1
Irene @IreneViena
Jika salah sampaikan informasi, apakah otomatis kena delik hoax? Tidak. Kecuali: 1. Sdh tahu info itu salah tapi disebarkan 2. Sdh diberi tahu bahwa info itu salah tetapi tetap disebarkan atau tdk tarik/hapus/ralat Polisi ga bisa main langsung tetapkan tersangka
Irene @IreneViena
Kalau setiap salah info lalu dijadikan tersangka, polisi dan pemerintah lebih duluan harus jadi trsangka Apalagi pak jokowi, selalu sebarkan hoax..kok ga jd tsk?
Irene @IreneViena
Kenapa jika kita tidak tahu sebelumnya bahwa info yg kita sebarkan itu salah, kita tidak bisa dijadikan tersangka? Karena utk jadi tersangka delik pidana harus ada niat jahat (mens rea) sebelumnya
Irene @IreneViena
Jika tidak ada niat jahat, maka tdk ada kejahatan. Ini prinsip hukum pidana di Indonesia Istilah gaulnya : tidak sengaja Meski pun demikian, ketidaksengajaan tetap dapat dihukum jika telah terjadi kerugian akibat perbuatan tdk sengaja itu
Irene @IreneViena
Ketidaksengajaan yg menimbulkan kerugian bagi orang lain = bukan kejahatn menurut hukum Indonesia yg menganut civil law (continental law) Menurut common law (anglosaxon ) yg dianut Inggris, AS dan negara2 commonwealth, delik ketidaksengajaan yg menimbulkan kerugian disebut TORT
Irene @IreneViena
TORT is not CRIME karena tidak ada motif atau mens rea dari pelakunya
Irene @IreneViena
Jadi, penetapan tersangka pada mustafa nahra menurut pendapat hukum saya adalah terlalu prematur
Irene @IreneViena
Namun, kita semua sdh tahu bagaimana hukum di Indonesia Adalah kewajiban kita semua utk membenahi hukum di Indonesia yang sudah sangat sangat sangat rusak .... Jika rusak hukum di suatu negara, maka rusaklah semua yg ada di negara itu..rusaklah negara itu. Hancur !
Irene @IreneViena
Contoh perbuatan yg sdh nyata2 sebagai sebuah kejahatan adalah pencurangan pemilu 2019. Niat jahatnya sdh ada sejak awal Mulai dari Perppu KPk Sampai kriminalisasi tokoh2 pengungkap kecurangan pemilu Kejahatan ini nyata Hukumannya harus lebih berat krn Kejahatan Berencana
Login and hide ads.