0
Hara Syifa @harasyifaaa
PT 20 persen secara serempak membuat partai-partai lain tanpa aba-aba melekatkan diri kepada sosok Jokowi dan Prabowo. Walaupun saat itu, nama AHY masuk dalam bursa salah satu capres yang diunggulkan. #GerakanKedaulatanRakyat pic.twitter.com/y82BZH2guy
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Namun kuncian PT 20 persen seakan tidak ada pilihan lain bagi Demokrat selain memilih melekatkan diri kepada salah satu diantara dua tokoh ini. Tidak sampai disitu, kuncian tetap dilakukan kedua kubu terhadap Demokrat. #GerakanKeaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Kedua kubu menahan kandidat cawapres hingga batas waktu akhir. Hal ini membuat negoisasi rasional-akademik menjadi tidak lagi diperhitungkan. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Padahal secara matematis-akademis, empat lembaga survei menempatkan AHY dengan elektabilitas tertinggi sebagai cawapres dan diprediksi akan mendongkrak elektabilitas siapun capres yang memilihnya. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Empat lembaga survei itu adalah Poltracking Indonesia, Cyrus Network, Indikator Politik Indonesia, dan Roda Tiga Konsultan. Akan tetapi Pemilu 2019 punya kejutan tersendiri. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Kedua capres malah memilih cawapres yang elektabiltasnya sendiri tidak mampu mendongkrak pasangannya. Jokowi memilih Ma'ruf Amin, dan Prabowo memilih Sandiaga Uno. #GerakanKedaulatanRakyat pic.twitter.com/2RwVNv3WMU
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Pilihan kedua capres ini seolah menjungkir-balikkan analisa akademis lembaga survei. Pilihan ini semakin menegaskan polarisasi yang hendak dibangun dalam ajang pesta lima tahunan ini. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Jokowi yang kuat dikalangan minoritas memilih sosok Ma'ruf Amin untuk menggaet suara kelompok islam 'abangan' di Pulau Jawa. Secara otomatis, partai nasionalis dan partai religius di kubu Jokowi mendapatkan porsinya masing-masing. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Sementara itu, Prabowo yang diusung kelompok islam konservatif memilih Sandi untuk merebut suara kelompok islam moderat dan milenial. Gerindra, PKS, dan PAN mendapatkan keuntungan dari strategi ini. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Strategi inilah yang pada hari ini membuat pembelahan di tengah masyarakat. Apa yang di dapatkan oleh Demokrat? Sama sekali tidak ada. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Demokrat tidak mendapatkan untung apapun dari strategi adu domba rakyat yang dilakukan kedua kubu demi melanggengkan cengkramannya atas penguasaan tanah negara yang dikuasi 1 persen elite di Indonesia ini. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Inilah upaya pembunuhan pertama yang dilakukan kepada Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan berarti tidak memahami maksud dan tujuan di balik pengeroyokan atas partainya ini. #GerakanKedaulatanRakyat pic.twitter.com/NxOkmbkfc7
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Meskipun satu koalisi dengan kubu Prabowo, tapi Demokrat dengan tegas mengingatkan bahwa politisasi politik identitas yang dilakukan kubu 02 sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
SBY tak segan menegur dan memberi masukan kepada Prabowo. Terbukti, sebelum digelarnya kampanye akbar Prabowo di GBK, SBY memberi masukan agar konsep kampanye dilakukan dengan mempertimbangkan kebhinekaan dan kemajemukan. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Kepekaan SBY terhadap bahaya polarisasi isu identitas ini ternyata mendapat simpati dari kelompok minoritas dan kelompok islam moderat. Begitu juga jelang Jokowi melakukan kampanye akbar di GBK. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Pada pagi hari, terlebih dahulu disiarkan film dokumenter 10 tahun kepemimpinan SBY yang menghargai dan menghormati segala pencapaian pemimpin-pemimpin Indonesia terdahulu. Film dokumenter ini seakan menyentil Jokowi yang kerap mengklaim hasil pembangunan di masa kepemimpinannya.
Hara Syifa @harasyifaaa
Kelihaian SBY meloloskan diri dari upaya pembunuhan atas partainya, membuat Demokrat meraih dua kali lipat suara di Pileg 2019 dari patok survei yang sebelumnya hanya memprediksi Demokrat hanya meraih 4 persen suara pileg. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
dan berada pada zona kuning jika mempertimbangkan margin of error yang berlaku dalam survei. Bahkan dari beberapa informasi yang beredar, Demokrat dikabarkan berhasil meraih suara hingga menyentuh angka 10 persen. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Angka ini tentunya membuat partai lain menjadi ketar-ketir. Dengan popularitas AHY saat ini, jika dipupuk dan dirawat dengan baik lima tahun mendatang, maka bisa dipastikan AHY adalah capres terkuat di 2024. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Apalagi saat ini tengah gencar dorongan untuk meninjau ulang PT 20 persen untuk pemilu kedepan. Jika ternyata PT 20 persen ini diturunkan dikemudian hari, ini tentunya akan menjadi golden ticket bagi Demokrat untuk mengusung AHY. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Oleh karena itu, strategi kedua dalam upaya membunuh Demokrat kembali digencarkan. Upaya pembunuhan atas Demokrat Jilid II ini bahkan lebih bar-bar. Tidak ada lagi adu strategi dan taktik. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Serangan kepada SBY dan Demokrat dilakukan secara verbal dan menjurus. Arahan SBY agar semua pihak bisa menahan diri dianggap sebagai politik dua kaki. Apalagi setelah Jokowi mengundang AHY beberapa waktu lalu. #GerakanKedaulatanRakyat pic.twitter.com/xGNVqyTL3t
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa
Serangan kepada SBY dan Demokrat menjadi-jadi. Dari kubu 02 ia dituding licik dan kubu 01 asik menggoreng dan memanas-manasi isu ini. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Skenario pembunuhan jilid II dua yang dibangun untuk menghabisi Demokrat adalah agar siapapun yang menang dari hasil Pilpres 2019, Demokrat akan kehilangan legitimasi dari rakyat untuk pemilu-pemilu selanjutnya. #GerakanKedaulatanRakyat
Hara Syifa @harasyifaaa
Skenario upaya pembunuhan atas Demokrat jilid II ini dengan mudah dibaca jika kita mau sedikit membuka mata, telinga, dan hati. Coba lihat, tidak ada serangan dari kubu 02 dan gorengan isu dari 01 kepada PAN ketika Zulhas bertemu Jokowi pasca Pemilu 2019. #GerakanKedaulatanRakyat
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.