0
jugglingidol @Iwanpiliang7
Kami di Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019, AMP TKP, pengarah Prof Din Syamsudin. Sjk lama sy acap verifikasi kasus kemanusiaan. AMP TKP fokus itu. Saya ditunjuk Ka Presidium,Prof Din Ka Pengarah. Pigai hadir dlm kapasitas eks Komnasham, personal, sharing twitter.com/DianaMustaqim/…
jugglingidol @Iwanpiliang7
1. #KoinTragediKemanusiaan Tweeps, saya kembali mengetuk pintu hati semua peduli terhadap kematian tak wajar di Pemilu lalu. Hampir 700 tewas, 11 ribuan dirawat. Semua itu membutuhkan verifikasi, investigasi independen. Kepedulian kita thdp nyawa pergi cerminan peradaban pic.twitter.com/wmX00pHp7d
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
2. #KoinTragediKemanusiaan belum tuntas gabungan maayarakat, NGO kemanusiaan di Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019, AMP TKP lakukan observasi, verifikasi, investigasi sdh jatuh lagi korban, konon lbh 10 orang meninggal, ratusan dirawat di kasus 11-22 lalu. pic.twitter.com/IxMKnROtJI
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
3. #KoinTragediKemanusiaan sejatinya murni non politik.Jauh sebelum gerakan kali ini, saya ikut mengadvokasi dan aktif #KoinPrita juga verifikasi total pembunuhan David di NTU Singapura. Hg kini saya di IPC juga terus verifikasi kasus orang hilang di Papua 17 orang, skdr Cth pic.twitter.com/pjS24zOb0O
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
4. #KoinTragediKemanusiaan Ralat Tgl utk butir Dua. Seharusnya 21-22, tadi tertulis 11-22. Di AMP TKP Ketua Pengarah Prof Din Syamsuddin, sy Ketua Presidium. Anggota NGO di antaranya MER-C, lembaga kemanusiaan membangun Masjid di Gaza dg Dana Rp 135 miliar murni dr warga pic.twitter.com/CAwJ9yERWX
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
5. #KoinTragediKemanusiaan Di negara persemakmuran kematian tak wajar ada pengadilan Koroner. Coroner Court krn mrk tak mengenal ISP3 utk kasus hukumnya. Koroner memutuskan tiga hal: mati karena kecelakaan, mati karena bunuh diri dan ketiga ditindaklanjuti ke pengadilan pidana pic.twitter.com/vcu3wnG2do
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
6. #KoinTragediKemanusiaan di kita tak ada Coroner Court, inisiatif publik kian signifikan berbuat, memberi perhatian tinggi agar kasus-kasus kematian tak wajar di kemudian hari tak boleh lagi terjadi. Di Kanada, Seorang Ibu teledor thdp balitanya keluar rmh di saat updara minus. pic.twitter.com/EdnAdTysD0
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
7. #KoinTragediKemanusiaan balita itu wafat. Satu negara mulai dari warga biasa hingga Perdana Menteri heboh. Koran dan media lain pada berbunyi. Begitulah bangsa berperadaban memberikan perhatian thdp satu nyawa pergi. pic.twitter.com/YSINWB60zh
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
8. #KoinTragediKemanusiaan sebaliknya kita di Indonesia ada Pancasila, ada butir Kemanusiaan yg Adil dan Beradab tentu tak boleh cayah, menggampangkan nyawa seseorang melayang. Kami mengetuk lubuk hati semua, melalui sekeping, se-unjut, koin: dukung investigasi independen. pic.twitter.com/mm3x4xI6Dw
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
9. #KoinTragediKemanusiaan sbg penutup: saya ajak semuanya membaca Novel Harimau-Harimau Mochtar Loebis. Premisnya bunuhlah terlebih dahulu Harimau di dirimu. Juga kita semua perbanyak berkesenian,siapa tahu hati ini dpt halus dan berbudi. Amiin. Selamat Berpuasa Ramadan. Thx pic.twitter.com/Ibfcbgwhat
Expand pic
jugglingidol @Iwanpiliang7
Mari. Saya duga dominan peradaban saat ini terasa stel kencang, karena faktor kurang membaca buku sastra bermutu. Kita tak paham lagi langgam Nasrudin Hoja, atau yg sekolah di Barat seakan tak pernah baca Art Buchwald. Semua kehilangan senyum dan tawa. #KoinTragediKemanusiaan twitter.com/satoedoeasatoe…

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.