0

Pada hari lebaran pertama, keluarga Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berziarah ke makam Ibu Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Semua anggota keluarga, mulai dari Pak SBY, anak-menantu, hingga cucu-cucunya kompak mengenakan seragam batik Sawunggaling. Dilansir dari akun Instagaram @coretaloiseofficial, kain batik asal Pekalongan ini dipilih langsung oleh mendiang Ibu Ani ketika tiga hari sebelum dirinya dirawat di Singapura.

Di balik kedukaan keluarga Yudhoyono dan rakyat Indonesia atas kepergian Ibu Ani, mungkin pilihan batik Sawunggaling adalah salah satu wasiat Ibu Ani kepada keluarga dan rakyat Indonesia. Sawunggaling merupakan perlambangan kejayaan dan kemenangan. Di dalamnya, tersimpan harapan akan kekuatan yang dapat selalu mengantarkan pada kemenangan.

Diketahui, motif batik Sawunggaling sendiri lahir di tangan budayawan sekaligus pengusaha batik asal Solo, Go Tik Swan (KRT Hardjonegoro). Ketika itu, Presiden Soekarno meminta Go Tik Swan menciptakan batik Indonesia atau yang dikenal dengan batik Republik. Motif batik yang diciptakan Go Tik Swan merupakan dua regalia (simbol) raja-raja Jawa yang berbentuk Sawung (ayam jantan) dan Galing (Merak Jantan).

Bukan maksud hati mempolitisir kepergian Ibu Ani, tapi kecintaan Ibu Ani terhadap bangsa, negara, dan rakyat Indonesia tidak bisa diragukan. Beliau ketika maupun setelah Pak SBY tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI, dirinya tetap aktif dalam kegiatan sosial dan menjadi inspirasi banyak orang.

Bahkan dikala dirinya sakit sekalipun, Ibu Ani tetap berperan aktif dan menjadi inspirasi banyak orang dalam menegakkan demokrasi dengan tetap ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

Entah menangkap isyarat yang disampaikan Ibu Ani melalui batik Sawunggaling atau hanya sekedar menjalin silaturahmi, yang pastinya safari lebaran keluarga Yudhoyono (AHY & EBY beserta keluarga) kebeberapa tokoh nasional seperti Presiden RI ketujuh Joko Widodo, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, ke rumah keluarga Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, dan Presiden RI ketiga B.J. Habibie, merupakan perlambangan harapan akan kekuatan persatuan dan kesatuan.

Keluarga Yudhoyono berduka, begitu juga bangsa dan rakyat Indonesia yang juga larut dalam kedukaan atas kepergian Ibu Ani. Namun, di momentum hari kemenangan (Idul Fitri) ini marilah kita maknai kepergian Ibu Ani dengan semangat kecintaan kepada bangsa dan negara, sebagaimana pesan tersirat beliau melalui batik Sawunggaling yang menghendaki kejayaan di hari kemenangan. Selamat jalan Ibu Ani, semoga engkau tenang di sana.

https://www.kompasiana.com/drsb/5cf9e40d0d82303c0f5aaeab/batik-sawunggaling-dan-lebaran-keluarga-yudhoyono

Login and hide ads.