Poin-poin yang Jadi Sorotan Netizen dari Tampilan Robot Pemantau Situng KPU Ciptaan Alumni ITB, Hairul Anas Suaidi

Hairul Anas Suaidi menuding tangkapan layar C1 manipulatif, karena tangkapan gambarnya dari menit ke menit selalu berubah.
3
MSA @MSApunya

ROBOT GETARKAN ISTANA Ahli IT Pantau Situng KPU dgn Robot Sekecil apapun kecurangan @KPU_ID akan terekam setiap menit😱 "Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019" Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta 14 Mei 2019 pic.twitter.com/L95OODgsjG

14/05/2019 21:51:38 WIB
Ardiansyah @ArdiansyahNu

Kasihan pak @prabowo di bohongin sama orang yang ngaku ahli ITE ini, cara input datanya saja banyak salah, terlalu memaksakan diri menurut saya.. Cc @BUKANdigembok pic.twitter.com/zldv87eIVk

15/05/2019 09:57:38 WIB
Story Profil Hairul Anas Suaidi, Alumni ITB Pencipta Robot Pemantau Situng KPU yang Sebut Form.. Hairul Anas menuding, tangkapan layar C1 manipulatif, karena tangkapan gambarnya dari menit ke menit selalu berubah. 5577 pv 12
vigilante for good cause @shindufunic

@yusuf_dumdum @prabowo Robot perekam screen katanya pengintai... Memang plg enak bohongin pihak sblh soalnya pada gaptek sih wkwk

15/05/2019 08:26:06 WIB
Desthen #01 @Anak_Termanu

@yusuf_dumdum @usep3183 @prabowo Kasian...Pembodohan Massal...Hanya Intip halaman Server KPU tapi sok tau....kwkwkwkwkkwk...

15/05/2019 07:57:20 WIB
Cua Lapudooh @CuaLadh

@Iyo63579667 @yusuf_dumdum @katerinaKwari @prabowo Ini mah screen recording.. Anak2 yg penyebar video bigo mah udah banyak bertebaran tuh di YouTube.. #robotpengintai

15/05/2019 19:12:13 WIB
Tonny @kangnday

@epat Akan ada 2 hasil akhir (kemungkinan) : 1. Jika data yg jd inputan hasil rekayasa, dia akan dibully "ITB" 2. Jika data yg jd inputan benar/valid, skandal provokasi kecurangan akan terkuak. HP & asbak berterbangan..

16/05/2019 08:58:41 WIB
Story Beredar Tanggapan dari Alumni ITB dan Disebut-sebut Keponakan Mahfud MD: Bongkar-bongkar.. Hairul Anas Suaidi menunjukkan robot buatannya untuk memonitoring layar Komisi Pemilihan Umum yang menunjukkan form C1. Ia menuding, tangkapan layar C1 manipulatif, karena tangkapan gambarnya dari menit ke menit selalu berubah. 23995 pv
dodol @inong911

@ArdiansyahNu @AdellaWibawa @prabowo @BUKANdigembok Katanya dia bs pantau RC @KPU_ID per menit pk robot. Berarti dia bs masuk server kpu donk ? Hacker donk ?

15/05/2019 23:58:32 WIB
Dhany V @5dhany5

@inong911 @ArdiansyahNu @AdellaWibawa @prabowo @BUKANdigembok @KPU_ID Cuman capturin screen... Apa gunanya coba? Lagian yang dipake kan rekap manual, bukan situng.. Trus buat apaan robot yg dibilang canggih, kalo otaknya sendiri jauh dari canggih

16/05/2019 07:06:22 WIB
kemistri @boysimangunsong

@ArdiansyahNu @prabowo @BUKANdigembok ROBOT NYA hebatnya dimana , cuman screen capture dan baca data , lalu rekapitulasi , terus mau apa @prabowo

15/05/2019 11:55:34 WIB
Ardiansyah @ArdiansyahNu

@boysimangunsong @prabowo @BUKANdigembok Iya saya bilang kasihan wowo di bodohin sama anak kemarin 🤣🤣

15/05/2019 11:56:49 WIB
Love Indonesia, hate drugs! #StopNarkoba @kangmirdja

@AfifFuadS Robot dipercaya? Ini mah konsumsi orang yg gak ngerti IT. Yg disebut daerah² yg memang mereka menang, daerah yg kalahnya gak disebut. KPU sdh menyatakan bahwa situng hanyalah web informasi, hasil yg benar adalah rekap manual.

