0
Ria Maria @riamaria23
1. Ijtimak Ulama III yang dilaksanakan pada 1 Mei 2019 di Bogor telah melahirkan lima rekomendasi. Salah satunya adalah meminta Bawaslu dan KPU untuk mendiskualifikasi pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin #StopNarasiCurang pic.twitter.com/kdM63s2pFC
Expand pic
Ria Maria @riamaria23
2. Alasan yg sering digaungkan oleh mereka adalah adanya indikasi kecurangan dan kejahatan pada proses penyelenggaraan pemilu 2019 yang terstruktur, sistematis, masif dan satu lagi, brutal #StopNarasiCurang pic.twitter.com/CSD3IF7cTi
Expand pic
Ria Maria @riamaria23
3. Tapi sebenarnya jika kita cermat melihat dinamika perhelatan pilpres 2019, sejak permulaan, kita mendapati fakta bahwa kubu 02 sering sekali menggaungkan isu kecurangan itu, membuat pernyataan-pernyataan heboh mengenai kemungkinan adanya kecurangan #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
4. Isu-isu itu diviralkan secara sistematis, terstruktur dan masif jauh-jauh hari. Kubu pasangan 02 memilih kalimat: hanya kecurangan yang bisa mengalahkan pasangan 02. Dan itu yang terus-menerus diulang-ulang oleh mereka. #StopNarasiCurang pic.twitter.com/arG07PN5sU
Expand pic
Ria Maria @riamaria23
5. Misal, Habib Rizieq Syihab (HRS) – Imam besar FPI yg lari ke Mekkah – melalui video yg dipertontonkan dalam lokasi kampanye di GBK. Dia mengatakan bahwa “Prabowo-Sandi insya Allah tidak bisa dikalahkan kecuali dicurangi”. news.detik.com/berita/d-44998… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
6. Selain HRS, Andre Rosiade, juru bicara BPN, juga mengatakan demikian: pasangan nomor urut 02 hanya bisa dikalahkan dengan kecurangan. nasional.republika.co.id/berita/nasiona… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
7. Kalimat itu disebar di mana2, elit hingga akun2 anonim di media sosial. Misal, netizen IG @wahyu_ind_darmo: “Hanya kecurangan yg bisa mengalahkan Prabowo-Sandi, Rezim berkuasa tak bisa lagi berpikir jernih karena ingin kembali memerintah pasti ... (lanjut) #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
8. (lanjut dari twit nomor 7) ... dengan berbagai cara, mari kawan2 muda kita waspada...”. jitunews.com/read/90607/quo… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
9. Dengan kata lain, kubu 02 sudah menunjukkan klaim bahwa Prabowo-Sandi lah yang sudah pasti menang, sudah pasti terpilih sebagai presiden dan wapres bukan Jokowi-Amien. Saya katakan ini adalah strategi/siasat kampanye mereka. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
10. Pola lain yang mereka lakukan adalah melontarkan berbagai pernyataan provokatif untuk mendelegitimasi keberadaan penyelenggara pemilu dan pihak-pihak lain seperti lembaga survei. Misalnya, bukan sekali kubu 02 mengatakan KPU curang. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
11. Hanya bermain kata tanpa data yang kuat, narasi mendelegitimasi ini mudah dibaca sbg sesuatu yg by design: sengaja untuk menjatuhkan posisi dan kewenangan KPU. Sengaja menyebarkan ketidakpercayaan di masyarakat. Patut diwaspadai nasional.kompas.com/read/2019/03/1… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
12. Mereka bahkan menuduh lembaga2 survey yang melakukan hitung cepat sebagai ‘tidak jujur’, ‘tidak objektif. Bachtiar Nasir dengan lucu sekali mengatakan hitung cepat lembaga survey mengandung sihir sains. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
13. Lalu dia mengajak masyarakat agar tidak percaya lembaga survey. tirto.id/jubir-bpn-bach… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
14. Pola yang mereka mainkan bukan mencerdaskan tapi membingungankan. Mereka suka mengetuk sentimen atau emosi masyarakat dengan menempatkannya sebagai pihak korban (dicurangi, dijahati). Ini semacam playing victim #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
15. Jika mereka jernih pikiran, seharusnya tidak menjadikan isu kecurangan sebagai komoditas belaka, tidak sekedar digunakan mengolah emosi massa yang tidak tau apa-apa. Sebaiknya gunakan data, ajak warga mengawal melalui proses hukum. Itu mencerdaskan. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
16. Kembali ke Ijtima Ulama III, silahkan mereka sampaikan rekomendasinya ke KPU dan Bawaslu. Tapi seperti kata Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perludem, baik KPU atau Bawaslu tidak bisa tunduk selain kepada mekanisme hukum. beritasatu.com/nasional/55299… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
17. Dia juga menambahkan mereka bisa melaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) jika ada pelanggaran KPU atau Bawaslu. “Sebab DKPP bisa menyidangkan para penyelenggara pemilu (Bawaslu dan KPU)”. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
18. Sebagai informasi, Dikatakan Titi bahwa DKPP adalah penegak kode etik terhadap para penyelengara pemilu. Dibentuk berdasarkan UU No 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu (UU Pemilu). #StopNarasiCurang m.tribunnews.com/nasional/2019/…
Ria Maria @riamaria23
19. Kewenangannya diatur dalam Bab V tentang DKPP Pasal 109 sampai 115. DKPP merupakan lembaga yang bertugas menangani pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu. beritasatu.com/nasional/55299… #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
20. DKPP menjalankan fungsi administratif, bersifat regulatif yakni membuat peraturan kode etik yang mengikat keseluruhan penyelenggara pemilu beserta jajarannya. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
21. DKPP juga mempunya fungsi penghukuman karena DKPP bisa menjatuhkan hukuman terhadap penyelenggara pemilu yang dianggap melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu. #StopNarasiCurang
Ria Maria @riamaria23
22. .Pasal 111 ayat (3) UU Pemilu, salah satu tugas DKPP adl menetapkan putusan. Pasal 112 ayat (12) putusan tsb bersifat final dan mengikat. Adapun sanksi dlm putusan tsb dapat berupa teguran scr tertulis, pemberhentian sementara, atau pemberhentian tetap #StopNarasiCurang

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.