0
#TakeOver# @GheMaX
Jika Kematian Adalah Takdir Tuhan, Kenapa Harus Ada Istilah Teroris ?
#TakeOver# @GheMaX
Pemilu dan Pilpres 2019 telah merenggut nyawa hingga ratusan jiwa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia.
#TakeOver# @GheMaX
Hingga saat ini tidak ada satu pun pihak yang bertanggung jawab atas kematian ratusan jiwa para korban kebiadaban sistem pemilu langsung dan serentak ini.
#TakeOver# @GheMaX
Suara-suara sumbang aktifis yang sebelumnya begitu giat bersuara atas nama demokrasi agar pemilu dan pilpres dilakukan serentak, sekarang terdiam seribu bahasa.
#TakeOver# @GheMaX
Satu hal yang masih sulit untuk dapat diterima dengan nalar sehat, apakah kematian ratusan korban ini bisa dikatakan sebagai takdir?
#TakeOver# @GheMaX
Jika memang demikian, kenapa kita tidak berbicara lantang bahwa kematian para korban bom bali adalah termasuk juga sebagai takdir?
#TakeOver# @GheMaX
Meskipun berbeda dalam konteks, menghilangkan nyawa tetaplah sebuah kejahatan, walaupun dengan cerita apapun.
#TakeOver# @GheMaX
Namun sangat disesalkan, tidak ada satupun pihak keluarga dari ratusan petugas KPPS yang meninggal dunia tersebut yang mengajukan otopsi.
#TakeOver# @GheMaX
Jika kecurangan pemilu dan pilpres saja bisa dilakukan secara Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM), maka tidak menutup kemungkinan bahwa para korban meninggal ini juga karena sudah direncanakan.
#TakeOver# @GheMaX
Jika bom bunuh diri dengan mudahnya bisa langsung diberi label sebagai teroris walaupun belum ada tindakan hukum, lalu mengapa para pembuat sistem pemilu dan pilpres 2019 yang menyebabkan kematian ratusan jiwa ini tidak dikatakan sebagai teroris demokrasi?
#TakeOver# @GheMaX
Di mana letak keadilannya? Dalam menjalankan demokrasi tanggal 17 Apri 2019 kemarin, kita bahkan katanya sudah mendapat sanjungan dari negara lain karena Pemilu berjalan dengan damai.
#TakeOver# @GheMaX
Lantas apakah proses yang telah menimbulkan ratusan korban jiwa ini dapat dikatakan sukses dan damai ? (tak ada otaknya kau, isi kepalamu itu otak apa tahu?)
#TakeOver# @GheMaX
Demokrasi melalui pemilu dan pilpres serentak diciptakan rakyat dapat menentukan pilihannya secara langsung, suara yang diberikan oleh seorang profesor posisinya sama dengan suara yang diberikan orang gila / stress.
#TakeOver# @GheMaX
Tapi ketika suara rakyat dicurangi, di mana letak sisi keadilan kita dalam berdemokrasi?
#TakeOver# @GheMaX
Kecurangan demi kecurangan yang nampak nyata bahkan dipertontonkan secara terbuka oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu itu sendiri.
#TakeOver# @GheMaX
Ketika KPU terus-menerus dan berulang-kali melakukan kesalahan input data, dengan dalih human error yang sangat tidak logis.
#TakeOver# @GheMaX
Ini jelas-jelas merupakan kesengajaan atas keberpihakan KPU kepada salah satu paslon. Kepada paslon siapa itu kalian sudah bisa menentukan berpihak kepada siapa KPU.
#TakeOver# @GheMaX
Kecurangan yang dilakukan oleh KPU sendiri sebagai penyelenggara pemilu, telah mengisyaratkan bahwa kematian ratusan petugas di lapangan pada saat menjalankan tugas, sangatlah tidak berarti bagi para komisioner KPU.
#TakeOver# @GheMaX
Hasil analisa dari salah seorang dokter yang juga merupakan mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pringadi Medan, mengatakan tentang kematian ratusan petugas pelaksana pemilu dan pilpres 2019 yang menyisakan berbagai kejanggalan. cnnindonesia.com/nasional/20190…
URL nasional 19224 Penyebab 377 Petugas KPPS Meninggal Menyisakan Kejanggalan Pakar Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Umar Zein mengatakan kelelahan bukan sebab kematian, bahkan termasuk di proyek Anyer-Panarukan.
#TakeOver# @GheMaX
Kita sebagai bangsa yang religious, cenderung percaya bahwa kematian merupakan rahasia Tuhan. Namun sekali lagi kematian ratusan jiwa ini adalah senyata-nyatanya kejahatan, dan harus ada yang bertanggungjawab !!
#TakeOver# @GheMaX
Karena tidak menutup kemungkinan bahwa bisa saja mereka ini diracun oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan kejujuran dan kepolosan para petugas pelaksana Pemilu yang berdedikasi tinggi ini.
#TakeOver# @GheMaX
Salah seorang petugas KPPS yang meninggal sempat menyampaikan pesan terakhir: “Harus teliti, ini urusan nasib rakyat ke depan” bbc.com/indonesia/indo…
URL BBC News Indonesia 17015 Pesan terakhir petugas KPPS yang meninggal: 'Harus teliti, ini urusan nasib rakyat ke depan' Seorang istri petugas KPPS yang meninggal menceritakan pesan suaminya yang mengalami serangan jantung pada pagi hari setelah bertugas dalam pemilu.
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.