0
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Seseorang mengancam akan membunuh presiden yg disampaikan melalui media sosial Apakah dia dapat dijerat delik makar berdasarkan Pasal 104 KUHPidana? Belum tentu Harus ditemukan adanya perbuatan awal yg membuktikan pelaksanaan niat si pengancam tsb
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Pasal 104 KUHP "Makar dg maksud untuk membunuh/ merampas kemerdekaan/meniadakan kemampuan Presiden/ Wakil Presiden memerintah, diancam pidana mati /penjara seumur hidup /pidana penjara max 20 tahun" Pasal ini operative dan hanya bisa diterapkan apabila memenuhi pasal 87 KUHP
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Pasal 87 KUHP "Dikatakan ada makar .. apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan sesuai pasal 53) Pasal 53 1. Adanya niat 2. . Niat itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan; 3) Pelaksanaan itu tidak selesai. 4) Tidak selesai
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Tidak kerancuan/ multitafsir pada delik makar. Semua jelas 1. Niat 2. Ada perbuatan permulaan yg menyatakan niat 3. Adanya pelaksanaan utk mencapai maksud makar Jadi, terhadap kasus di mana seseorang memgancam akan membunuh presiden, dia hanya dapat dijerat delik makar jika:
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Jika, polisi pada pemeriksaan terduga makar, menemukan bukti2, misalnya 1. Senjata/ alat yg dapat dipastikan akan digunakan utk makar dgn maksud membunuh presiden 2. Notulen rapat, rencana pelaksanaaan pembunuhan dst 3. Surat wasiat dari terduga makar 4. Keterangan saksi2
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Kesimpulan: penerapan delik makar dg maksud membunuh presiden harus memenuhi ketentuan pasal 104, 87 dan 53 KUHP Polisi tdk bisa sembarangan menetapkan sesorang jadi tersangka makar hanya karena ucapan, terlebih jika ucapan itu disampaikan via media /sosmed
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Polisi /penyidik itu adalah penegak hukum bukan pembengkok atau pelanggar hukum Harus benar2 memahami ketentuan setiap pasal atau delik pidana, tdk boleh mengedepankan kewenangannya yg cenderung bias dan corrupts
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Terlebih jika ancaman itu disampaikan via medsos. Dapat dipastikan 99%, ancaman pembunuhan presiden itu tdk memenuhi delik makar pasal 104 KUHP Kecuali si pengancam itu bena2 nekad, kalap, atau gila/tdk waras Kalau terbukti gila,/tdk waras, hukum tdk dapat menuntut tggjwbnya
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Di kampus saya pada tahun 80an terkenal istilah makar di kalangan mahasiswa: Singkatan dari "Mahasiswa Karam" Merujuk pada mahasiswa yg Indeks Prestasi Kumulatifnya tdk pernah bergeser dari 1 koma alias di bawah 2 hehe
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Btw, banyak rakyat penasaran, IPK Pak Jokowi ketika kuliah di UGM berapa? Pak Jokowi bilang IPK nya di bawah 2 Rakyat tambah penasaran krn IPK di bawah 2 mustahil diluluskan sebagai Sarjana / Insinyur UGM Apalagi kemampuan logika & berbahasa Pak Jokowi dinilai under Graduate
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Sampai kapan rakyat Indonesia memendam penasaran thdp Pak Jokowi khususnya mengenai kepastian dan kebenaran pengakuan Pak Jokowi sebagai alumnus FHut UGM Banyak upaya mencari kebenaran tapi diblokade ketat pihak Dekanat dan Rektorat UGM Jgn2 ... hahaha
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Saya tdk teruskan ...ntar dijerat pasal makar lagi haha
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Ketika heboh dugaan pengakuan palsu Pak Jokowi sbg alumnus SMA 6 Surakarta dan SMP 1 Surakarta, upaya mencari kebenaran dari sekolah asal Pak Jokowi tak dapat dilakukan krna banyaknya intel menjaga, tongkrongi sekolah dan larang kepala sekolah/ guru beri informasi kepada tamu
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Maksud hati hendak menghilangkan kecurigaan rakyat perihal Jokowi selaku alumnus UGM Yg trjadi malah sebaliknya, keheranan rakyat saat mengetahui baru skrg Jokowi dapat kartu alumni UGM (Kagama) Hadiah dari Ganjar Pranowo selaku Presiden Kagama UGM kagama.ugm.ac.id/2017/09/25/kar…
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Pak Jokowi bingung yaa ..kok bisa dapat Kartu KAGAMA hahaha pic.twitter.com/RELfeu4NTu
 Expand pic
 Expand pic
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Semoga ketika kuliah di UGM selaku mahasiswa FHut 80, Pak Jokowi tidak satu2nya mahasiswa yg terdaftar di sana.. NIM Pak Jokowi aneh sendiri Saya ga temukan satu pun angkatan 80 yg kenal Pak Jokowi hehe pic.twitter.com/B5MYxSfnqE
 Expand pic
 Expand pic
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Hahaha ..jangan2 ...ampuuun.. Oh iya, Mengenai cerita seputar kehidupan pribadi pak Jokowi, yg paling paham adalah kader2 CSIS atau aktivis cina katolik, karena mereka yg paling banyak menerbitkan buku dan tulisan ttg Jokowi yang menurut saya ,..ga masuk akal hehe twitter.com/yosef7053/stat…
Adv Budi Satria @AdvokatBS
Selama hampir satu bulan rakyat Indonesia dicecoki hoax hasil pilpres yg dimenangkan Jokowi Hari ini rakyat merdeka dari tirani opini Hari ini rakyat merdeka dengan fakta Prabowo menang 54% !
URL detiknews 2632 Rizal Ramli di Simposium Prabowo-Sandi: Kecurangan Pemilu Luar Biasa! "Tapi kali ini skala kecurangannya luar biasa," kata Rizal Ramli di simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019' yang digelar BPN.
Login and hide ads.