0
Irene @Irenvien
Penelitian intensif atas hasil pemilu 2019 di Jawa Timur makin menemukan banyak keganjilan Banyak website KPU Kab/Kota tdk dapat diakses / tidak menyajikan hasil rekap pilpres tingkat kab/kota Padahal data primer ini diperlukan utk menganalisa akurasi hasil pemilu
Irene @Irenvien
KPU Jember misalnya, tidak ditemukan data primer rekap hasil pemilu yg bisa diunduh publik Sementara itu hasil rekap data KPU Propinsi utk Kab Jember terdapat perbedaan mengenai suara tdk sah dan total suara sah Kebenaran data tdk dpt dipastikan krn data primer tdk tersedia pic.twitter.com/zb5NWNdlKM
Expand pic
Expand pic
Irene @Irenvien
Sementara itu pemeriksaan hasil rekap suara Kab Jember pada data SITUNG juga disclaimer Banyak dokumen C1 pindai (pilpres) yg tidak ditandatangani saksi, termasuk saksi dari palson 01 Pemeriksaan silang dg C1 DPD & Pileg tdk dpt dilakukan karena data tidak disajikan SITUNG
Irene @Irenvien
Menjadi perntanyaan SERIUS kepada @KPU_ID Data siapa, data yang mana yg anda gunakan sebagai dasar penetapan hasil rekapitulasi Jember - Jawa Timur dan Nasional? Faktanya, publik tdk punya pedoman, pegangan, pembanding utk mengkonfirmasi bhw data KPU Pusat adalah benar
Irene @Irenvien
Anehnya lagi, sdh lebih satu bulan pemilu 17 April berlalu, data situng dan data KPU, KPUD Prop-Kab-Kota masih jauh dari selesai, dalam arti siap disajikan kepada publik. Dua konsultan asing teman saya (Hongkong dan NewYork) memberi penilaian DISCLAIMER atas data KPU
Irene @Irenvien
Inilah pemilu paling buruk karena hasil lengkap pemilu hanya dikuasai segelintir oknum Jangan2 hasil itu memang belum lengkap, belum sinkron, tidak legal krna out put dari manipulasi 40 hari setelah pemilu, rakyat tdk dapat mengakses hasil pemilu di banyak Prop, Kab, kota
Irene @Irenvien
Utk Kab Jember, hampir semua dok C1 Pilpres tidak ditandatamgani saksi KPPS dan saksi palson 02 Apakah ini hasil suara atau hasil manipulasi suara? . . pic.twitter.com/j4x4k6SVYT
Expand pic
Irene @Irenvien
Seharusnya polisi tangkap KPU karena telah mengumumkan hoax hasil pemilu 2019
Irene @Irenvien
Ga pakai minta maaf lagi ... Pas dibuka, beginilah tampilannya "Belum ada data pindai" Sdh 40 hari bos ! pic.twitter.com/TJBSf14sWP
Expand pic
Irene @Irenvien
Lain data yg diminta, lain data yg disajikan Situng KPU Parahnya SITUNG KPU memberi BUKTI bahwa terdapat PERBEDAAN Jumlah TPS Pilpres dgn TPS DPR (per 27 Mei : 521.486 TPS dari 813.336 TPS) Bandingkan dgn TPS Pilpres yg 776.455 dari 813.336 Sisa ratusan ribu TPS kemana? pic.twitter.com/sitDg96VZ0
Expand pic
Expand pic
Irene @Irenvien
Kalau saja saya ketua Bawaslu, pasti sdh saya temukan bukti rekayasa hasil pilpres 2019 oleh KPU/D Dan para komisioner KPU/D saat ini sdh saya pastikan jadi tersangka pidana pemilu
Irene @Irenvien
Harap dimaklumi kekacauan data rekap pemilu Baru pertama kali pemilu serentak, sdh nekad dicurangi Akibatnya, bukti tercecer kemana2 Data tdk sinkron sampai hari ke 40 pasca pemilu
Irene @Irenvien
Fakta: Seluruh C1 dari TPS siluman yg menghasilkan puluhan juta suara siluman utk 01 dan caleg partai pengusung 01: TIDAK ditandatangani saksi PPS dan saksi Pilpres Suara tambahan 01 dari kertas suara dicoblos sendiri atau sdh disiapkan kertas surat suara yg tercoblos 01
Irene @Irenvien
Kalau BPN dan Tim Hukum @prabowo tidak bisa membuktikan pelanggaran TSM pada pemilu 2019 Ya mending mati aja !! Kami sdh ungkap fakta2nya Tinggal dipertajam dan dilengkapi bukti data primer yg dimiliki saksi2 02 di seluruh TPS
Irene @Irenvien
17.5 juta suara siluman ini utk mempermudah penambahan suara siluman di masing2 TPS atau di TPS tambahan dgn puluhan juta kertas suara yg sdh tercoblos 01 atau dicoblos sendiri oleh oknum petugas pemilu Terima kasih MK atas pengunduran 12 jam batas waktu hitung suara TPS twitter.com/Aktualco/statu…
Irene @Irenvien
Semua TPS yg diketahui mengalami PENUNDAAN penyampaian hasil hitung suara diduga sebagai TPS target manipulasi hasil suara Plus TPS2 baru yg jadi bagian dari 258 ribu TPS tambahan yg ditetapkan @KPU_ID #TSMBrutalVulgar

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.