0
Nisa Kurnia @NisaKurnia20
BPIP: Presiden Harus Antisipasi Berlanjutnya Keterbelahan Pascapemilu bit.ly/2LxpC8z pic.twitter.com/FQkwkIdaW9
Expand pic

Koran Sulindo – Presiden Joko Widodo menerima Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang dipimpin Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, beserta Ketua Umum PBNU Siad Aqil Siraj, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, bertemu, di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. Pertemuan tersebut untuk melaporkan kinerja Dewan Pengarah BPIP yang seharusnya dilakukan 3 bulan sekali.

Dewan Pengarah BPIP menyarankan kepada Presiden untuk mengantisipasi berlanjutnya keterbelahan sebagai dampak penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak, 17 Apil 2019 lalu.

“Yang harus dijaga adalah pemilu kemarin itu kan bangsa ini terbelah, jadi ada warna merah, ada itu, itu harus diantisipasi. Jangan sampai bangsa ini terbelah oleh politik, itu sangat berbahaya,” kata Syafii Maarif, di Istana Negara Jakarta, Kamis(9/5/2019), seperti dikutip setkab.go.id.

Baca Selengkapnya : https://bit.ly/2LxpC8z

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.