0
turispaspasan @Iwanpiliang7
1. #DemokrasiWarisan di dalam demokrasi menjadi industri hal biasa anak, menantu, hingga cucu duduk terjun ke politik. Lazim. Persoalan kita dlm Indonesia bereformasi, demokrasi memang tidak menjadi idiologi. Jika demokrasi menjadi idiologi, Caleg acuan utamanya pasti:
turispaspasan @Iwanpiliang7
2. DemokrasiWarisan acuannya integritas, peran dan porto folio di dalam dan membangun peradaban. Maka walaupun ada Caleg ingusan, tak jelas kiprah bagi peradaban, pun kita tak oaham buku yg dibaca, bisa Caleg jadi karena demokrasi terjerembab ke industri.
turispaspasan @Iwanpiliang7
3. #DemokraasiWarisna. Pun begitu juga di eksekutif, toh spt tadi saya tulis di demokrasi menjadi industri, anak pejabat, anak presiden, anak konglomerat, anak ketua partai atau pentolan partai sah dan boleh saja "mewarisi" orang tuanya. Seakan semua sah dan sah utk disahkan
turispaspasan @Iwanpiliang7
4.#demokrasiWarisan acap tak memberi harapan kepada warga kebanyakan. Sistem Kerajaan lbh ada kepastian hope. Cth jika raja berkuasa zalim, maka ada harapan kepada anak penggantinya baik, adil. Ada acuan waktu bisa dipatok tunggu, tunggu wafat sang raja di usi 70 cth.
turispaspasan @Iwanpiliang7
5. #DemokrasiWarisan bkn berarti tak ada yg baik juga dari pola "warisan" ini, namun dominan lbh banyak mudaratnya karena demokrasi sbg harapan perubahan bagi kebanyakan pasti akan terkooptasi. Dan demokrasi sejatinya bukan firma, bukan pt, bukan cv, bukan pula koperasi
turispaspasan @Iwanpiliang7
6. #DemokrasiWarisan kami ke anak2 secara ekstrim sdh bilang tidak meninggalkan harta sesenpun, tmsk rmh, mbl dst. Akan tetapi jika ingin sekolah kami upayakan semaksimal kami mampu. Belakangan baca manausia super kaya Bill Gates juga sdh lama bikin wasiat nol harta utk anaknya
turispaspasan @Iwanpiliang7
7. #DemokrasiWarisan logika kami anak dilahirkan ke bumi py rejeki sendiri, py arah perjalanan sendiri. Lbh dari itu jika sdh ditanamkan sikap spartan, anak lahir menjadi generasi lbh hebat dari kita orangtuanya. Saya blm membaca apakah demikian pula yg diparadigmakan Gates?
turispaspasan @Iwanpiliang7
8. #DemokrasiWarisan berkaca ke sejarah, dominan pendiri, tokoh bangsa silam, terutama mereka dari Sumbar, sy amati keluarga mereka dari orang sederhana. Tapi kegigihan menuntut ilmu, kegigihan membaca buku, keuletan mencari uang membayar pendidikan membuat mrk jadi sesuatu
turispaspasan @Iwanpiliang7
9. #DemokrasiWarisan mereka itu tampil ke kancah politik logikanya jernih. Bertutur logis. Mereka paham bahasa logika. Mereka taat ke SPOK dan pengertian dasar diakui bangsa, negara. Mereka beradab, krn dari kampung sana diajari sblm ngaji alif ba, ta, sa belajar fiqih adab
turispaspasan @Iwanpiliang7
10. #DemokrasiWarisan lebih dari itu semua, mereka terjum ke politik di benaknya sudah terpatri membangun maju peradaban, bukan sebaliknya. Dalam demokrasi luas memang semua orang merdeka-ria boleh jadi apa saja tmsk anak presiden kemudian jadi presiden.
turispaspasan @Iwanpiliang7
11. #DemokrasiWarisan boleh. Kalau dilarang menjadi tak demokratis. Cuma itu tadi jk sikonnya demokrasi kita terjerembab menjadi ndustri bukan lagi menjadi idiologi, pola anak, menantu cucu, masuk politik, akhirnya menjadi tanya bagi warga kebnyakan, terutama mereka di warga
turispaspasan @Iwanpiliang7
12. #DemokrasiWarisan terutama mereka di warga, punya portofolio dalam membangun peradaban, walau mulia, cuma kantungnya tdk melimpah, mrk tak bisa tampil ke gelanggang politik beri arah kemajuan bangsa. Mereka akhirnya semcam warga kelas dua ibarat nonton bola di luar pagar.
turispaspasan @Iwanpiliang7
13. #DemokrasiWarisan maka saya cenderung menilai demokrasi demikian jauh lbh rusak drpd sistem Kerajaan, jauh dari cita-cita pendiri bangsa, apalagi disetarakan dg julukan demokrasi Pancasila. Solusinya? Tentu di benak sy ada. Tapi kultwit singkat, itu saja dulu.🙏
Login and hide ads.