0
Hara Syifa @harasyifaaa
Pada Pemilu 2019, berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh 8,21 persen atau sebanyak 11.493.663 suara. Jumlah tersebut meningkat dari Pemilu 2014, dmn kala itu PKS hanya memperoleh 6,79 persen atau setara dgn 8.480.204 suara. pic.twitter.com/T6QD8QeMie
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Jika disigi, isu politik identitas (agama) dan kenaikan perolehan suara PKS sebesar 3.013.459 di Pemilu 2019 merupakan hal yang tidak terlalu mengejutkan.
Hara Syifa @harasyifaaa
Diketahui, sebelumnya pada pertengahan 2017 pemerintah resmi mencabut status badan hukum ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pencabutan status itu disinyalir karena HTI dianggap menyimpang dari ideologi Pancasila dan NKRI. pic.twitter.com/OiM1NIivVG
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
HTI ditenggarai menolak Pancasila dan ingin mengganti sistem pemerintahan dengan konsep khilafah atau negara Islam. Pencabutan status badan hukum tersebut membuat HTI kehilangan tempat bernaung.
Hara Syifa @harasyifaaa
Kala itu dua partai islam yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKS berniat menampung eks anggota HTI tersebut.
Hara Syifa @harasyifaaa
Bahkan Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, membenarkan eks kader HTI memilih jalur legislatif dengan bergabung ke partai politik guna memperjuangkan aspirasi umat islam dan menegakkan syariat islam di Indonesia. pic.twitter.com/XCHhRoJOZ6
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Namun, sikap politik Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan dukungan kepada petahana membuat eks kader HTI kecewa. Eks kader HTI yang kepalang basah maju dari partai berlambang bintang bulan sabit ini dengan tertib keluar barisan. pic.twitter.com/Aoq3kuD66r
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Bahkan dibeberapa daerah, caleg PBB dengan terang-terangan mengatakan "Jangan Pilih Saya" di poster maupun spanduknya.
Hara Syifa @harasyifaaa
Satu-satunya labuhan eks kader HTI yang kehilangan naungan adalah PKS. Partai ini dianggap sebagai salah satu partai islam di Indonesia yang konsisten mendegradasi pemerintahan Joko Widodo (baca: pihak yang membubarkan HTI).
Hara Syifa @harasyifaaa
Bahkan secara pandangan tentang negara islam, hampir setengah simpatisan PKS menyetujui konsep yang ditawarkan HTI tersebut. Berdasarkan survei SMRC, dukungan simpatisan PKS kepada gerakan-gerakan yang dilakukan HTI merupakan yang paling tertinggi.
Hara Syifa @harasyifaaa
Sebesar 34,3 persen simpatisan PKS mendukung perjuangan HTI mendirikan negara islam atau Khilafah. Konsistensi PKS sebagai partai islam yang memainkan isu agama dalam Pemilu 2019, membuat partai besutan Sohibul Iman ini mendapatkan tempat di hati eks HTI.
Hara Syifa @harasyifaaa
Jadi jika PKS mendapatkan peningkatan suara hingga 3 juta, sudah terang PKS mendapatkan suara darimana dan akan berhutang kepada siapa. Dalam istilah politik mengatakan, "Tidak ada makan siang yang gratis."

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.