SBY Khianati Prabowo? Ini Fakta Dan Bukti Gamblangnya, Netizen Simak Yha!

Kekalahan Prabowo Untuk Kedua kalinya kini mempunyai banyak luka, khususnya untuk Demokrat dan SBY.
prabowo SBY ahy demokrat koalisi Pemilu 2019
0
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Pasca Pilpres 2019, kelompok pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membabi buta menyerang Partai Demokrat khususnya ketua umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). pic.twitter.com/KsN7bPllJQ
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Kekalahan Prabowo untuk kedua kalinya sebagai capres di kompetisi demokrasi lima tahunan ini dianggap sebagai bentuk pengkhianatan SBY. Bahkan sakitnya Ibu Ani Yudhoyono dipolitisasi oleh buzzer pendukung 02 dan dikatakan sebagai sebuah rekayasa. pic.twitter.com/afFbJIUYms
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Benarkah SBY mengkhianati Prabowo? Cek fakta-fakta berikut: Prabowo Datangi SBY Pada 24 Juli 2018 Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan. Pertemuan awal ini tidak langsung mengikrarkan Partai Demokrat bergabung ke dalam koalisi. pic.twitter.com/2ISf87ghA7
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dalam pertemuan itu SBY menekankan tiga poin penting, pertama soal Pemilu 2019 yang damai, jujur, dan adil, kedua soal isu-isu nasional, dan ketiga soal koalisi. pic.twitter.com/F90t79OMFx
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Terkait syarat koalisi, SBY menekankan koalisi harus didasarkan pada niat baik, saling hormat dan percaya. Hal senada juga ditegaskan Prabowo, ia mengatakan tidak ada syarat dari SBY dan Demokrat sebagai harga mati untuk menjadikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres. pic.twitter.com/1hFplKLqDf
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Terkait cawapres, SBY meminta dibicarakan secara bersama dan dicari calon terbaik. Prabowo Memilih Cawapres yang Tak Terduga Dari perjalanan koalisi Prabowo, muncul tiga nama terkait cawapres yang akan mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Tiga nama itu adalah AHY dan dua nama hasil Ijtima Ulama (Ustadz Abdul Somad dan politikus senior PKS Salim Segaf Al Jufri). Pada 8 Agustus 2018, terendus bahwa Prabowo lebih kepincut meminang Sandiaga Uno sebagai cawapres. pic.twitter.com/mQU6Y4mXHJ
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Politisi Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter-nya mengatakan Prabowo lebih memilih uang dari pada kemaslahatan rakyat. Dari informasi yang dikicaukan Andi Arief, Sandi dikabarkan siap mengguyur PAN dan PKS masing-masing Rp 500 Miliar. pic.twitter.com/vsB4ZPQsVC
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Penetapan mengusung Prabowo-Sandi dilakukan pada 9 Agustus 2018 oleh Gerindra, PKS, dan PAN tanpa dihadiri oleh Partai Demokrat. Koalisi Prabowo Meminta Tanda Tangan SBY untuk Melengkapi Berkas Pencapresan Pada 10 Agustus 2018.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Prabowo dan sejumlah petinggi partai koalisi mendatangi kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan. Kedatangan itu dimaksudkan untuk meminta tanda tangan Ketua Umum Partai Demokrat itu karena sebelumnya tidak hadir dalam acara deklarasi sehari sebelumnya. pic.twitter.com/k8At9jtmAB
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Meskipun sempat kecewa karena tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan penetapan cawapres, SBY saat itu akhirnya resmi menandatangani dokumen pencapresan Prabowo-Sandi. pic.twitter.com/DxcHqfLEro
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
AHY Gantikan SBY Kampanyekan Prabowo Sakitnya Ibu Ani Yudhoyono membuat SBY tidak bisa mengkampanyekan Prabowo-Sandi. Sebagai bentuk tanggung jawab politiknya, SBY menunjuk AHY untuk terjun langsung berkampanye langsung kemasyarakat. pic.twitter.com/CzJVIb6Q9f
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Kampanye itu berupa kampanye memenangkan Partai Demokrat di Pileg 2019 dan memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. AHY terlibat beberapa kali kampanye bersama, baik itu dengan Prabowo sebagai capres maupun dengan Sandiaga sebagai cawapres. pic.twitter.com/6Gmo8R5TRh
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Jalan Menang SBY Tak Diindahkan Sebagai bagian dari koalisi, Partai Demokrat terutama SBY tidak henti-hentinya memberikan masukan kepada koalisi. Mulai dari masukan untuk persiapan debat capres-cawapres sampai dengan strategi kampanye yang efektif memenangkan hati rakyat.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
SBY yang berpengalaman memenangkan Pilpres dua kali berturut-turut mengingatkan, kampanye Prabowo-Sandi hendaknya mengedepankan semangat persatuan yang menjunjung tinggi kebhinekaan dan kemajemukan. pic.twitter.com/qDnjZBAPW1
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Selain itu, hal-hal teknis berupa penguatan saksi menurut Partai Demokrat perlu dilakukan guna mempersiapkan bahan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bila nantinya ada hal-hal yang dirasa merugikan pasangan Prabowo-Sandi.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Akan tetapi, Prabowo-Sandi terkesan menikmati polarisasi politik identitas atau isu agama sebagai bagian dari strategi kampanyenya dan membuatnya abai dengan hal-hal teknis.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Prabowo Kalah, SBY yang Salah? Dari hasil Quick Count maupun dari hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Kekalahan ini membuat kubu Prabowo 'menyerang' atau mendelegitimasi lembaga-lembaga negara seperti KPU, Bawaslu, Polri, dan MK. Tidak ketinggalan, dengan membabi buta simpatisan Prabowo menyerang dan mengatakan SBY sebagai dalang kekalahan Prabowo.
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Bahkan yang paling brutal, sakit kanker darah yang dialami Ibu Ani Yudhoyono dikatakan sebagai bentuk tipu muslihat SBY untuk menghindari agar tidak mengkampanyekan Prabowo secara aktif. KEJAM!! pic.twitter.com/doaGtaZWCo
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
Dari enam runtutan di atas, jelas bahwa tidak ada satupun pengkhianatan yang dilakukan oleh SBY kepada Prabowo. Bahkan jika diurai dari awal, Prabowo terbukti melanggar tiga syarat awal kesepakatan awal dengan SBY. pic.twitter.com/dguMC3VNMT
 Expand pic
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
yaitu terkait niat baik (tidak melibatkan Demokrat dalam pemilihan Sandi sebagai cawapres), saling hormat (tidak menghormati kerja keras Partai Demokrat memenangkan Prabowo-Sandi), dan saling percaya (menuduh sakitnya Ibu Ani Yudhoyono sebagai setting-an).
Rakyat Rindu SBY @RinduSBY
sumber artikel terkait, visit ya biar yg baca banyak, tengssss : kompasiana.com/mayasari01/5d0…

Comment

Panji @panji_2012 3 days ago
@RINDUSBY kalau saja prabowo mendengar saran2 SBY agar tidak menggunakan politk identitas, prabowo pasti menang. Pemilih berlatar belakang Kristen yang jumlahnya sekitar 10% saat ini memilih Jokowi karena tidak suka dengan politik identitas
Login and hide ads.