0
Lucky Sebastian @gadtorade
Apa yang harusnya berbayar, kemudian jadi gratis, pasti banyak yang minat, seperti misalnya layanan #VPN. Bersama detik saya menjabarkan sedikit alasannya kenapa kita harus berhati-hati dengan VPN gratis di artikel ini: inet.detik.com/security/d-456… pic.twitter.com/cZyRaBVwJG
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Jalur umum internet kita seperti jalan raya yang dilewati banyak kendaraan, ada bus, mobil, motor,sepeda, pejalan kaki, dll Kalau kasus di negara kita sekarang ini, seperti beberapa tipe kendaraan (medsos) yg sementara dibatasi, misal bus medsos hanya boleh kecepatan 15KM/jam pic.twitter.com/anMwemwxvK
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Jalur #VPN ini sebenarnya identik dengan jalur yang lebih secure atau aman. Sama lah kayak kita naik MRT, harus lewat gerbang untuk masuk dengan bawa kartu "kunci" dan nanti keluar juga sama harus lewat tap gerbang lagi. (thread saya update pelan2 ya) pic.twitter.com/YKAGvh1q95
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Sejatinya #VPN ini banyak digunakan perusahaan besar, dan biasanya mereka memiliki VPN sendiri. Ini lebih menjamin data yang saling dikirimkan antara staf perusahaan lebih terjaga keamanannya. Mereka juga takut bocor kan datanya kalau jalur publik, misalnya skema next iPhone 😅 pic.twitter.com/3U1McVkH67
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Nah dengan #VPN, kita bisa berpindah geolokasi, atau cloacking, jadi ngga ketahuan kita akses dari mana, bisa jadi orang Amrik, bisa Jepang, dll. Ini seperti ramuan polyjuice di Harpot, kita nyamar jadi "orang lain" pic.twitter.com/p2uPiQIHc9
Expand pic
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Saya posting ulang lagi dr tweet dulu soal VPN, yg skrg booming. Dari 30 VPN gratis android & iOS yg banyak diunduh, sbgan besar dimiliki China, dan ditenggarai berpotensi malah mengumpulkan data dan kebiasaan kita 😅. Dalam daftar yg lebih panjang, bahkan ada yg disusupi malware pic.twitter.com/pjh1XjNPQc
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Atau berguna misalnya untuk kita cari barang belanjaan di internet, tapi ngga mau nanti dibuntuti iklan. Jadi karena dengan geolocation #VPN, kita tidak dikenali sebagai IP dari Indonesia, makanya kita bisa melewati batasan yang diberlakukan pemerintah untuk akses WA dkk. pic.twitter.com/EkP5rG8A1M
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Dengan #VPN walau web yang kita kunjungi tidak bisa melihat aslinya kita siapa, tetapi si penyedia layanan VPN bisa lihat dong aslinya kita siapa. Nah ini gunanya kita jangan asal main pilih VPN, karena mereka bisal logging kita ngapain aja di internet, atau profiling. pic.twitter.com/qlVKSai89N
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Karena pembuat layanan #VPN bisa memiliki intensi macam2. Setidaknya dengan layanan VPN berbayar, kita sedikit lebih percaya bahwa dari uang yg dibayar, mereka bisa membiayai layanan tanpa membocorkan data kita, dibanding layanan VPN free. Kita lihat beberapa contoh yg gratis: pic.twitter.com/CPYVYQpVqg
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Hotspot Shield walau berasal dari Amrik, dikabarkan malah menaruk cookies di browser kita dan melakukan logging kemana saja penggunanya berselancar, dan memberikan target iklan yg sesuai dgn data yg dikumpulkan. Layanan ini juga bisa me-redirect browser ke web rekanannya pic.twitter.com/nxEXwVQONg
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Betternet juga punya Amrik, layanan #VPN ini tidak membuat logs kemana saja penggunanya berselancar, tetapi saat dicek malware, dari 283 layanan VPN yg di test, Betternet menempati urutan ke-4 yg paling banyak mengandung malware. pic.twitter.com/nlRhljYCLT
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Hola #VPN ini punya Israel. Ternyata layanan VPN ini tidak memiliki enkripsi data, jd apa yang kita kirimkan bisa saja diintip pihak lain, seperti wanita dengan tas plastik bening, kita bisa lihat merek lipsticknya😅 Th 2015 data penggunanya digunakan untuk botnet melakukan DDos pic.twitter.com/y5NuRAJy0v
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
Nah bagaimana dengan sebagian besar #VPN free yang dimiliki China? Mengapa beresiko? Pemerintah China memiliki aturan bagi penyedia jasa VPN, yg kalau tidak diikuti bisa dipenjara, yaitu membuat logs atau data pengguna atau profiling. Jadi kapan saja data diperlukan...😅 pic.twitter.com/e7gl7U8m8p
Expand pic
Expand pic
Lucky Sebastian @gadtorade
One More Thing... Menurut riset 2017 tentang layanan #VPN , dari hampir 300 aplikasi VPN yang di test: 84% membocorkan log user 18% tidak memiliki enkripsi 38% mengandung malware pic.twitter.com/qaED3a9ba2

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.