Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Pengamat: Secara Formil, Bachtiar Nasir Bisa Dijerat TPPU

Penyidik dinilai sudah bekerja secara profesional ketika menetapkan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bachtiar Nasir sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).
0
Tia Shakila @shaktia704

Pengamat: Secara Formil, Bachtiar Nasir Bisa Dijerat TPPU bit.ly/2PVvbw4 pic.twitter.com/tC45q9Bn6E

10/05/2019 12:52:36 WIB
Expand pic

Koran Sulindo – Penyidik dinilai sudah bekerja secara profesional ketika menetapkan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bachtiar Nasir sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Secara formil, penyidik dinilai sudah memiliki setidaknya dua alat bukti permulaan cukup.

“Saya meyakini itu. Tanpa itu, saya kira penyidik tidak akan berani menetapkan seseorang (Bachtiar) sebagai tersangka. Secara formil saya yakin penyidik punya alat bukti,” kata pengamat hukum Refly Harun saat dihubungi di Jakarta, Kamis (9/5).

Kepolisian RI telah menetapkan Bachtiar Nasir sebagai tersangka TPPU dengan tindak pidana asal yaitu penetapan tersangka atas nama Adnin Armas yang dijerat dengan Pasal 70 Undang Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan jo Pasal 5 ayat 1 UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU Yayasan, serta Pasal 374 jo Pasal 372 KUHP. Ancaman pidananya 5 tahun penjara.

Adnin Armas merupakan Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua. Bachtiar dituduh mengalihkan aset Yayasan Keadilan untuk Semua. Adapun bukti permulaan yang dimiliki kepolisian antara lain keterangan Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua, Adnin Arman. Juga keterangan pegawai BNI Syariah, Islahudin Akbar.

Baca Selengkapnya : https://bit.ly/2PVvbw4

Comment

No comments yet. Write yours!