0
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Saya masih amat ingat sore itu; sore usai pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta. Meskipun belum ada pengumuman resmi KPU, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara ksatria mengakui kekalahannya dalam kompetisi politik di ibu kota Indonesia. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/N3qQbQPaUf
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Atas nama pribadi, dan pasangan cawagubnya Sylviana Murni, AHY mengucapkan terima kasih dan mohon maaf karena belum sukses memenuhi harapan pendukungnya. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/DUR7pCKZwz
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Hasil Pilkada itu sebenarnya tidak terlalu mengecewakan. Meskipun dibully sebagai "anak ingusan", AHY-Sylvi sempat jadi pemuncak survei-survei politik. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Kampanye ala AHY-Sylvi menjadi tren yang diadopsi oleh banyak paslon pilkada di daerah-daerah lain. AHY effect menular ke seantero nusantara. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Ketika itu, sebagai pendatang baru dalam jagad politik nusantara, perolehan 17 % suara AHY-Sylvi pun tidak terlalu mengecewakan. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Tanpa bermaksud mengecilkan para politisi senior, pencapaian itu jauh lebih besar ketimbang Alex Noedin-Nono Sampono (4,67%) atau Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini (11,72%) di Pilkada Jakarta 2012. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/opVBdamsRL
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Tapi terus terang, saya termasuk yang berduka sore itu. Kenapa kok AHY langsung nyerah? Padahal, saya yakin ada tangan-tangan jahat yang meninju AHY dari segala penjuru. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/aHZd1yhiov
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Aktor-aktor lama silih-berganti nongol, bahkan residivis kasus pembunuhan, untuk menjegal perjuangan kami. Lagipula, masih ada ruang di Bawaslu dan MK untuk melanjutkan perjuangan. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
AHY mengajak kami menerima kekalahan ini secara terbuka dan lapangan dada. Kami kalah, tapi kalah dengan terhormat. Sometime we win sometime we learn, demikian pesan AHY yang saya ingat. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Alih-alih, pidato kekalahan AHY malah disampaikan secara tenang, terang, tulus dan bernas. Tak ada provokasi menolak hasil Pilkada. Tidak ada rencana geruduk sana-sini, apalagi menyalahkan pihak-pihak lain. #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Belakangan saya paham kalau keputusan AHY itu bukan serampangan. Malahan, itu keputusan yang amat bijak. Situasi DKI Jakarta, bahkan menyebar ke seantero Nusantara, sedang panas-panasnya. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Ada aksi jutaan massa berjilid-jilid dari kedua poros. Bibit perpecahan bangsa akibat fanatisme politik, politik identitas sampai hoaks sedang gila-gilaan kala itu. Terlalu naif bila AHY menyiram bensin dalam kebakaran itu. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Sejak hari itu saya paham kalau "anak ingusan" ini sudah lulus ujian kebangsaan. Sisi patriotime seorang AHY sukses menyintas godaan berkuasa dengan menghalalkan segala cara. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Pilkada DKI Jakarta adalah kawah candradimuka yang menempa AHY menjadi calon pemimpin masa depan bangsa ini. Dan sebulan terakhir ini, AHY sudah membuktikannya. AHY menyerukan rekonsiliasi di tengah dua poros yang saling hajar-menghajar. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Dengan sadar AHY melawan arus utama. AHY muncul berulang-ulang, dan berulang-ulang pula karakternya ditikam. Meskipun berdarah-darah, AHY tetap teguh menempuh jalan patriotisme. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
AHY mengorbankan diri untuk kepentingan yang lebih besar, yakni mengendurkan ketegangan politik yang merusak jalinan persatuan bangsa. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Dua kali sudah "anak ingusan" ini menjawab panggilan ibu pertiwi. Bagaimana dengan seniornya: Jokowi-Ma'ruf Amin serta Prabowo-Sandiaga? Apakah mereka akan lulus ujian sejarah Pilpres 2019? #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/AuBejzLWL6
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Ya, rekapitulasi suara tingkat nasional untuk Pilpres 2019 sudah rampung. Dari 34 provinsi di Indonesia, nyata sudah kalau perolehan suara paslon 01 lebih unggul dari 02. Tapi keunggulan ini masih bersifat sementara. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy pic.twitter.com/h1pKHfcJmK
 Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Mahkamah Konstitusi punya wewenang untuk mengubah hasil rekapitulasi suara tersebut. Jadi pertanyaannya bukan ditujukan kepada MK. Tapi pada kedua paslon dan pendukungnya. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Apakah mereka mau menahan diri untuk kepentingan yang lebih besar? Atau mereka mau bikin ribut untuk mengekspresikan kegembiraan atau kekecewaaan? #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
Jokowi-Ma'ruf Amin serta Prabowo-Sandiaga sedang menghadapi ujian patriotisme mereka. Apakah mereka akan lulus? Atau mereka bakal gagal? Kita akan segera tahu jawabannya dalam dua-tiga hari mendatang. #SaveOurDemocracy #SaveOurDemocracy
Login and hide ads.