16/05/2019 04:28:36 WIB
Karsono Sonet @SonetKarsono

@ustadtengkuzul Pembuktian robot pengintai koplak. Katanya memotret data KPU, tapi kenapa angka total TPS KPU 813.350, dipotret setiap menit jadi 810.329? MIKIIIIRRR!!!!!!!!!!!

16/05/2019 04:00:18 WIB
Penuntut Ilmu @PenuntutIlmu6

@AfifFuadS Makanya itu, saya juga orang IT, itu pelacak kecurangan apa perekam aktifitas input KPU, kalau perekam mah sama aja mentelengi video lagi, ada yg salah input apa ndak, kalau pelacak kecurangan baru kita cari tahu metode yg dipakai sperti apa

16/05/2019 08:56:20 WIB
hendro @hendromalau

Saya heran dengan mereka ini. 1. KPU refresh data per 15 menit sekali, bukan per menit, mengapa memonitoring per menit ? Sia sia. Perhatikan saja web kpu pasti waktunya kelipatan angka 15 plus 1-2 menit , 4 -10 detik. pic.twitter.com/p9WrZYqv2z

16/05/2019 02:10:23 WIB
hendro @hendromalau

2. Yang di simpan koq sc bukan data nya. Seharusnya data jadi bisa buat analisa. Kalau sc gimana buat analisanya ? Nulis lagi (Entry Excel) satu persatu per gambar ? Weleh deleh, 1 menit itu ada 800.000 gambar (Jika mengikuti logika mereka dari provinsi - hingga ke tps).

16/05/2019 02:10:28 WIB
hendro @hendromalau

3. Dalam 1 menit mereka melakukan "request" web berapa banyak itu ? 800.000 juga kah? Apa gak dianggap DDOS. Meskipun menampilkan 1 gambar bukan menggunakan web crawling, tetap saja 1 gambar 1 request. Karena -katanya- juga SC per tps, berarti request web sebanyak jumlah TPS.

16/05/2019 02:10:29 WIB
hendro @hendromalau

4. Data mereka tidak bisa mundur sebelum tanggal 14 Mei. Koq bisa ? Iya karena tidak bisa manggil data sebelum "robot" tersebut dibuat dan KPU tidak menyediakan range filter per waktu. Semua berjalan maju. Yang sudah terlewat tidak bisa dipanggil lagi.

16/05/2019 02:10:31 WIB
hendro @hendromalau

5. Saya akhir bulan April kemarin malah dah buat komparasi antara KPU dan Kawal Pemilu via HP real time. Hanya saja belom jadi sempurna dan waktu saya terbatas lantaran ada hal lain dan karena saya bukan programmer Android. Jadi Next time aja lah. pic.twitter.com/SrCflNhlFa

16/05/2019 02:10:37 WIB
Expand pic
hendro @hendromalau

Contoh data offline kawal pemilu per provinsi yang pernah saya buat. Bisa di cek dengan orang kawal pemilu, data ini PASTI sama value maupun field. Seharusnya mereka (TIM BPN) buat seperti ini. Ada field "lastTs" artinya menunjkkan waktu data ini dibuat. Bisa dibuat analisa. pic.twitter.com/4gh81cgeBS

16/05/2019 02:10:44 WIB
Expand pic
hendro @hendromalau

Jadi kalaupun mereka bilang dengan bangga nya"robot" gak kan diperlihatkan kepada para cebong, maka saya meskipun bukan cebong ataupun kampret mengatakan ; 'Maaf, saya pribadi gak butuh robot mereka'. Gak jelas gunanya.

16/05/2019 02:10:45 WIB
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!