0
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Ada yang menarik apa yang disampaikan oleh KH Ma’ruf Amin selaku calon wakil Presiden menanggapi isu dan wacana people power yang disampaikan oleh beberapa tokoh dikalangan pendukung Prabowo-Sandi menyikapi kekalahan berkompetisi dalam pemilu 2019. #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/7I9L2rgNon
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Dimana Kiyai Ma’ruf dengan gaya bertanya “Kalah menang itu kan artinya kita anggap biasa, jangan anggap kita kalah kemudian people power. Kapan kita bisa dewasa berdemokrasi?” #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/bnox0g9KUh
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Menarik menganalisa lebih dalam sentilan ‘Kapan kita bisa dewasa berdemokrasi?’ muncul diantara seliweran dari akrobat beberapa relawan dan politisi yang memainkan pola seruduk baik terhadap lawan maupun kawan koalisi. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Pernyataan-pernyataan yang mencoba menyeruduk aturan, tudingingan berbau fitnah tidak relevan dalam kontek berdemokrasi beradab dan memiliki aturan konstitusi yang menjadi aturan penyelesaian masalah dan sengketa dalam pemilu. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Ungkapan populer ‘Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan’ ternyata masih relevan dalam membaca perilaku dan watak beberapa politisi yang sampai saat ini masih menyandang status tua dalam usia berpolitik, dan belum bisa bersikap dewasa. #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/RnngBSY5kG
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Wacana people power, delegitimasi pemilu dengan mendesak penetapan pemilu curang yang sebelumnya bersileweran menjadi amunisi yang tidak habis disuarakan. #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/HFx0YvhgAV
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Hal ini dimulai oleh tokoh reformasi Amien Rais. Kemudian diikuti oleh beberapa relawan yang lebih nyiyir dan mulai melakukan berbagai aksi demonstrasi. #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/RvlPvvcfLq
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Yang terbaru politik seruduk keluar dari ucapan Arief Poyuono yang mengusir Partai Demokrat dari Koalisi Adil Makmur pendukung Prabowo-Sandi. #RakyatTolakPeoplePower pic.twitter.com/OZPCm3GmHH
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Alasan yang dikemukan oleh Waketum Partai Gerindra adalah Demokrat tidak punya kontribusi dalam pemenangan pasangan Prabowo Sandi. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Proses pemilu serentak yg telah dilaksanakan adalah ujian kedewasaan bagi politisi dan partai politik sekaligus. Secara gamblang dan objektif bahwa proses pemilu melahirkan dua arus utama perilaku dalam berpolitik baik bagi politisi maupun Partai Politik #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
1, Politisi dan Partai dewasa berdemokrasi. Dimana politisi yang dewasa mampu untuk menyikapi berbagai persoalan dengan bijak dan mengedepankan penyelesaian dengan menghargai norma dan hukum yang berlaku. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
2, Politisi dan Partai belum dewasa berdemokrasi. politisi yang belum dewasa memiliki kecendrungan melakukan aksi dan reaksi dari berbagai persoalan dengan cara seruduk, menebar wacana yang sulit untuk dipertanggungjawabkan secara moral, adab dan hukum. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
pemilu serentak 2019 akan berakhir nanti 22 Mei 2019 dengan pengumuman hasil mandat rakyat Indonesia, kepada siapa yang akan menjadi kepala negara dan pemerintahan untuk masa bakti 2019-2024 berserta politisi yang menjadi wakil rakyat di DPR RI oleh KPU. #RakyatTolakPeoplePower
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Dan kedewasaan berdemokrasi menjadi penentu bagi politisi dan partai politik menjadi harapan rakyat mewakilkan aspirasi dan mewujudkan janji politik untuk lima tahun mendatang. #RakyatTolakPeoplePower

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.