Antara Jokowi, Batik yang Dikenakannya dan Adab Dalam Bertamu ke Keraton Yogyakarta Saat Silaturahmi ke Sri Sultan Hamengkubuwono X

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta. Jokowi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Sultan.
keraton batk btik parang culture Jokowi yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X
1
Joko Widodo @jokowi
Bersilaturahmi ke keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada hari ketiga Lebaran di Yogyakarta, hari ini. Terima kasih atas sambutan hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X dan keluarga besar keraton. pic.twitter.com/zGShMR0JTC
 Expand pic
Bima W. @bimaofficial
Sering lihat Pak Jokowi pakai batik motif parang di berbagai acara, tapi disini beliau tidak memakainya. Dalam tradisi kraton, batik motif parang hanya boleh dipakai oleh raja/para sentana di dlm kompleks keraton. Kesimpulannya, Pak Jokowi tahu adab meski menjabat sbg presiden. twitter.com/jokowi/status/…
Bima W. @bimaofficial
Terus itu Pak Jokowi pakai batik motif apa? Kayaknya sih motif sawunggaling, motif batik daerah pesisir dgn ciri khasnya burung phoenix, percampuran budaya Tionghoa-Jawa Versi lain mengatakan, unggas di motif sawunggaling sebenarnya itu ayam jago, bukan burung phoenix.
Bima W. @bimaofficial
Motif sawunggaling kemarin sempat viral karena dipakai sbg kain penutup jenazah Bu Ani Yudhoyono dan dipakai seragaman Pak SBY beserta anak-anaknya. Maknanya, burung phoenix adalah perantara jenazah menuju surga.
Bima W. @bimaofficial
Menyambung soal motif batik Pak Jokowi di Keraton Yogyakarta, nah Pak Jokowi pakai motif parang besar di jariknya saat upacara Hari Pancasila 1 Juni 2019. Udah mirip gayanya seperti Raja Jawa 😁 Kalau soal beskap, Pak Jokowi memakai Beskap Langenharjan, ada sejarahnya sih itu. pic.twitter.com/kQ16tD3O6K
 Expand pic
Bima W. @bimaofficial
Istilah Beskap diperkenalkan oleh Mangkunegara IV (1811-1881), yaitu mengubah rokkie (jas model Barat) menjadi busana baru bercorak Jawa ketika dipadukan dgn batik. Beskap diperkenalkan tahun 1871 saat MN IV menghadiri undangan PB IX di Pesanggrahan Langenharjo.
Bima W. @bimaofficial
Karena beskap itu dipakai di Pesanggrahan Langenharjo, maka sebutan beskap ini adalah Beskap Langenharjan. Kata Beskap sendiri disarikan dari bahasa Belanda yaitu beschaafd yg berarti beradab.
Bima W. @bimaofficial
Kata beskap mengindikasikan citra tinggi masyarakat kota yg membedakannya dgn masyarakat desa bahwa masyarakat kota dianggap lebih beschaafd dibanding masyarakat desa. Itu yg digambarkan masyarakat indis di perkotaan akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20
Bima W. @bimaofficial
Selengkapnya, ahli keraton Mas @lantip & @sefkelik mungkin bisa menjelaskan 🤭
Rizky Chaesario @chaesarios
@bimaofficial @lantip Mas2 di belakang santai banget make motif parang besar. 🤣
Bima W. @bimaofficial
@chaesarios @lantip Pangeran gapapa pakai parang, tapi gak tahu kalau pakai parang besar boleh apa enggak kalau bertemu raja.
Bima W. @bimaofficial
@lantip @chaesarios Motif batik larangan juga berlaku di Keraton Surakarta, kurang lebih hampir sama dengan Keraton Yogyakarta.
Kak Prim @ph4n_
@bimaofficial @lantip @chaesarios Kalau yg ini motif nya apa mas? Boleh dong diceritakan.. pic.twitter.com/FXPPNAWhEX
 Expand pic
lantip @lantip
@ph4n_ @bimaofficial @chaesarios saya bukan ahli batik ya mas, tapi secara dasarnya itu motif parang. modifikasi parang klithik. beliau mantu dalem yang pertama, pangeran tertua, sehingga tidak menjadi masalah memakainya.
Bima W. @bimaofficial
@lantip @ph4n_ @chaesarios Parang Klithik sepertinya dipakai untuk putri raja, mas. Kalau dilihat-lihat itu parang rusak sepertinya.
Muktaf Ajib Saifuddin @MuktafAjib
@bimaofficial @muhamadiyahamin Sampai sedetail ini ya beliau? Betapa ribetnya jadi presiden, batik saja diatur 🤣
Bima W. @bimaofficial
@MuktafAjib @muhamadiyahamin Bukan "ribetnya jadi presiden" tapi penetapan larangan motif parang tertuang sejak dulu yaitu tahun 1927 pada masa pemerintahan HB VIII. Penetapannya masuk dalam Rijksblad van Djokjakarta. Masuk hukum formal.
Muktaf Ajib Saifuddin @MuktafAjib
@bimaofficial @muhamadiyahamin Iya ya. Padahal saya rakyat Jogja aseli, malah nggak paham yang begituan. Budaya Jogja yang adiluhung, semoga bisa diuri-uri dengan baik
Rio Ramabaskara @Rio_Ramabaskara
@donaltrumh @bimaofficial Sebagai orang bukan Jawa saya menilai ini bukan keribetan, ini soal keteraturan menjaga budaya dan keindahan yang harus tetap diwariskan
Bima W. @bimaofficial
@Rio_Ramabaskara @donaltrumh Sebenarnya, budaya suku-suku lain di luar Jawa juga banyak terdapat pakem dan aturan untuk berbagai hal. Namun, mungkin banyak yg terputus sekarang. Moga, lewat Renstra Kebudayaan hasil dari Kongres Kebudayaan 2018, bisa terselamatkan.
Load Remaining (9)
Login and hide ads.