0
Ayah @semesta_kicau
Semalam saya ngobrol dengan istri diberanda rumah sambil menikmati hujan. Entah kenapa tiba-tiba pembicaraan kami mengarah pada kenangan..
Ayah @semesta_kicau
Dulu saat awal nikah saya adalah penjual koran. Untuk menambah income, saya nyambi jadi buruh cuci piring di kantin Poltek Negeri Malang.
Ayah @semesta_kicau
Sehari saya dibayar 10 ribu rupiah utk membersihkan meja dan mencuci piring bekas makan. Meski sedikit, tapi kami mensyukuri itu.
Ayah @semesta_kicau
Kami benar-benar tidak menyangka bisa berada dititik ini. Jatuh bangun, pahit manis dan keras kehidupan benar-benar mendidik kami utk tegar.
Ayah @semesta_kicau
Dulu pernah karena tak dapat uang dari penjualan koran, sementara beras tinggal 1 gelas, sehari penuh kami cuma makan bubur dari beras itu.
Ayah @semesta_kicau
Allah tidak akan menutup mata bagi hambanya yang mau berusaha. Prinsip itu yang kami pegang hingga sekarang.
Ayah @semesta_kicau
Dulu jangankan punya buku tabungan, uang didompet istri saya hanya ribuan lecek bahkan harus hati-hati membuka dompet karena banyak recehan.
Ayah @semesta_kicau
Grafik kehidupan sedikit meningkat saat saya kerja di Astra Daihatsu Motor Jakarta sbg staff HRD. Tapi itu tidak lama, cuma 6 bulan.
Ayah @semesta_kicau
Kerja di salah satu Bank Swasta Nasional jadi general manager, lalu resign utk mendirikan usaha. Tapi usaha saya bangkrut krn ditipu orang.
Ayah @semesta_kicau
Ikhtiar demi ikhtiar saya jalani dg ikhlas. Istri mensupport penuh tanpa mengeluh. Do'a.. do'a dan do'a senjata kami menghadapi rintangan.
Ayah @semesta_kicau
Buat teman-teman yang saat ini belum menemukan penghidupan yang layak, jangan menyerah, teruslah berikhtiar dan berdoa. Allah tidak tidur.
Ayah @semesta_kicau
Buat teman-teman yang sedang dihimpit beban, ingatlah perjuangan saya sewaktu jadi buruh cuci piring, lalu bandingkan dengan bebanmu.
Ayah @semesta_kicau
Nikmati semua yang ada dihadapanmu saat ini: pahit, getir, tangis, luka. Yakinlah semua ada hikmahnya. Tetaplah tersenyum.
Ayah @semesta_kicau
Saya bisa sharing seperti ini, karena saya pernah berada dititik yg paling rendah dalam kehidupan. Pernah merasakan getirnya perjalanan.
Ayah @semesta_kicau
Ayo saudaraku jangan menyerah. Saya yakin keadaan kalian saat ini masih jauh lebih baik dari keadaan saya 8 tahun silam. Yakin Usaha Sampai.
Ayah @semesta_kicau
Yang penting adalah jaga kejujuran dan kepercayaan, meski sering ditipu orang, sering dikhianati orang, itu urusan mereka dg Allah.
Ayah @semesta_kicau
Didalam kesulitan, pasti ada kemudahan. Itu adalah janji Allah.
Ayah @semesta_kicau
Semoga perbincangan saya dg istri ttg kenangan kami dulu ini dapat menjadi suntikan semangat bagi teman-teman yg sedang berjuang.
Ayah @semesta_kicau
Usikum wa nafsi bitaqwallah. Jaga kejujuran dalam diri. Selamat berkarya dan Selamat Pagi.. ^_^

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.