8
GHOST WRITER - 4 JUNI 💋 @ernestprakasa
Jangan heran kalo cara apa pun digunakan untuk menggulingkan Jokowi. | Pemerintah akan pulangkan dana gelap WNI yg disembunyikan di Swiss: google.co.id/amp/s/nasional…

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly menandatangani perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Menteri Kehakiman Swiss Karin Keller-Sutter di Bernerhof Bern, Swiss, Senin, 4 Februari 2019, waktu setempat.

"Perjanjian MLA ini dapat digunakan untuk memerangi kejahatan di bidang perpajakan," kata Yasonna H Laoly melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 5 Februari 2019. Perjanjian yang terdiri dari 39 pasal itu mengatur ihwal bantuan hukum pelacakan, pembekuan, dan penyitaan hingga perampasan aset hasil tindak kejahatan.

Yasonna H Laoly berujar perjanjian itu merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk memastikan warga negara atau badan hukum Indonesia mematuhi peraturan perpajakan dan tidak melakukan kejahatan penggelapan pajak atau kejahatan perpajakan lainnya.

Pemerintah Indonesia, kata Yasonna, juga mengusulkan agar perjanjian itu bersifat retroaktif. Prinsip ini memungkinkan aparat untuk menjangkau tindak pidana yang telah terjadi sebelum adanya perjanjian, sepanjang putusan pengadilannya belum dilaksanakan.

Kepada Tempo yang menghubunginya, Laoly mengatakan proses negosiasi untuk sampai ke penanda-tanganan ini berlangsung alot dan bertahun-tahun. Sebab, “Swiss sangat menjaga keamanan dan kerahasiaan sistem perbankan mereka,” kata dia. "Dengan MLA kita bisa minta bantuan pemerintah Swiss mengusut proceeds of crime oleh WNI yang disimpan di Swiss.”

Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad menyebut perjanjian itu merupakan capaian kerja sama bantuan timbal balik pidana yang luar biasa. Dia menegaskan penandatanganan MLA ini menggenapi keberhasilan kerja sama bilateral Indonesia-Swiss di bidang ekonomi dan sosial budaya.

Sebelum kesepakatan ini diteken, pemerintah Indonesia dan Swiss telah berunding dua kali. Perundingan pertama terjadi di Bali pada 2015, sedangkan yang kedua pada 2017 di Bern, Swiss.

Menurut Muliaman, penandatanganan MLA ini sejalan dengan Nawacita dan arahan Presiden Joko Widodo, terutama menyangkut platform kerja sama hukum untuk pemberantasan korupsi dan pengembalian aset hasil korupsi. Indonesia adalah negara kesepuluh di Asia yang menandatangani perjanjian MLA dengan Swiss. “Ini adalah follow up pidato presiden pada peringatan hari korupsi sedunia tahun lalu.”

sumber: nasional.tempo.co

andika ™ 🐺 @AndikaSugiarto
@ernestprakasa Kesannya dibawah yang ribut dengan tema agama, namun sejatinya ‘elite’ berebut kuasa dan ketakutan apabila akses kekayaannya semakin dibatasi.
Shan @_happypeace_
@ernestprakasa @katazalfa pantesan kel Cendana panik banget ya, pengen banget pemerintah an Jokowi tumbang, sampe turun turun ke jalan nemuin para demostran
🕷️ @kidnarizky
@ernestprakasa @leonisecret Sedikit demi sedikit mulai paham, kenapa bpk prabowo dan ibu titik suharto getol ingin merebut kekuasaan dari pemerintahan jkw ~ 😌😌 m.detik.com/news/berita/d-…
ngejimak ngulama 1,2,3,dst....dst @justdanoel
@ernestprakasa @MarikaRahman_ ye emang ini alasan utamanya....mafia dan bekas2 koruptor pada takut dimiskinkan.judulnya ganti rezim biar rencana itu bsa di batalkan. dr awal, pembubaran petral dan akuisisi freeport aja udah buat "mereka" gerah.
🍓Yeka🍅 @novel_TEBUS
@eggmau @rifz @ernestprakasa Bukannya 120 T itupun masih isu. Dulu ada yg bilang disimpen di kuburan ibusuri hehe ada aja
🍓Yeka🍅 @novel_TEBUS
@ernestprakasa Tulisan Majalah TIME tahun 1999. Waow 9 milyar dolar (tahun 1999). Sekarang tahun 2019, kalau didepositakan sudah berbunga berapa ya? Pasti berlipat2. content.time.com/time/world/art… pic.twitter.com/BHpWwjMVSx
 Expand pic
 Expand pic
Brunowicaksono @Bruno34622009
@novel_TEBUS @ernestprakasa ..utk biaya kalaj saja 1,4T itu kecil...horang menabur duit hingga 10 T aja ndak masalah kok....agamis ya?
Anastasia Yulianti @Anastasia_0107
@novel_TEBUS @ernestprakasa Itu kalo karakter twitter jaman dulu yg masih 140 karakter masih cukup ngga ya buat nulis angka nolnya... 😳
Jafar @jafarash13
@KTjahyana @Shodiq76131221 @novel_TEBUS @ernestprakasa People power belum selesai. Korban baru 6 belum 100-200 orang seperti yg direncanakan waspadalah youtu.be/Evow9Lk_Dxw
 Expand pic
Linda @linda_djuhary
@ernestprakasa Udah baca ini dari 3bln lalu. Bahkan tau dr nyokap. Tp gw googling dulu, agar tdk termakan hoax. Dan ternyata make sense, dgn predikat pa ato as the most corrupt Leader by Forbes Mag, dgn dana gelap 15-35 bill USD 😱 google.co.id/amp/s/www.forb…
siyap plesiden @happyhappysaja
@_happypeace_ @ernestprakasa @katazalfa Nyonya sampe turun kejalan buat mastiin yg nanti akan rusuh tampangnya gmna aja😂
Elly Yulia Pramita @ellyyumita
@novel_TEBUS @ernestprakasa Lumayan ini dananya buat bangun infrastruktur dan benahi sekolah negeri 🤔
saiful anwar @iphoole
@kidnarizky @ernestprakasa @leonisecret Gold : mengambil kembali kekayaan bangsa yang dikuasai individu Dan golongan Glory : kejayaan ekonomi, sosial, politik, dsb InsyaAllah akan terwujud nyata Gospel : kebebasan beragama - berkeyakinan dalam kerukunan kerakyatan Bangsa Indonesia
easy tiger @scottandschrute
@novel_TEBUS @ernestprakasa 19 hektar ?? wkkwkwkwkwkkkkwkwkkwkwkkwkwkwkwkwwkwkwkwkwkkwwkwkwkwkwkwkwkkwkw
Temen Nasi Goreng @Nurajis66
@novel_TEBUS @ernestprakasa Aku kepo ttg isinya tpi aku kgak busa bhsa inggris 😢
Load Remaining (6)

Comment

Aji Saka @AjiSak41309 27/05/2019 14:33:10 WIB
Omong kosong,rezim byk pengkondisian..kl memang benar nyata adanya,apa sulitnya skrg jg tarik dana tsb dr swiss kan sdh terjadi kesepakatan antara indo dgn swiss.Pembelokan mslh yg sbnrnya dan cocoklogi yg dipaksakan. Nanti akn tahu yg sbnrnya!!
Login and hide ads.