0
Haz Pohan @hazpohan
1/ Daripada bengong tunggu waktu mau lebaran ke keluarga, aku mau buat observasi tentang politik dengan meneropong perilaku politik orang2 yang mengaku politisi..
Haz Pohan @hazpohan
2/ Starting pointnya adalah bhw parpol menjadi pilar demokrasi. Jika pilarnya kokoh apakah jaminan untuk hadirnya sistem demokrasi yang kokoh? Belum: kualitas manusia penyelenggaranya juga penting. Ini yang akan menjamin lahirnya budaya demokrasi (democratic culture)
Haz Pohan @hazpohan
3/ Apa itu pilarnya? Pertama, ideologi yang kokoh dan relevan; ketika kesadaran HAM tinggi maka ideologi fasis ga laku. Dibenci di dalam negeri, apalagi di luar negeri. Komunis? Ga relevan di Indonesia, sudah 2 kali berontak, ini mau tampil lagi setelah gagal di tahun 1965..
Haz Pohan @hazpohan
4/ Kalau ideologinya agama? Sah2 saja. Parpol berbasis agama lazim di berbagai negara. Parpol Christian Democratic Union (CDU) kuat di Eropa. Di Indonesia juga ada beberapa parpol mengklaim berbasis agama, terutama Islam..
Haz Pohan @hazpohan
5/ Kalau ideologinya agama? Sah2 saja. Parpol berbasis agama lazim di berbagai negara. Parpol Christian Democratic Union (CDU) kuat di Eropa. Di Indonesia juga ada beberapa parpol mengklaim berbasis agama, terutama Islam.
Haz Pohan @hazpohan
6/ Menjadi landasan ideologi apakah mesti berbasis platform agama? Belum tentu. Yg diklaim dan di profess belum tentu dijalankan. Namanya politik. Sama halnya mengklaim kerakyatan namun mempraktikkan budaya borjuis. Itu biasa saja. Cuma judulnya doang..
Haz Pohan @hazpohan
7/ Ideologi itu dicerminkan secara sistemik, terstruktur dalam berbagai dokumen organisasi. Harus jelas bagi konstiten. Kalau tidak? Ya biasa2 saja. Merasa hebat ternyata kekuatannya tak lebih dari sekelas arisan kampung juga ada..
Haz Pohan @hazpohan
8/ Bagaimana dengan ideologi Islam? Tidak ada yg salah. Scr nominal 90 persen penduduk Muslim maka jualan ideologi Islam ga sulit. Kita belajar Islam di mana2: di sekolah, di rumah, di tempat kerja bahkan di Youtube,sehingga pemahaman lbh baik. Tau yg palsu atau yg asli..
Haz Pohan @hazpohan
9/ Terus ideologi Islam yg mana? Ah, aku bukan ahlinya. Yang biasa2 sajalah: dengan acuan Quran dan Hadis. Scr tradisi di keluarga kami dan di mana2 ya Ahli Sunnah wal Jamaah. Jgn tanya aku apa uraiannya. Ini ya Islam yang kita kenal di seluruh Indonesia. Bkn Islam plintiran
Haz Pohan @hazpohan
10/ Menjadi landasan ideologi apakah mesti berbasis platform agama? Belum tentu. Yg diklaim dan di profess belum tentu dijalankan. Namanya politik. Sama halnya mengklaim kerakyatan namun mempraktikkan budaya borjuis. Itu biasa saja. Cuma judulnya doang
Haz Pohan @hazpohan
11/ Ideologi itu dicerminkan secara sistemik, terstruktur dalam berbagai dokumen organisasi. Harus jelas bagi konstiten. Kalau tidak? Ya biasa2 saja. Merasa hebat ternyata kekuatannya tak lebih dari sekelas arisan kampung juga ada..
Haz Pohan @hazpohan
12/ Bagaimana dengan ideologi Islam? Tidak ada yg salah. Scr nominal 90 persen penduduk Muslim maka jualan ideologi Islam ga sulit. Kita belajar Islam di mana2: di sekolah, di rumah, di tempat kerja bahkan di Youtube,sehingga pemahaman lbh baik. Tau yg palsu atau yg asli..
