1
akhmad sahal @sahaL_AS
Banyak pendukung KPK yg belakangan dirundung kecemasan.. Mrk bertanya2, betulkah kaum “Islam cingkrang” makin menguat di KPK? Tulisan Bung ⁦@Dennysiregar7⁩ ini mencerminkan kecemasan tsb. Yuk kawal KPK. Jgn sampe lembaga vital NKRI ini terpapar radikalisme. #SaveKPK pic.twitter.com/KpxWWHaeNI
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Sahal ini emang jingan tengik. Isi otaknya (dan mungkin sumber dompetnya) cuma soal radikal" ngga jelas. Apa aja dikaitain ama Islam "cingkrang". Suram. twitter.com/sahaL_AS/statu…
Bitte langsam, Awe! @awemany
Berhentilah melakukan fear mongering. Kalau semua yang berlawanan dengan rezim di label sebagai Islam Cingkrang apa bedanya klean dengan orde baru dengan cap PKI nya?
Bitte langsam, Awe! @awemany
Di masa orde baru, semua yg kekiri"an langsung di cap komunis. Padahal jarak antara sosialis progresif ama komunis itu masih kayak hilal di tanggal 27. Belum keliatan. Demikian juga islam konservatif dan radikal. Masih jauh jaraknya.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Pemikiran konservatif itu ya dilawan dengan pemikiran progresif. Kalau masih lebih banyak yg konservatif itu ya artinya kita mesti lebih banyak lagi menyebarkan gagasan. Bukan menyebar kebencian atau ketakutan. Apa lagi mengandalkan kekuasaan. Matik.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Dari awal itu yang selalu saya lawan dari kaum konservatif adalah kecenderungannya untuk melakukan persekusi. Main hakim sendiri. Tetap saja telunjuk utamanya saya arahkan pada rezim yang ngga mampu memberikan perlindungan. Ganti!
Bitte langsam, Awe! @awemany
Makin ke sini kok polanya berubah. Orang" yang jargonnya bhineka kok jadi merasa punya kuasa bully dan persekusi. Orang" konservatif yg dilabelnya sebagai radikal dicari" lubang kesalahannya untuk dipenjarakan. Ini kan minjam tangan negara buat mukul lawan pikiran.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Sudahlah. Kembali saja pada relnya. Kita ini negara dengan keragaman yang sangat besar. Berkompetisilah melalui demokrasi dalam jalur konstitusi. Yg menang ngga perlu menghabisi yang kalah. Dan yg kalah ya siap-siap lagi buat kontes berikutnya. Untuk Indonesia yg lebih baik.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Ribut-ribut persoalan Islam "Cingkrang" ini ngga akan kelar kalau anda ngga paham di mana debatnya. Ada beda antara debat konservatif vs liberal, debat antara aliran dalam islam, persoalan kriminalitas dan persoalan terorisme. Saya kasih tahu ya agar anda tahu koridornya.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau anda berdebat soal pakaian mana yg sesuai dengan Quran dan Sunnah maka itu persoalan aliran dalam Islam. Kalau anda ngga ahli, tutup mulut dan dengarkan saja. Lalu anda ikut yg anda mau percaya. Ngga usah bawa" bhineka.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau ada perdebatan untuk mengatur pakaian di tempat umum, itu persoalan antara konservatif vs liberal/progresif. Jangan pakai dalil agama. Kita bicara secara rasional tentang benefit dan costnya untuk masyarakat. Diputuskan melalui koridor konstitusi. DPRD dan MK kalau perlu.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau ada yang melakukan harrasment atau persekusi terhadap perempuan yang berpakaian terbuka ataupun perempuan yang menggunakan hijab, itu urusan kriminalitas. Kalau rezim ngga mampu melindungi, pemilu depan kudu diganti. Simpel.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau ada kelompok orang (entah bawa nama agama atau tidak) melakukan tindakan tindakan kekerasan yang membuat orang ketakutan dalam upaya pencapaian tujuan politiknya, itu terorisme. Ini urusannya ama negara. Kita harus dukung negara.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Contoh ini juga berlaku untuk semua isu moralitas atau hal-hal lain yang menyangkut belief. Miras, LGBT, Ahmadiyah, Syiah, intoleransi dst. Perhatikan debatnya apa. Jangan main samber ngga jelas. Kacau perkara.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.