0
## @petrikour
[PERNAH MENILAI ORANG DARI COVERNYA? TAKUT SAMA ANAK-ANAK PUNK DI JALANAN?] ㅡsebuah thread, kilas balik aksi Heart Of Punk by @kita.juragan (on instagram) dan segemercik kisah dari anak-anak punk. pic.twitter.com/hg7dZaoN3s
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
## @petrikour
Kadang kala penuh rasa takut kalau sudah bertemu anak jalanan di angkot atau jalan umum. Pandangan kita seolah buruk terhadap mereka yang "katanya" sering membuat ulah. Jujur saja, dulu saya juga sempat berpikir seperti itu. Mengeneralisir semua anak jalanan.
## @petrikour
Hingga pada suatu saat saya tergabung dengan komunitas Kita Juragan yang memiliki slogan semua bisa berbagi kebahagiaan, mencapai di angka 1 tahun. Kami ingin membuat aksi yg berbeda daripada aksi-aksi kebaikan sebelumnya, yang biasanya kiat yang terjun langsung sama volunteer
## @petrikour
Menunjukan poin utama dalam slogan kami. "semua bisa jadi JURAGAN. Semua bisa #BerbagiKebahagiaan Sampai muncullah ide untuk mengajak anak-anak komunitas punk muslim untuk berbagi bersama komunitas kami ini, mereka yang terjun langsung
## @petrikour
Agak lucu sebenarnya waktu rapat buat diskusiin ide ini. "gIMANA KALO NANTI KITA KASIH MAKANANNYA, SAMA MEREKA MALAH DI JUAL...." "reaksi masyarakat bakal takit ga ya tbtb dikasih sama mereka" "Bakal gimana ya mereka nanti menyikapi pandangan dr masyarakat pas aksi ini?"
## @petrikour
Tapi itu lah sisi unik dari kegiatan yang kami namai Heart Of Punk ini. Kalau anak-anak yang sering dianggap buruk oleh masyarakat, juga bisa berbuat baik. Mereka juga punya hati yang tulus. Itu loh.
## @petrikour
Ketika membuka donasi dan volunteer untuk aksi ini, kita targetkan ga begitu banyak terima volunteer. Cukup 3-5 aja Untuk donasi, target kita 2.000.000 dlm seminggu. Ini lebih besar dari target dinasi sebelumnya yang biasanya 1-1.5jt. Dan yap, alhamdulillah responnya positif bgt pic.twitter.com/N1dWbwy3QY
Expand pic
## @petrikour
Yap, tepat pada hari Minggu, 20 Mei 2019, Ramadhan kali ini jauh berbeda dari ramadhan biasanya yang saya dan teman-teman lewati. Aksi ini kerja sama dengan Seniman Terminal (anak-anak jalanan sekitar depok) yang akan turun langsung ke jalan untuk memberikan 100 takjil gratis❤ pic.twitter.com/DEfCKXyuvW
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
## @petrikour
Benar dugaan kami, akan lucu reaksi masyarakat. Ada yg terkejut, tukang angkot memberikan klakson mendadak (mungkin biasa gelut sama anak punk), anak pengamen kecil yg senang sekali, bahkan smp Pengamanan Lingkungan Kampus UI (PLK) sempat saling pelototan mata sama anak2 punk. pic.twitter.com/so0lsOe8eZ
Expand pic
## @petrikour
Tapi saya sangat tertegun dengan semangat mereka. Hati mereka benar-benar baik dan tulus. Sesi yang paling saya sukai dari aksi kemarin adalah dimana setelah kami berbuka bersama dengan anak punk di Masjid Ukhuwah Islamiyyah UI, kami sempat berbagi cerita, nih
## @petrikour
Salah satu penggagas Terminal Senter, Bapak Wawan bilang, "Mereka ini memang tampak sangar. Tapi hatinya bak hellokitty. Lembut sekali." Tapi benar. Mereka ini penuh guyon, penuh ketawa selagi bagi-bagi takjil. Tapi waktu diingatkan tentang solat dan ngaji, langsung kalem.
## @petrikour
Akhirnya mulai lah sesi tanya jawab sama mereka. Terpancing lah untuk tanya sama yang bertatto sampai wajah, "gimana berawal bisa bertatto, gitu? Sampai wajah lagi." Mau kisah dibaliknya? Pedih sekali. pic.twitter.com/6ESJMkW55g
Expand pic
## @petrikour
Maaf, lupa namanya siapa. Ga pinter hafal nama. Dia cerita, semua tatto yang dia miliki ini adalah bentuk rasa sakit dan pelariannya ketika Ibu nya meninggal dunia, satu-satunya orang yang dia rasa paling berharga dan dimilikinya.
