridentifikasi politik SARA, sehingga sulit menang di Jateng dan Jatim yang pemilihnya besar. Pak Prabowo keras kepala dan meninggalkan Demokrat. Kini terbukti.
andi arief @AndiArief__
Meski tidak yakin akan kemenangan 02, namun Partai Demokrat, SBY dan AHY tetap berupaya mencari jalan yang benar agar 02 menang. Berkali2 pertemuan mengusulkan sesuatu yg positif namun selalu ditolak oleh 02. Kawan yg baik adalah yg mengajarkan hal benar.
andi arief @AndiArief__
Pelajaran buat semua yang akan ikut capres dan cawapres, agar memperhatikan survey sebagai alat bantu kemanangan. Punya uang banyak namun survey tidak berpeluang dalam level pilpres jangan memaksakan diri.
andi arief @AndiArief__
Ada hal yang tidak pantas saya kemukakan soal mengapa Pak Prabowo memaksakan wakilnya Sandi Uno. Biarlah itu menjadi rahasia Partai Demokrat, SBY dan AHY. Namun sejarah mencatat bahwa Partai Demokrat, SBY dan AHY sudah menunjukkan jalan menang namun ditolak Pak Prabowo.
andi arief @AndiArief__
Soal penyelenggara Pemilu dan aparat yang isu diluaran dianggap tidak netral pernah disampaikan ke Pak Prabowo. Namun Pak Prabowo menyatakan bahwa KPU saat ini berbeda, KPU yang profesional dan netral. Tak perlu khawatir dengan KPU saat ini. Itu kalimat dari mulut Pak Prabowo.
andi arief @AndiArief__
Pileg dan Pilpres sudah selesai, KPU sudah menyatakan 01 menang, kini tinggal menunggu putusan MK. Partai Demokrat bukan anak buah koalisi, karena bukan fusi. Sehingga apa yg menjadi arah politik Partai Demokrat sepenuhnya hak kami. Demikian.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.