1
Story "Tanggapan Atas Narasi 'Diracun' Versi @L_Milla & Hasil Pertemuan Dengan Jajaran Direksi.. Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 1883 pv 9
IG: fahrivoice @fahrivoice
Keanehan meninggalnya ratusan Petugas KPPS dan ribuan yang sakit selama Pemilu 2019 lalu. Video di Youtube ini merekam laporan para dokter yang mengadu kepada Wakil Ketua DPR abangda @Fahrihamzah pic.twitter.com/EijaoOGv7h
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
@tvOneNews menayangkan kisah korban Pemilu. Mohon disampaikan utk bahan analisa. Kilas balik kasus ayahku Seminggu setelah Pemilu (24/4/2019) bapak merasa kelelahan. Diagnosa dokter stroke dan serangan jantung yg menyerang bapak telah membawa bapak pergi untuk selamanya.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Siang itu sekitar pk 12an Bapak dilarikan ke rs Pelni Petamburan krn bpk hampir jatuh setelah wudhu dan akan dzuhur di musholla dekat rumah. Tiba di RS Pelni bapak masuk UGD. Lebih dari 30 menit bpk tdk diberi penanganan maksimal. Tdk ada oksigen, tdk juga ada perawat yg menemani
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Saya dan ibu berusaha untuk masuk ke IGD namun diusir oleh security. Saya berkeras menemani bapak tp disindir dng kalimat "kalo gitu buat aturan aja sendiri. "
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
30 menit bpk tdk diberi perawatan padahal kondisi bapak muntah2 dng kesadaran menurun dan saya hanya bisa mengintip dari jendela. Bapak muntah tanpa ada perawat yg mendampingi hingga muntahannya sebagian masuk lagi ke mulut bapak. Saya melihat sendiri bpk begitu tersiksa.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Banyak muntahan bapak ke bagian belakang kepala dan pakaiannya. Frustasi, saya hubungi staff Ibu @fahiraidris utk meminta advice. Alhamdulillah setelah Bu Fahira bergerak, bapak mulai ditangani.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Bapak dibawa ke ruang ct scan dan rontgen. Setelahnya bapak dikembalikan ke IGD padahal kondisi bapak tdk sadar dng tekanan darah 207/110 di layar. Hingga malam bapak masih di IGD dan kami keluarga ttp tdk boleh menemani. Pada Tengah malam bpk muntah lagi.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Masih dng kepedulian yg minim dari perawat bapak muntah kembali. Saat kami menengok bapak, Baju bapak basah hingga kami akhirnya minta perawat mengganti baju bapak. Kami bergantian menengok bapak setiap 30 menit sekali krn tdk diperbolehkan.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Bapak sejak masuk rs sdh tdk dpt berkomunikasi. Lidah kaku, badan kaku. Menurut dokter syaraf kiri mati, dan bapak terkena stroke.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Esoknya 25/4/19 bapak masih di IGD meski dlm kondisi kesadaran semakin menurun. Saya pamit bekerja. Pk. 10.00 Ibu Fahira bertanya kondisi bapak. Saya sampaikan masih menunggu ruang HCU yg penuh. Saya diskusi dengan staff Ibu Fahira dan saya memutuskan memindahkan bpk ke RS PON
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Jam 11.00 saya tiba di rs dan meminta rujukan utk memindahkan bpk. Oleh perawat saya diminta menunggu. Tdk sampai 5 menit saya dipanggil dan disampaikan ruang HCU ada. Akhirnya saya putuskan tdk perlu dipindahkan krn kondisi bpk semakin memburuk
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Lepas dzuhur bpk dipindah ke HCU. Saya agak terlambat di belakang krn membawa tas2 berisi baju ganti. Sampai di HCU saya lihat dada bapak ditekan2. Bapak KOMA
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Disampaikan oleh dokter utk meminta persetujuan sekeluarga apakah bapak akan dipasang selang alat bantu pernapasan yg terbuat dari besi. Disampaikan risikonya bisa pendarahan, jantung berhenti dan jika berhenti menggunakan alat kejut yg bisa membuat kulit melepuh dan dada remuk
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Krn khawatir, saya dan keluarga memutuskan tdk menyetujui hal tsb. Di depan ibu saya tandatangani surat. Setelahnya bapak tdk boleh ditemani. Beberapa tamu diperkenankan menengok setelah jam besuk
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Pk 18.00-19.30 saya ijin utk menemani bapak dan diijinkan. Kulantunkan ayat suci untuk menemani bapak dan kusebutkan talqin agar bapak terus mengucapkan La illaha illallahu. Jam 20.00 kami dikabarkan bapak akan dipindah ke ruang perawatan biasa.
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Tanpa alat bantu, tanpa ruangan intensive, bapak berada di ruang perawatan kelas I ruang Mawar di lantai 3. Dlm keadaan koma, kami menemani Bapak dengan khusuk melantunkan ayat suci
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Tepat pk. 01.30 bpk mulai kritis. Saya sholat 4 rakaat dan mencium tangan bapak. Bapak kembali muntah kali ini muntah bapak hitam. Saya menangis bersama ibu. Kuucapkan permohonan maafku dan kusampaikan keikhlasanku
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
Tgl 26/04/2019 Pk. 01.59 bapak menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya. Meninggal di ruang perawatan biasa tanpa ruang intensive dan tanpa pantauan perawat secara intensive. Selamat jalan pak... Kami mencintai bapak.
D.S.R Tampubolon @dektampu
*Nama : Hatta Zailiyus bin Fauzaini* Saksi PKS di TPS 11 Kelurahan Binawidya Kecamatan Tampan Kodya Pekanbaru.* Kelelahan kata mulut2 yg tak bertanggung jawab! pic.twitter.com/xSBusE5QrT
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
@zarazettirazr @dektampu @tondimuh9 Uni... Ayahku juga muntah2 kemudian langsung kesadaran menurun, otak kiri dikatakan mati, lumpuh dan kejang berkali2 bapak mengangkat kepala dan tubuhnya padahal dlm keadaan tdk sadar. Ya Allah Uni.... Bapakku diracunkah???? Tega sekali ya Allah 😭😭😭😭😭
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
@zarazettirazr @dektampu @tondimuh9 Saya siap bersaksi bagaimana kondisi bapak krn saya mendampingi dan memantau kondisi bapak sejak masuk rs hingga meninggal agar kasus ini dpt segera diselidiki Tegaaaaaaaaaa 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Evi_Erwiyati_N51 @mbakyuevi_N51
@zarazettirazr @msaid_didu @yopimilanello @tondimuh9 Dokter... Uni... Please aku ingin tahu kenapa bapak meninggal begitu cepat.. Padahal bapak tdk dlm kondisi sakit.... Hanya mengeluh capek saja... 😭😭😭😭😭
Load Remaining (14)

Comment

Shaf @shfra_ 24/05/2019 08:25:49 WIB
Mnurut kalian hoax kah yg bgini ini? Karna seorang anak tidak mungkin merekayasa kematian anaknya.
Login and hide ads.