## @petrikour
Dan setelah itu, keluarga tak ada yang menerima keberadaannya. Dia merasa tidak ada yang mau mengurusnya sehingga tidak ada lagi istilah "keluarga" dalam konteks yang sebenarnya. Sungguh memukul hingga akhirnya dia memutuskan pergi meninggalkan rumah dan keluarganya itu.
## @petrikour
Awalnya belum nakal, hingga ia pergi mencari keluarga di jalanan. "Saya cari orang yang mau nerima saya, saya cari keluarga." Lalu dia menangis. Aduh, saya liatnya ga sanggup. Arti keluarga itu besar banget loh dan bis mempengaruhi kita juga
## @petrikour
Bahkan setiap tatto ditubuhnya menandakan cerita, mengartikan kesedihannya tentang jalalan Dan tatto yang paling berkesan salah satunya tentang ibunya. Disebelah tangan kanan, ia gambarkan itu sebagai tanda mengingat.
## @petrikour
Ada lagi cerita anak punk lainnya yg sangat menonjol, dia dari marauke, namanya Ambon. Ambon sering diguyon teman2 punk nya, "bikin tatto tapi ga pernah keliatan!"🤣 Kami pun tertarik bertanya lagi, "Bagaimana bisa sampai jakarta?" "Dikirim pake paket" disaut teman yg lain 🙃 pic.twitter.com/8RJbk8KAN2
Expand pic
## @petrikour
Dengan gelak tawa, Ambon angkat bicara, "dari kecil saya dibuang keluarga saya dari Marauke. Saya juga gatau gimana bisa sampe sini. Intinya saya diangkat sama keluarga jawa dan sekolahin sampe SMP" Katanya pernah ditertawakan di sekolah. Dan dia juga mempertanyakan "keluarga"
## @petrikour
"Ambon mau balik lagi ke Marauke, gak?" "Gak mau, lah. Buat apa. Saya juga udah males dan capek. Gatau siapa-siapa." Istilah keluarga, kasih sayang, dan penghargaan menjadi sangat berharga. Ambon benar-benar ga menunjukan rasa sedihnya. Dibiarkan mengalir begitu aja.
## @petrikour
Ada yang luar biasa, namanya Edo, dari Padang. Hafal 4 Juz Al-quran Dia pernah menjadi santri. Dan pernah merasakan sakit hati yang tidak dijabarkan. Hingga akhirnya memutuskan jauh dari dunianya lalu mencari dunia lain di jalanan selama 14 tahun dan hafalan qurannya hilang. pic.twitter.com/IWLYEI2rY9
Expand pic
Expand pic
## @petrikour
Ketika bertemu dengan komunitas terminal ini, hatinya senang sekali. "Saya benar2 ingin kembali. Saya butuh bantuan" Dan dia semangat sekali intuk memgembalikan hafalan-hafalannya tersebut setelah 14 tahun lamanya.
nadd 🦄 @optxmxsbaeby
@petrikour @kita Thanks to kak dhila aku jadi beneran tau arti kata "don't judge by the cover" karna pada dasarnya gamudah buat nerapin kata kata sederhana itu 🙂
## @petrikour
Ketika maghrib, mereka berjamaah dan setelah solat mereka setoran hafalan Ar-Rahman. Saya tersentuh sekali. Walaupun mereka masih terbata-bata dan hanya beberapa ayat, nampak jelas saya melihat wajah mereka yang benar-benar mau berusaha dan belajar. pic.twitter.com/NI403ona3c
Crush @aesthetichika
@petrikour @kita Mau nambahin sist, kakakku juga dulu pernah jadi anak punk, sampe ngamen dijalan dan sbgnya. Sampe ortu cape nanggepinnya gmn lagi, tapi kakakku blg "kalian cmn gatau kalau dibalik itu, kita(anak punk) lebih peduli drpd kalian yg cmn ngomong doang" dan bnr aja dia sama temen2nya-
Crush @aesthetichika
@petrikour @kita Sering adain baksos ke bbrp tempat, sering kasih takjil kalau pas lagi bulan puasa. Uang hasil ngamen lebih dominan dipake untuk hal - hal positif. Tp kdg masih aja ada org yg gak mau nerima pemberian dari anak punk dan blg "takut diracun" blablabla.
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.