0
Ryu Hasan @ryuhasan
Detak jantung jadi 1,2 x lbh cepat setiap membaca tulisan atau sekedar ada iklan “ditemukan penyembuh kanker” Bukan lantaran krn saya termasuk survivor. Tapi krn kejengkelan atas mitos dan salah-tahu tentang kanker di masyarakat Mitos2 ini berpengaruh pada outcome pengobatan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Salah satu mitos yg berdampak besar pd sikap masyarakat dlm memutuskan jenis pengobatan: "mitos: kanker adlh penyakit baru, dulu tidak ada" Banyak yg mengklaim kanker adlh penyakit yg sepenuhnya disebabkan oleh lingkungan buruk, racun kimiawi, polusi, medan magnet, radiasi, dll.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sbg bagian dari usaha mereka, penjual2 obat sering seenaknya berargumentasi bahwa di masa lampau, sebelum kita jadi masarakat industri, tidak ada penyakit kanker Padahal seharusnya kita sudah tahu dengan pasti sejak lama bhw kanker adalah penyakit yg sudah ada sejak jaman purba.
Ryu Hasan @ryuhasan
BM Rothschild, arkeolog Amerika, memeriksa dg sinar-x pada lebih dari 10.000 tulang dinosaurus yg rata2 berusia di atas 70 juta tahun. Dia menemukan bukti jelas tentang kanker di jaman purba Dari 97 hadrosaurus yg diteliti, tim Rothschild menemukan 29 tumor!
Ryu Hasan @ryuhasan
Rothschild memperkirakan bhw tumor2 itu ada karena hadrosaurus (dinosaurus berparuh bebek) ini memakan konifer, yg kaya bahan karsinogenik. Sebenarnya, kanker begitu umum pada semua organisma, dan sudah lama ditemukan pada burung nuri dan bahkan terumbu karang
Ryu Hasan @ryuhasan
Dalam tubuh kita, sel2 normal tumbuh sampai tahap tertentu, kemudian biasanya membelah utk mengganti sel2 lama dg cara yg terkontrol. Pertumbuhan dan pembelahan sel2 ini disebabkan adanya sinyal2 dari sel normal di sekitarnya. Positive-negative feedback mechanism.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tapi sel kanker adalah sel2 yg abnormal, tumbuh terus tanpa batas. Sel2 tsb akan menyerang dan dapat merusak struktur2 jaringan sehat Sel2 ini merusak dg cara mengeluarkan bahan kimia, atau dg lbh banyak menabur benih sel2 ganas ini ke aliran darah utk tumbuh di tempat lain
Ryu Hasan @ryuhasan
Semua sel (kecuali sel darah merah) mempunyai inti sel berisi DNA yg bertindak sbg cetak biru untuk membuat sel lain berikutnya. Nah, kanker bisa timbul bila terjadi abnormalitas dalam DNA blueprint ini. Diketahui ada banyak penyebab kerusakan DNA
Ryu Hasan @ryuhasan
Pertama, pada saat membelah diri, sel harus membuat 2 salinan dari DNA yg asli (induknya) Masing salinan punya 3 milyar elemen yg terpisah. Kesalahan bisa saja terjadi dalam proses penyalinan ini
Ryu Hasan @ryuhasan
Cara ke dua, ada unsur2 lingkungan yg bisa merusak DNA seperti: radiasi (matahari, sinar-x dll), bahan2 kimia tertentu, virus, dll. Bahkan produk sampingan dari metabolisme kita sendiri, seperti radikal bebas misalnya, dapat juga merusak DNA yg menimbulkan kanker
Ryu Hasan @ryuhasan
Cara yg ke tiga, kerusakan DNA bisa diwariskan melalui gen2 kita. Ada berbagai jenis kanker yg disebabkan karena adanya kerusakan DNA turunan contoh: retinoblastom herediter
Ryu Hasan @ryuhasan
Terlepas dari bagaimana kanker berawal, selalu terdapat abnormalitas pd DNA dlm satu sel, kemudian menyebarkan abnormalitas ini pada anak selnya Tentu saja, sudah ada banyak tingkat kontrol internal untuk menghentikan pembelahan sel yg berisi DNA yg tidak normal ini
Ryu Hasan @ryuhasan
Mekanisme kontrol itu berupa cek dan penyeimbang, gagal-aman, dan program bunuh diri. Mekanisme ini rumit tapi sangat efektif. Tapi, sesekali ya ada saja sel dg DNA abnormal yg berhasil menyelinap Dan setelah 30x pembelahan akan didapat gumpalan milyaran sel abnormal.
