FoodCombining Di Bulan Ramadan by @erikarlebang

Tetap bugar sepanjang hari. Tidak membebani tubuh dengan makanan sulit cerna.
sehat rawfood FIT foodcombining fitness ramadan health puasa ramadhan
0
Erykar @erikarlebang
Pagi ini ditanya oleh teman yang baru sekali menerapkan #FoodCombiningDiBulanRamadan Dia agak kaget sebenarnya dengan reaksi yang diperlihatkan tubuhnya
Erykar @erikarlebang
Dia sudah cukup lama memperhatikan #FoodCombining (FC) yang saya lakukan dan eforia orang-orang yang menjalani. Dia juga mulai risau dengan kondisi kesehatan belakangan Akhirnya dia memutuskan memulai di bulan Ramadan ini
Erykar @erikarlebang
Karena dia tergelitik dengan salah satu statement dalam edukasi saya tentang FC, "Kita sering konsumsi makanan berat dalam porsi banyak saat sahur, asumsinya buat tubuh kuat. Padahal sahur adalah momen tubuh sedang tidak bisa olah makanan benar. Bukannya kuat, malah jadi lemah"
Erykar @erikarlebang
Dia juga tertarik dengan segudang testimoni serta eforia banyak pelaku pemula FC yang menerapkannya di bulan Ramadan. Mulai dari merasa lebih kuat, lebih tahan lapar serta haus, tubuh berefek ringan, hingga sensasi fisikal awet muda
Erykar @erikarlebang
Akhirnya dia mempelajari. Dan sebelum puasa bulan suci, dia mulai melakukan beberapa ritual khas FC agar tidak terlalu terkejut saat melakukan serius selama Ramadan
Erykar @erikarlebang
Ini laporan yang dia berikan, "Waktu sahur sih deg-degan, cuma makan buah, minum jus buah buatan sendiri dan ditutup air putih. Kok kayak kurang meyakinkan. Maklum puluhan tahun makan sahur selalu kayak orang mau berangkat perang lawan Thanos" Eforia #EndGame rupanya
Erykar @erikarlebang
Dia sih sebelumnya sudah beberapa saat merasakan sensasi sarapan buah, tapi kan hanya hingga jelang makan siang. Jadi walau efek positif sudah dirasakan, tetap dia gak pede
Erykar @erikarlebang
Ternyata efeknya luarbiasa kata dia. Klasik sih seperti yang dilaporkan banyak pelaku (yang benar melakukan) FC. "Laper baru berasa jam 4-an. Gak haus sekali. Badan terasa enteng dan bugar sepanjang hari. Rare Ramadan sensation for me"
Erykar @erikarlebang
Tapi yang mengherankan buat dia, "Gue pertama kalinya merasakan sensasi lapar tapi secara fisikal dan mental, eh gue malah happy. Ini aneh! Biasanya mau Ramadan atau nggak, lapar itu menyiksa! Mau diiming-imingi nasehat laparnya dapet ganjaran spiritual sekalipun"
Erykar @erikarlebang
Tapi bukan itu yang bikin dia semangat laporan pagi-pagi "Gue kan bisa dibilang ngasih makanan-minuman sedikit ya ke badan. Tapi tadi abis subuhan perut gue mules banget! Gue sempet was-was apa ini efek buah?"