Haz Pohan @hazpohan
13/ Bisakah Islam menjadi ideologi politik? Tentu saja, Islam mengatur Anda sejak dlm kandungan sampai liang lahat; mulai bangun tidur sampai kemudian tidur kembai. Apalagi soal ekonomi, politik, hukum, sosial bahkan militer Islam mengaturnya. wajar jika Islam menjadi platform
Haz Pohan @hazpohan
14/ Sudah adakah Parpol Islam yg kayak gini? Kembali lagi aku tak berdaya. Ilmu dan pengalamanku sangat minim. Alm. ayah dulu aktifis Masyumi, ketika dibubarkan BK ayah tidak mau lagi berpolitik, jadi guru saja, katanya. Kami pun taka diajak2 aktif di politik
Haz Pohan @hazpohan
15/ Kebetulan banyak tokoh2 Masyumi yang kukagumi: mereka ilmu agamanya kuat, juga ilmu duniawiyahnya. Banyak negarawan yang lahir di Masyumi, militan terhadap NKRI dan mereka pejuang. Mereka hebat karena pemikirannya memang hebat dan relevan. Aku suka membaca kiprah mereka.
Haz Pohan @hazpohan
16/ Kenapa kini ga muncul lagi tokoh Islam negarawan2 hebat? Jangan tanya akulah.. Tapi menurutku kita perlu banyak cikal bakal negarawan dari kader2 Islam mulai banyak hadir. Aku suka politisi Fahri Hamzah, meskipun berasal dari PKS, tetapi pemikirannya sangat nasionalis..
Haz Pohan @hazpohan
17/ Kita sudahi dulu soal ideologis yg hrs jelas. Jangan abu2 hehehe. Kedua, partai itu harus punya platform, bangunan berdiri yang menjelaskan karakter dan kebijakannya di bidang poleksosbudhankam. Jgn jadi abu2: menggabungkan sono dan sini sehinga menjadi ga jelas..
Haz Pohan @hazpohan
18/ Ketiga, plaftorm itu menjadi kebijakan partai, menjadi landasan pernyataan yang dikeluarkan, menjelaskan diri dan pandangan parpol itu. Parpol harus konsisten: jangan tiba di mata dipicingkan, tiba di perut dikempiskan..
Haz Pohan @hazpohan
19/ Parpol yang hebat wajib punya platform kebijakan dan konsisten: Islam, nasionalis, demokratis, sekuler atau kerakyatan asal jangan oportunis hehehe.. Artinya comot kiri comot kanan. Lompat kiri lompat kanan. Sibuk mencari kekuasaan, lupa pengabdian..
Haz Pohan @hazpohan
20/ Jadi arahnya harus jelas, jangan kaya Bajaj sign-nya ke kiri tapi beloknya ke kanan. Pemimpin ngomongnya ke kanan, tetapi gerbongnya belok ke kiri. Konstituen akan bingung dan parte kayak gini suit survive, bakalan gurem..
Haz Pohan @hazpohan
21/ Keempat, ideologi dan platform inilah jati diri parte. Karena itu jangan pragmatis, melihat ke mana angin bertiup dan memberikan keuntungan. Jangan pula kali2nya cuma kekuasaan, hanya bicara tentang kekuasaan dalam semangat bagi2..
Haz Pohan @hazpohan
22/ Parpol itu harus bicara kepentingan negara, jangan dikerdilkan menjadi kepentingan parte, apalagi cuma kepentingan segelintir individual yang menumpangkan hidupnya di parpol. Berjuanglah secara demokratis apa yg menjadi keyakinan Anda...
Haz Pohan @hazpohan
23/ Kelima, parpol itu wajib memiliki kader hebat, tahan banting, loyal, konsisten dan pintar. Kalau kader gemblung udah minggir aja. Lompat pagar pindah parte gpp, asal jelas karena hal2 prinsipil. Jangan karena baper, cengeng, tidak dianggap, dibully lalu mabur..
Haz Pohan @hazpohan
24/ Yg kelima ini maha penting. Ini tidak diukur dari berapa jumlah kursi di parlemen, tetapi seberapa banyak dan hebat kader2 itu berkiprah tentang kepentingan kepentingan bangsa. Parlemen membuka ruang yg besar untuk pengabdian ini. Ini juga dicatat rakyat..
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.