Ryu Hasan @ryuhasan
Gumpalan milyaran sel dg DNA abnormal yg beratnya sekitar 1 gram. Pada sekitar ukuran itulah kanker secara klinis baru dapat dideteksi Ini yg sering disebut sebagai kebodohan klinis, jaringan kanker baru bisa terdeteksi “secara klinis” saat jumlah selnya sudah milyaran
Ryu Hasan @ryuhasan
Kebodohan klinis ini diperparah dengan hampir selalu terlambatnya pasien menyadari ada sesuatu yg salah terjadi dengan dirinya Pada saat pasien mengeluh ada sesuatu, dan ternyata itu kanker, maka fase kebodohan klinis pasti sudah terlewati
Ryu Hasan @ryuhasan
Data Globocan: tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus kanker baru dg angka kematian sebesar 9,6 juta! 1 dari 5 laki2 dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan, meninggal karena kanker.
Ryu Hasan @ryuhasan
Angka kejadian kanker di Indonesia: 136,2 per 100.000 populasi, urutan 8 di Asia Tenggara, urutan ke 23 di dunia Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki2 adalah kanker PARU sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dg rata2 kematian: 10,9 per 100.000 penduduk. Hati2 rokok!!!
Ryu Hasan @ryuhasan
Yg paling penting adalah “pengetahuan dasar” tentang kanker dlm menekan angka kematian, krn sebagian besar kematian akibat “MEMILIH TERAPI YANG SALAH” Sebagian besar penyandang kanker salah memilih pengobatan justru krn tergiur “JANJI PALSU” ada pengobatan yg bisa menyembuhkan!
Ryu Hasan @ryuhasan
Saya ulangi, "KANKER" sebenarnya mencakup kelompok yg terdiri “ribuan jenis penyakit” yg punya satu kesaman: sel tumbuh tanpa batas. Jadi, yg namanya sakit kanker itu ada ribuan macam! Masing2 punya sifat yg berbeda. Tidak ada satu obat yg bisa menyembuhkan ribuan penyakit!
Ryu Hasan @ryuhasan
Kanker bukanlah penyakit tunggal, tapi merupakan sebutan untuk ribuan penyakit (masing2 spesifik) yg dimasukkan dalam kelompok ini Tidak ada satu macam pengobatan yg bisa mengatasi ribuan penyakit. Bisa2nya dan tega2nya para penjual tahayul itu mengklaim punya obat kanker.
Ryu Hasan @ryuhasan
Ada ratusan penyakit terpisah yg muncul dg nama kanker, misalnya kanker paru, kanker prostat, kanker pankres, kanker payudara, kanker otak dll Setiap kanker punya banyak sub-tipe. Kanker paru2 meliputi kanker sel kecil, kanker sel skuamosa, kanker sel besar, dan adenokarsinoma.
Ryu Hasan @ryuhasan
Dengan klaim punya obat kanker sama artinya dengan mengatakan punya satu obat utk semua penyakit menular mencakup ebola, hepatitis, kudis dan TBC Klaim 'bisa menyembuhkan kanker' yg begitu nekat, menunjukkan penjaul tahayul obat/terapi kanker benar2 tdk tahu apa2 tentang kanker.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tiap2 ragam jenis kanker punya sekumpulan penyebab, dan sejarah alaminya masing2, cara penanganan dan ngatasinya tentu saja beda2 Tidak ada satupun cara yg bisa sekaligus mengatasi ribuan jenis Puluhan jenis2 kanker otak pun membutuhkan terapi yg berbeda. Apalagi yg ribuan
Ryu Hasan @ryuhasan
Klaim nekat bahwa ada bahan obat atau satu cara yg bisa membunuh kanker, selain menunjukkan ketidaktahuan, juga hanya omong kosong janji palsu! Karena sejauh ini belum ada satu obat atau cara yg bisa benar2 membunuh jaringan kanker, bahkan secara teoritis sekalipun belum ada!
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.