Erykar @erikarlebang
Ternyata cuma signal untuk Buang Air Besar (BAB) saja. Dia kaget setengah mati, karena BAB-nya kok banyak sekali? "Padahal kan gue makannya dikit ya? Udah gitu yang di ujung-ujung, sorry nih, warnanya menggelap dan bentuknya gak karu-karuan"
Erykar @erikarlebang
"Tapi belum pernah merasa abis BAB seenteng dan sebersih itu isi perut gue! Kok bisa ya?" Katanya antusias "Ya gitu deh. Bisa jadi setelah puluhan tahun elu baru melakukan fungsi fisikal puasa Ramadan ya sekarang ini" Jawab saya santai
Erykar @erikarlebang
Kita umumnya memahami bahwa sebulan puasa Ramadan ada kaitannya dengan revitalisasi sistem cerna. Sayangnya kita melihatnya dari sisi yang kurang pas. Umumnya edukasi yang disampaikan "Mengurangi kerja pencernaan dengan mengistirahatkan selama 12 jam"
Erykar @erikarlebang
Lah sekarang giliran gue yang mules
Erykar @erikarlebang
Doktrin mengosongkan selama 12 jam itu akhirnya menyisakan ruang berlebihan untuk ketakutan dan balas dendam. Ketakutan akan kelaparan saat sahur, dan balas dendam akibat kelaparan saat berbuka Dua-duanya dilakukan dengan semangat ngamuk!
Erykar @erikarlebang
Padahal logika kosongkan perut selama 12 jam tidak identik dengan istirahakan organ cerna. Mereka tetap bekerja. Gerak memijit usus, peristaltik, tetap dilakukan. Sistemnya pun, sesuai ritme sirkadian manusia, tetap berfungsi membuang tumpukan kotoran sisa metabolisme malam hari
Erykar @erikarlebang
Lebih pas bila kita melihat ke sisi, "mengosongkan perut selama 12 jam, membuat kita bisa mengalokasikan energi tubuh secara lebih efisien pada kerja sistem cerna" Karena selama 11 bulan sering dibebani makanan yang 'mboten-mboten'
Erykar @erikarlebang
Secara biologis, alaminya tubuh menyerap makanan serta mereparasi dirinya dalam kurun waktu 20.00 - 04.00. Nah residu yang muncul setelah itu dibuang di fase selanjutnya 04.00 - 12.00 Proses ini seringkali terganggu
Erykar @erikarlebang
Saat Anda bergadang tengah malam. Ditemani dengan sepiring nasi goreng tek-tek lewat depan rumah, semangkuk mie instan campur keju dan kornet. Belum kalau ditambah teh, apalagi susu, dan lebih konyolnya, kopi Fungsi malam hari langsung berantakan
Erykar @erikarlebang
Pagi hari pun demikian, bukannya memberi ruang bagi tubuh membuang sampah malam hari. Organ cerna malah diberi 'sampah sulit buang' baru dalam bentuk bubur ayam, lontong sayur, nasi uduk, dan sejenisnya Belum kalau ditambah minum (lagi-lagi) teh, kopi, dan susu
Erykar @erikarlebang
Puasa dengan lebih perhatikan sisi holistik, tidak melulu fokus pada "kosongkan perut 12 jam". Tapi dengan melihat efek selama 24 jam. Tidak akan membebani tubuh dengan makanan sulit cerna. Hanya yang ringan namun kaya manfaat. Itu yang dilakukan #FoodCombiningDiBulanRamadan
Erykar @erikarlebang
Hilangnya beban, membuat energi tubuh menjadi surplus. Bisa jadi ini memicu revitalisasi saat malam hari yang selama ini macet atau terganggu. Hal sama berlaku di saat siklus tubuh membuang kotoran sisa aktivitas malam hari
Erykar @erikarlebang
Jadi jangan heran kalau teman saya melaporkan, makan relatif lebih sedikit tapi kok BAB-nya banyak sekali? Mungkin saja tubuhnya yang kelebihan energi 'ngamuk' menyapu bersih tumpukan kotoran yang sudah lama mengendap di usus besarnya akibat sulit dibuang
Erykar @erikarlebang
Terutama saat dia katakan konten yang keluar di BAB belakangan warnanya menggelap dan bentuknya gak beraturan. Sangat mungkin itu kotoran yang telah mengendap serta mengerak dalam waktu lama
Erykar @erikarlebang
Belum kalau bicara rasa ringan dan fit pada tubuhnya. Itu bisa jadi efek perubahan dari sisi sel-sel tubuhnya Nanti deh dibahas lagi
Load Remaining (1)
Login and hide ads.