Kritik AHY Kebukti, PT 20 Persen Menuai Konflik Dan Polarisasi

Chirpified
0
Hara Syifa @harasyifaaa

Semua kekhawatiran yang dulu pernah disuarakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tentang potensi terciptanya konflik akibat pemberlakuan presidential threshold (PT), rupanya kini menjadi kenyataan.

23/05/2019 06:12:24 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Situasi Ibu Kota sudah buncah, darah telah tertumpah, semua itu hanya karena ambisi berkuasa elite politik yang tak peduli bangsa ini terbelah. #JokowiMundurlah pic.twitter.com/OUPijf4Iu8

23/05/2019 06:16:33 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Saat ini, sebagian rakyat tengah berhadap-hadapan dengan aparat keamanan, imbas dari polarisasi yang sudah kian menajam. pic.twitter.com/EKG0RZJsjL

23/05/2019 06:14:12 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Saat memberikan orasi politik di Djakarta Theater pada awal tahun lalu, AHY sudah mengingatkan akan bahaya PT atau ambang batas partai politik dan gabungan partai politik dalam mencalonkan presiden dan wakil presiden sebesar 20 persen. #JokowiMundurlah pic.twitter.com/KfRqqTqQvD

23/05/2019 06:17:15 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

Bagi dia, PT 20 persen itu berpotensi membelah bangsa karena terbatasnya pilihan calon pemimpin. Sebagaimana kita tahu, sejak Pilpres 2014 silam, bangsa ini masih terpolarisasi menjadi dua kubu yang saling bertentangan. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:18:04 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Pendukung pemerintah dan oposisi. Pertikaian kedua kubu ini barang tentu akan semakin memanas jika mereka harus kembali berhadapan dalam perebutan kekuasaan di 2019. Dan, memang, itulah yang terjadi saat sekarang. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:18:38 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Sudah enam korban tewas karena pendukung oposisi tidak menerima hasil pemilu yang memenangkan petahana. Jika jujur melihat, penolakan mereka bukan hanya sekedar karena alasan kecurangan yang diduga telah dilakukan. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:19:10 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Melainkan juga karena mereka memang sudah tidak menghendaki lawan politiknya untuk kembali berkuasa di periode kedua. Inilah imbas dari polarisasi yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:19:48 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Perbedaan pandangan dan pilihan politik, seringkali membuat rakyat berdebat kusir, membela pilihannya masing-masing secara subjektif dan membabi-buta. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:20:24 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Kita tidak lagi mau mendengar dan melihat secara jernih dan jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi. Memang sudah lama kita bertengkar, saling mengutuk dan menyumpahi. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:21:07 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Itu membuat kita tak lagi bangga kepada negeri ini. Indonesia yang dulu dipuja Bung Karno sebagai 'Ibu Pertiwi', seakan sudah kehilangan keagungannya. Itu semua terjadi karena tabiat para politisi yang brengsek. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:21:47 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Mereka hanya peduli dengan kekuasaan, sementara rakyat dibiarkan saling 'bunuh-bunuhan'. Kita menjadi saling membenci, karena elite politik yang terus saja bertikai. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:22:47 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Pada puncaknya, semua kalangan menjadikan ajang perhelatan demokrasi ini sebagai saranan memaksakan keyakinan dan pilihan politik mereka masing-masing. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:23:14 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Kondisi ini yang menyebabkan konflik berdarah antar anak bangsa akhirnya tercipta. Karena itu, hendaknya kita semua bisa menghentikan pertikaian ini dengan segera. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:24:25 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Jangan lagi ada darah yang tumpah hanya karena rebutan kursi presiden yang sifatnya cuma sementara. Kita mesti saling intropeksi diri dan memulai rekonsiliasi. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:24:52 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Beberapa waktu lalu, AHY juga menyerukan hal ini. Ia meminta agar rakyat kembali bergandengan tangan dan melakukan rekonsiliasi nasional. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:25:14 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Demokrasi memang tidak sederhana, tetapi kita telah bersetuju memilihnya untuk membangun bangsa ini. Maka, tak ada pilihan lain kecuali kita harus belajar keras memahami makna ajaran itu. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:26:18 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

Termasuk belajar berpolitik dengan baik, tanpa memakai kekerasan dan kecurangan dalam memperebutkan kekuasaan. #JokowiMundurlah

23/05/2019 06:26:35 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!