0
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kalau soal salah input ya bukan untuk dipertengkarkan juga. Dibenerin. Ruang untuk bertengkar itu cuma soal apakah kecurangan ini sudah masuk ranah masif dan sistematis atau tidak. Dan gue males ikutan.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Karikatur ini menarik. Memiliki internal konsistensi kalau yg bikin adalah cebong (pardon my french). Karikatur atau status ini memang ditujukan untuk memancing kemarahan. So be it. pic.twitter.com/nVHC3Zf9vf
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Namun, bagi saya, lebih penting dari itu adalah presisi terhadap pembacaan situasinya namun alih" untuk meredakan, bacaan itu justru digunakan untuk memperkeruh situasi. Menyalakan kejengkelan yg memang sudah dipendam.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Gerakan atau keinginan untuk mengganti rezim pasti disebabkan oleh ketidakpuasan. Emosi yg dekat dengan ketidakpuasan ini biasanya marah atau kecewa. Pada kasus tertentu bisa sedih, tapi jarang.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Di lain sisi, keinginan untuk mempertahankan rezim disebabkan oleh kepuasan. Merasa memperoleh sesuatu. Orang yang puas atau kenyang ya wajar untuk gembira dan merasa memiliki posisi menang. Sayangnya dipakai buat menghina.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Interaksi di sosial media memang memperlihatkan betul gambaran emosi tersebut. Pilihan cara nge-gasnya memang beda. Kubu 01 lebih sarkastik dan melihat ini sebagai mainan. Tidak punya empati pada yg melihat ini dengan serius.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kubu 02 nge-gas dengan rasa kesal. Saya kira kalau orang seperti RG begitu mudah untuk mengucap dungu ya karena dia merasa frustrasi dengan level pemahaman orang" yg dihadapinya. Kesal.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kita bisa terus bermain-main dengan narasi ini, bikin orang kesal-> jadi marah -> diketawain dst. Atau kita memilih untuk mulai berempati. Memahami kalau ada orang yang puas dan ada yg tidak puas atas rezim ini. Toh pada akhirnya yg menang adalah suara terbanyak.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Namun yg masih misteri itu adalah orang-orang kubu 01 yg ngamukan. Merasa puas kok masih ngamuk-ngamuk ama saya. Obat ngga di minum?
Bitte langsam, Awe! @awemany
Apa sih yg diributin dengan pola pemasukan data di KPU? Misal, sekarang KPU lebih banyak masukin data dari daerah yg 01 menang. Emang ngga bakal abis? At the end of the day, semua data TPS harus diinput bukan? Itu saja yg harus diawasi.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Persoalan orang-orang di sosmed ini masih sama aja. Hobby bikin ribut. Tapi ngga paham juga apa yang diributkan. Pokoknya nge-gas. Matik.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Dan gue beneran ngga paham esensi dari buka-bukaan data kubu 01 vs kubu 02. Lha keduanya bukan penghitungan resmi. Ngapain? Kalau mau menyanggah hasil KPU baru pihak yg kalah perlu memberi bukti lewat C1 dan perhitungan yg dilakukan.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Persoalan delegitimasi pemilu melalui tuduhan kecurangan itu harus menjawab 2 hal dasar. 1. Apakah significant? 2. Apakah ada bukti digerakkan oleh paslon? Kalau mau ke sana ya carikan data atau buktinya. Jangan cuma nuduh.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Kemarin saya baca ada jubir 02 yg mengandaikan adanya 10% kecurangan. Faktanya baru ada 7000 laporan. Masih kurang dari 1% total TPS. Jadi ngga bisa dibilang masif yang mengakibatkan perbedaan hasil selama beda suaranyanya masih diatas 1%.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Argumen kecurangan digerakkan oleh paslon ini perlu bukti dan bukan sekedar tuduhan. Sebusuk"nya kerja KPU, apa ada bukti perintah untuk melakukan kecurangan? Juga terhadap entri data yg salah. Tuduhan terstrukturnya itu cuma dibangun dari curiga. Saya ngga mau ikutan.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Saya rasa anda tahu betapa sebalnya saya dengan rezim ini. Kinerja yg buruk, polesan pencitraan yg ketebelan hingga narasi yg memecah belah. Tapi kita hormati proses demokrasi. Saya mau kita terima hasilnya. Jangan cuma saat nanti menang.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Sayangnya KPU tidak mendokumentasikan pembetulan kesalahannya. Jadi pernyataan @mohmahfudmd soal cuma 87 kesalahan data entri ini ngga bisa diverifikasi. Yg bikin sistem entah bodo banget atau pinter banget. :)
Bitte langsam, Awe! @awemany
Dalam situasi seperti ini emang gampang bilang si A iblis bangsa lah. Si B penjahat demokrasilah. Tapi buat apa? Pilihan sudah ditentukan. Tinggal diitung dengan baik dan benar. Simpan energi untuk mengkritik dan mengawasi rezim yg akan berkuasa nanti. Susah?
Bitte langsam, Awe! @awemany
Satu hal harus terus ditanamkan. Ini kontes politik. Akan ada yg kalah dan ada yg menang. Tidak ada alasan untuk merusak ketentraman masyarakat. Baik buat yg kalah atau yang menang. Males banget gue.
Bitte langsam, Awe! @awemany
Saya lihat postingan ini. To be fair, daerah yg ada di situ adalah propinsi" dengan jumlah TPS yg kecil. Artinya samplenya kecil dan margin of errornya besar. Kalau sample di propinsi itu cuma 25, MoE nya itu bisa 20%. pic.twitter.com/oF0Pbty3pF
Expand pic
Bitte langsam, Awe! @awemany
Yg menarik dari tabel itu adalah fakta bahwa Polltracking selalu di batas atas dan indobarometer lebih banyak di batas bawah. Itu kalo memang mau nanya. :p

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.