1

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik sistem informasi dan teknologi KPU. Salah satu kritiknya adalah soal penggunaan Linux yang gratisan.

Fadli Zon @fadlizon
1) LIMA BUKTI CACATNYA SITUNG KPU. “It’s not the people who vote that count, it’s the people who count the votes.” (Joseph Stalin). #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
2) Kisruh salah input Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara) KPU, sudah tak lagi bisa dilihat sebagai masalah teknis-kasuistis. Kekacauan ini sudah menjadi problem sistemik yang mengancam kredibilitas dan trust penyelenggara pemilu. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
3) Pasalnya, kekeliruan input bukan hanya terjadi sekali, tapi ratusan kali. Bahkan Tim IT BPN (Badan Pemenangan Nasional) dan Relawan Prabowo-Sandi telah menemukan 12.550 kasus salah input data dalam Situng KPU. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
4) Saya termasuk yang pertama meminta agar dilakukan audit forensik IT KPU sejak September 2018. Tujuannya untuk mendeteksi data DPT amburadul dan sistem yang bisa manipulatif dengan algoritma tertentu. Ada 17,5 juta DPT bermasalah hasil temuan Tim IT BPN. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
5) Forensik diperlukan agar bisa menjamin keamanan dan mencegah intruder dari luar. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Namun sayangnya, permintaan audit forensik tersebut tak direspon. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
6) Meski telah ditemukan banyak kekeliruan dan kejanggalan, respon KPU selalu normatif. Respon KPU yang kerap mengatakan faktor human error, saya kira tak lagi bisa dimaklumi. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
7) Selain tak menyelesaikan masalah, respon tersebut justru menandakan sikap kurang bertanggung jawab. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
8) Karena itu, Jumat 3 Mei 2019, sebagai Wakil Ketua DPR RI, saya bersama Saudara Riza Patria, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, menggunakan hak pengawasan melakukan sidak ke KPU untuk menyampaikan keresahan publik, sekaligus meminta keterangan dari Pimpinan KPU. #SitungKPUCacat pic.twitter.com/27q6DjxIlz
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
9) Kami diterima lengkap oleh Ketua KPU, Komisioner KPU, serta pejabat Setjen. Setelah dialog dan berdebat, kami melakukan peninjauan langsung ke ruang server dan operation room. #SitungKPUCacat pic.twitter.com/fqXn02kiUW
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
10) Secara sederhana, dari sidak tersebut saya bisa menyimpulkan bahwa Situng KPU memang longgar. Aturan validasinya lemah. Sehingga celah bagi terjadinya manipulasi sangat besar. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
11) Saya kira hal itu menjelaskan kenapa salah input C1 dalam Situng KPU terjadi begitu masif. KPU saya kira tak lagi bisa berlindung di balik disclaimer yang menyebutkan bahwa apa yang ditampillan dalam Situng bukanlah hasil resmi. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
12) Dari sidak selama 3 jam di KPU RI, ada lima catatan yang menandai kelemahan serius Situng KPU. Kelemahan tersebut, sebagian besar adalah hal yang elementer, yang secara teknis sebenarnya tak perlu terjadi. #SitungKPUCacat pic.twitter.com/5ZUfyHEGPM
Expand pic
Fadli Zon @fadlizon
13) Jadi, dengan kelemahan-kelemahan tersebut Situng KPU cukup jelas bersifat amatiran. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
14) Kelemahan pertama terletak pada sistem penghitungan yang dibangun. Situng KPU saat ini tak dilengkapi sistem koreksi dini pada tahapan input data. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
15) Padahal untuk menerapkan fungsi tersebut, menurut beberapa ahli IT, hanya membutuhkan bahasa pemrograman yang sederhana. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
16) Akibatnya, karena verifikasi inputnya lemah, data yang salah otomatis tetap masuk ke server KPU. Kemudian tergambarkan ke dalam grafik real count yang dilihat oleh masyarakat. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
17) Ini jelas merupakan kelemahan elementer yang fatal. Sebab, bagaimana bisa KPU sebagai lembaga resmi negara berani menampilkan grafik dengan data yang kebenarannya tak terjamin semacam itu? #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
18) Kekeliruan tersebut sebenarnya dapat diantisipasi secara otomatis sejak tahapan input data. Jika DPT setiap TPS berjumlah 300 pemilih, misalnya, maka ketika ada input suara lebih dari 300, atau lebih dari 3 digit, secara otomatis harusnya tertolak oleh sistem. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
19) Ironisnya, fungsi itu tak ada di Situng KPU saat ini. Jadi jika inputer atau verifikator memasukkan angka ribuan atau jutaan di TPS, angka-angka itu tetap bisa masuk server KPU. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
20) Sekalipun ada mekanisme koreksi, proses pemberitahuan dari pusat kepada petugas verifikator di daerah dilakukan secara manual melalui Whatsapp (WA), tidak melalui sistem. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
21) Maka tak aneh jika hingga saat ini masih ditemukan ratusan, bahkan ribuan kasus salah input dalam Situng KPU. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
22) Jika tak ada WA dari pusat pada inputer atau verifikator di KPU daerah maka tak terjadi koreksi. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
23) Bagaimana kesalahan-kesalahan itu bisa diketahui? Saya cek sebagian besar berasal dari protes masyarakat di media sosial. Jadi, kalau tak ada temuan atau tak ada protes maka tak akan ada koreksi. #SitungKPUCacat
Fadli Zon @fadlizon
24) Kelemahan kedua, dalam proses input masih ada data yang tak dilengkapi hasil scan lembar C1. Info dari KPU, sempat ada sekitar 1 juta file tanpa pindaian C1. #SitungKPUCacat
Load Remaining (51)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.