1
Nadiku @Nadiku18
Ada kawan netizen @edimaha233 percaya bahwa orang ini 👇, yang dikeroyok di Kampung Bali. Terus muji-muji, anak itu sakti. Punya ilmu kanuragan. Saya sarankan, dirimu @edimaha233 harus ke KUA lagi. pic.twitter.com/7DkBR8PB4z
 Expand pic
URL IDN Times 312 Mustofa Nahrawardaya Sedang Sakit Saat Ditangkap Polisi Menurut istrinya, anggota BPN itu sedang jalani pengobatan
Nadiku @Nadiku18
1. Saya heran, kalau @AkunTofa ditangkap karena cuitan itu. Cuitan tersebut secara tekstual tak bermasalah karena Tofa menulis dikabari. Kata dikabari ini kan merujuk subjek yang memberi kabar. Tofa berposisi sebagai objek, penerima kabar. @DivHumas_Polri @BareskrimPolri pic.twitter.com/usHK03TODh
 Expand pic
Nadiku @Nadiku18
2. Keheranan saya kedua, kok polisi begitu cepat dan sigap menerima laporan dan langsung @AkunTofa diciduk. Bahkan yang lebih sadis dari Tofa, sangat banyak. Kalau @BareskrimPolri @DivHumas_Polri bersikap adil, banyak sekali akun dari pendukung 01, yang harusnya diciduk.
Nadiku @Nadiku18
3. Jujur, saya tak suka cuitan @AkunTofa, terlalu nyinyir dan merasa tokoh. Saya pernah ketemu satu kali dan saya pun pernah difitnah satu kali sama dia. Saya kejar tuk membuktikan, gak bisa. Merasa orang penting itu tak baik. Faktanya diciduk. @BareskrimPolri @DivHumas_Polri
Nadiku @Nadiku18
4. Polisi @BareskrimPolri @DivHumas_Polri kalau mau tangkap @AkunTofa bukan pada cuitan soal Harun. Kurang tepat. Ada cuitan Tofa yang bermasalah. Tapi lagi-lagi ini muaranya politis. Laporan dari kubu 01, langsung ditindak.
Nadiku @Nadiku18
5. Buat para sahabat 02, tetap harus hati-hati. Cuitan apapun jika kalian pendukung @prabowo akan diproses cepat. Cepat diciduk meski kita sudah menghindar dari kejaran UU ITE, tetap saja bisa didicuk. Rezim sedang tak bersahabat.
Nadiku @Nadiku18
6. Saya pun diingatkan banyak orang dan salah satu yang mengingatkan saya jenderal TNI aktif. Jenderal pro @prabowo. Tapi saya hanya rempahan rengginang, insya Allah tak apa. Lucunya banyak yang sok bijak dari akun pendnukung 01 dengan didicuknya @AkunTofa. Biasalah cari pujian.
Nadiku @Nadiku18
7. Banyak netizen terjebak tampilan lahir @AkunTofa. Tofa terlalu banyak dipuja dn merasa banyak kawan di elit partai hingga mengubur sikap hati-hati. Ini bahaya. Medsos memang melahirkan tradisi tulis tp menyisakan tradisi lisan terlalu banyak. @BareskrimPolri @DivHumas_Polri
Nadiku @Nadiku18
Kalau berjuang itu harus ikut cara Baginda Nabi, taktis. Terlihat pasukannya sedikit tapi penuh strategi jitu menghabisi pasukan kafir quraisy. Baginda Nabi itu di depan loh kalau perang. Gak ngumpet. Itulah kenapa saya tantang @IndraJPiliang duel terbuka. Nunggu tanggal. Dorrr
Nadiku @Nadiku18
Orang yang terjebak tampilan lahir itu contohnya terkagum-kagum dengan badan tinggi besar. Dianggapnya yang tinggi besar itu pasti kuat. Yang kecil lemah. Hallah tuh tangan yang suka melambaiiiii, tinggi besar. Toh lemah. Bentar lagi masuk @KPK_RI Jangan terjebak tampilan lahir
Nadiku @Nadiku18
Cak Nun: Bagaimana Jakarta Ed? Saya : Jakarta dan Indonesia butuh Cak Nun Cak Nun: Apa yang harus saya kerjakan? Saya: Cak Nun harus turun gelanggang. Terjun langsung. pic.twitter.com/R20HhRsLTK
 Expand pic
 Expand pic
Login and hide ads.