0
Hara Syifa @harasyifaaa
Pasca pemilu 2019, Zulhas yang mendukung Prabowo-Sandi setidaknya tercatat sudah dua kali melakukan pertemuan resmi dengan Jokowi. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/AF8eTCv5LP
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Pertemuan pertama berlangsung pada Rabu (24/4/2019) pada pelantikan Murad Ismail dan Barbanas Orno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Pertemuan kedua, dibalut dengan agenda buka puasa pada Jumat (10/5/2019). #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/qVmwDO9qmO
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Info terbaru, juga diberitakan Zulhas telah memberikan selamat kepada cawapres petahana, Ma'ruf Amin, saat acara buka bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Minggu 19 Mei 2019. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/zFKA8s7ErO
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
"Pak Kiai selamat. Walaupun nanti tanggal 22 (Mei) tapi saya ucapkan selamat," kata Zulhas. Usai singgah dan memberikan ucapan selamat, pada hari yang sama, Zulhas melanjutkan manuver politiknya. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/RXgDzANblI
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
dengan melakukan pertemuan 'gelap-gelapan' dengan jajaran struktur utama Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat. #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
Pertemuan itu dihadiri semua petinggi TKN dan sejumlah sekretaris jenderal partai dan ketua umum partai pendukung petahana. Hadir diantaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, dan Bendahara TKN Wahyu Sakti Trenggono. Dari semua rangkaian pertemuan dan desas-desus PAN yang bakal kembali loncat pagar mendukung petahana (seperti pilpres 2014). #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
hebat dan super dupernya, tak satupun serangan ataupun hujatan baik itu dari kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi maupun dari warganet yang menganggap langkah Zulhas dan PAN sebagai pengkhianat perjuangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/Fv2p5WfbZp
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Hal ini tentu sangat berbeda jika kita melihat serangan kepada Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hanya bertemu Jokowi satu kali pasca pemilu 2019, dan pertemuan itupun lantaran atas undangan Jokowi, bukan inisiatif ataupun manuver politik. pic.twitter.com/43bEiK2lFO
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Labelling pengkhianat dan serangan brutal oleh kubu 02 serta warganet yang terprovokasi tidak hanya ditujukan pada AHY dan Partai Demokrat. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/azliOehIuR
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
tapi juga dialamatkan kepada Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono yang tengah berjuang untuk kesembuhannya dari penyakit kanker darah. #HariKebangkitanNasional pic.twitter.com/fa0sTNqAmL
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Tak jarang, serangan tersebut tidak lagi hanya brutal, tapi sudah termasuk kategori keji, biadab, dan tidak berperikemanusiaan. #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan merupakan sosok yang super duper. Kalau boleh berasumsi, mungkin beliau punya 'jimat' anti bully, sehingga tindak tanduknya serta manuver partainya aman dari hujatan kubu 02. #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
Jimat itu mungkin bisa jadi berupa pengasih, atau jimat yang ditanam di Kartanegara (baca: Amien Rais) agar PAN tidak diganggu dan diserang. #HariKebangkitanNasional
Hara Syifa @harasyifaaa
Atau nih, kalau lagi-lagi boleh beramsumsi, jangan-jangan pria yang akrab disapa Zulhas dan partai yang dipimpinnya memang tidak dianggap atau tidak terlalu diperhitungkan oleh tokoh maupun elite politik lainnya. #HariKebangkitanNasional

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.