1

Tim Polres Bogor Kota menangkap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Bogor Iyus Khaerunnas terkait dengan ajakan perlawanan dalam video yang beredar di media sosial. Iyus kini sudah ditetapkan menjadi tersangka.

detikcom @detikcom

Official Twitter of https://t.co/oOBkZ1EQMA. redaksi@detik.com | promosi@detik.com | Android: https://t.co/uBAYnisH9r iPhone: https://t.co/36uDqdyxKN

https://t.co/oOBkZ1EQMA
detikcom @detikcom
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Bogor, Iyus Khaerunnas, diciduk pihak kepolisian! Gegara bicara komunisme dan perlawanan? #gnpfu iyuskhaerunnas 20.detik.com/detikflash/201…
Sumpena upen @SumpenaUpen
@detikcom binatang liar yang membayakan lingkungan memang lebih bijak dikandang
edigembor @EdigemborGe
@detikcom WKWWKKWKW MASIH AJA GOBLOK...TERUS KALIAN MASUK PENJARA DI JENGUK PRABOWO GITU???KALIAN ITU CUMAN PION KAMPRET..YG SE ENAK JIDAT MEREKA ATUR KALIAN...PLEASE G KASIAN AMA KELUARGA APA KALO KALIAN MASUK BUI...MIKIR PREEET
Duke of Bantarjati @KuyungIval
@detikcom Isu komunisme seperti apa sih yang muncul? apa kejadian atau kegiatan konkret yang kemudian dijadikan dasar sebagai tolak belakang kebangkitan komunis? Apa yang dimaksud 'Masif' disini? lini kehidupan apa yang digerogoti? duh
Affairyanto @ann_reaffair
@detikcom Kalau hanya bicara semua orang bisa, bahkan sebagian jago nya bicara, tapi ketika harus membuktikan apa yang diucapkan maka buang hajat di celana adalah yang paling sering terjadi.
Rakhmad Irawan @RakhmadIrawan3
@detikcom Siapapun yang menjelek-jelek Komunis pasti masuk penjara. Contohnya Ust Tanjung. Jangan heran! #KembalikanKedaulatanRakyat #SaveDokterAniHasibuan #RakyatBerkuasaNegaraBerdaulat
detikcom @detikcom
Sah! Polres Bogor Kota menetapkan Ketua GNPF-U Bogor Iyus Khaerunnas sebagai tersangka. Pernyataan seperti apa sih yang bikin ketua GNPF-U Bogor jadi tersangka? #gnpfu #bogor news.detik.com/berita/d-45546…

Iyus ditangkap pada hari Jumat (17/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dan atau Pasal 160 KUHPidana.

Dalam video yang beredar, Iyus mengaitkan isu dugaan kecurangan pemilu dengan komunisme. Dia mengajak seluruh umat Islam untuk melakukan perlawanan.

"Kita melihat bahwa fenomena atau fakta-fakta kecurangan di lapangan terkait dengan Pemilu juga terkait dengan isu komunisme yang muncul sekarang ini, terutama komunisme yang berurat, berakar dari negeri China, yang sekarang sudah sangat masif menggerogoti semua lini kita, maka harus kita lawan," demikian petikan pernyataan Iyus dalam video yang beredar di media sosial.

Berikut pernyataan lengkap Iyus yang menjadikannya sebagai tersangka:

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Kita tahu bahwa Ramadhan bukan hanya syahrul Quran, syahrul mubarak, tapi juga syahrul jihad. Oleh karena itu, diupayakan kepada seluruh umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia yang merasa dirinya peduli terhadap bangsa ini, kita melihat bahwa fenomena atau fakta-fakta kecurangan di lapangan terkait dengan Pemilu juga terkait dengan isu komunisme yang muncul sekarang ini, terutama komunisme yang berurat, berakar dari negeri China, yang sekarang sudah sangat masif menggerogoti semua lini kita, maka harus kita lawan.

Oleh karena itu, Ramadhan ini 1440 H adalah momentum seluruh kekuatan umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia untuk hadir, bangkit, dan melawan. Oleh karena itu, kepada semua ikhwah atau saudaraku sekalian, agar kalian bisa turun nanti sesuai dengan instruksi yang kita berikan nanti. Mudah-mudahan kita tetap dalam keadaan bersatu dan kita bersyukur kepada nikmat Allah SWT yang begitu besar kepada kita, semangat badar kita bangkitkan, semangat perlawanan kita bangkitkan, terutama pada isu-isu komunisme yang sangat masif sekarang berkembang di tengah-tengah kita.

Dan oleh karena itu, jihad tentu saja sebagai bagian dari perjuangan umat Islam dan kita mengambil paket lengkap kekuatan umat Islam itu bukan hanya akidah, zikir, ibadah, dan sebagainya. Tapi juga puncaknya adalah jihad fisabilillah. Ayo kita gerakkan sama-sama dan kita bangkit bersama. Takbir!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

edigembor @EdigemborGe
@detikcom KAAN KAMPRET LAGI...GUE HERAN KALIAN ITU MAKEK AKAL G SIH???SI CAPRES AJA LO SANTAI LAGI DI LUAR NEGERI...SEDANGKAN KALIAN DAPAT APA???MASUK BUI KAN??G KASIAN KELUARGA KALIAN??JGN STUPID KAMPRET...KALIAN ITU CUMAN PION YG DI GOBLOKIN SAJA
Big Fans of Prince @realprincetotty
@detikcom Ditangkef gak rugi. Sudah terima karduz. Bebas juga fercuma. nganggur..
No KoRuf_si😕 @Daniriyadi9
@detikcom Alhamdulillah... Kesabaran kami masih ditambah,puasa,haus,panas eh baca berita katanya sudah Sah. Semoga Polisi NKRI menjunjung tinggi nilai Keadilan,bukan Menjunjung pesanan
Bhakti Pradana @PradanaBhakti
@detikcom "...terutama komunisme yang berurat, berakar dari negeri China, yang sekarang sudah sangat masif menggerogoti semua lini kita, maka harus kita lawan," demikian petikan pernyataan Iyus. Onta gurun, kelakuannya sendiri, udah kayak komunis, bikin agitasi & provokasi massa..
Taufiq Al Ayyubi @TaufiqAlAyyubi1
@detikcom Ya gk slah dong pak, kan di peribahasa jga sdah ada, tuntutlah ilmu sampai ke negeri china.
Didok99 @Didok991
@detikcom Knapa sih sp begitunya ? Apakah tdk senang kalo rakyat hidup rukun damai spt dlm ajaran agama Islam yg damai ?
skully skull @HardSkully
@detikcom Freedom comes with responsibility 🙏🏼

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.