Diksi Provokasi Setan Gundul 02 Pemecah Belah Negri, Karena Gak Nurut Saran SBY?

Pernyataan kubu 02 dari awal tolak hasil pilpres menuai kontra hingga memakan korban
0
Hara Syifa @harasyifaaa

"Kami ingin mengajak saudara-saudara untuk terus berjuang sekuat tenaga sampai titik darah penghabisan. Jaga kedaulatan rakyat. Takbir! Merdeka!" pekik Sandiaga Uno dalam orasi yang berapi-api, sebulan pasca-pemungutan suara Pemilu 2019. pic.twitter.com/7UjNUamtZM

29/05/2019 10:31:28 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Usai kerusuhan 21-22 Mei yang menelan delapan korban jiwa, diksi bernada provokasi dari Sandi ini dipersoalkan. Banyak yang menyayangkan pernyataan tersebut. Mereka beranggapan, komentar itu ikut andil dalam memicu aksi kekerasan massa di Ibu Kota. pic.twitter.com/Fc4keEokCP

29/05/2019 10:32:47 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Sebuah laporan investigasi yang dikeluarkan tiga lembaga pembela hak asasi manusia (HAM), yakni KontraS, Lokataru Foundation, dan LBH Jakarta, menyebut sikap & pernyataan elite politik, baik dari kubu pemerintah maupun oposisi yg trs memanaskan suasana & mengakselerasi kekerasan.

29/05/2019 10:33:38 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Alih-alih mendinginkan suasana, pernyataan kedua kubu justru semakin memperburuk situasi, sejak, sebelum, dan setelah penetapan pemenang Pilpres 2019 oleh KPU. pic.twitter.com/oPkimnm7dl

29/05/2019 10:34:18 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Diksi provokasi itu kemudian direspon secara cepat oleh massa baik di Jakarta maupun di luar Jakarta. Akibatnya, kerusuhan tidak dapat dielakkan.

29/05/2019 10:34:43 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Memang, kondisi bangsa ini sudah diperparah oleh sikap para pemimpin kita yang suka bicara seenaknya. Gemar memprovokasi, menghasut dan memanas-manasi satu kelompok untuk membenci kelompok lain, dengan harapan kepentingan pribadi dan kroni-kroninya dapat terwujud.

29/05/2019 10:35:11 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Inilah yang sangat kita sayangkan. Kontestasi demokrasi ternodai oleh aksi-aksi anarkistis yang menelan korban jiwa. Hanya demi ambisi berkuasa elite politik, rakyat pendukung harus meregang nyawa. pic.twitter.com/3hSsxNGCZg

29/05/2019 10:37:33 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Mereka dikorbankan, diadu-domba, demi tujuan yang tak lebih dari sekedar kekuasaan. Sulit untuk dipungkiri, bahwa kubu oposisi memiliki niat untuk memenangkan kontestasi dengan cara-cara di luar konstitusi.

29/05/2019 10:38:04 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Buktinya, sebelum penetapan hasil rekapitulasi, wacana 'people power' dan 'kedaulatan rakyat', terus digaungkan. Para elite meminta pendukungnya menolak hasil penghitungan suara. pic.twitter.com/tXBX89qpzw

29/05/2019 10:38:55 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Dalih mereka, banyak kecurangan yang dilakukan oleh kubu petahana. Padahal, jika tuduhan itu benar, ada cara untuk menyelesaikannya, yakni lewat jalur gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Ini cara elegan dan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

29/05/2019 10:40:23 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah sejak awal mewanti-wanti agar Prabowo-Sandi menempuh jalan ini. Namun, segelintir elite oposisi lebih menyerukan agar pendukung turun ke jalan. pic.twitter.com/RzbmbKwxSN

29/05/2019 10:41:06 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Mereka mengobarkan semangat perlawanan untuk menolak pemilu yang dianggap penuh kecurangan. "Bahwa 'suara rakyat Indonesia suara 02 yang diotak-atik', harus kita bela sampai titik darah penghabisan.

29/05/2019 10:41:34 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Karena itu jawaban kita kalau ada ajak total war, kita lebih sanggup dari total war, Insya Allah. Tidak ada ceritanya rakyat kalah terhadap penguasa."

29/05/2019 10:42:30 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Begitu pernyataan yang dikeluarkan Amien Rais saat mendeklarasikan 'Gerakan Kedaulatan Rakyat' di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2019). pic.twitter.com/rO5pO9Dxkh

29/05/2019 10:42:56 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Mantan ketua MPR ini sebelumnya juga menyerukan gerakan 'people power' untuk menuntut petahana mundur dari kursi kekuasaannya. Ini yang disebut SBY sebagai cara inkonstitusional. Bukan begini caranya jika ingin berkuasa.

29/05/2019 10:43:31 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Di negeri demokrasi, suara terbanyaklah yang menentukan siapa yang pantas menjadi pimpinan. Bukan dengan cara turun ke jalan, lalu memantik kerusuhan. Andai benar ada kecurangan, cara kekerasan itu tetap tak bisa dibenarkan.

29/05/2019 10:43:53 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Terakhir, saya ingin mengutip pernyataan Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis, yang mengomentari langkah Prabowo-Sandi yang akhirnya menuruti nasehat SBY untuk menggugat hasil pemilu ke MK. pic.twitter.com/kUoDyhMT3I

29/05/2019 10:44:51 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

"Saya mengapresiasi atas langkah hukum Anda. Kalau menempuh pada jalur hukum harusnya percaya kepada seluruh keputusan yang telah diputuskan oleh pengadilan.

29/05/2019 10:45:12 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Yang kecewa dengan hasil pemilu tak lebih banyak dari orang yang senang dengan hasil pemilu. Demokrasi adalah suara terbanyak yang menang."

29/05/2019 10:45:27 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!