Betapa Sulit Menentukan Pemimpin dalam Sistem Demokrasi

Demokrasi memang sexy killer. Tidak hanya konflik korpotokrasi versus rakyat yang menelan korban jiwa, beberapa pelaksanaan pemilu juga ‘membutuhkan’ martir. Lantas bisakah menemukan sosok pemimpin amanah dan adil dalam sistem saat ini?
IlusiDemokrasi kultwit IslamSolusiNegeri agama islam
0
mnewsid @m_newsid
#MuslimahNews -- Demokrasi memang sexy killer. Tidak hanya konflik korpotokrasi versus rakyat yang menelan korban jiwa, beberapa pelaksanaan pemilu juga ‘membutuhkan’ martir. Lantas bisakah menemukan sosok pemimpin amanah dan adil dalam sistem saat ini? di Twitter @m_newsid pic.twitter.com/D8fL0TPCI3
Expand pic
mnewsid @m_newsid
Bismillâhirrahmânirrahîm, sesaat lagi insyaAllah akan hadir kultweet: #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri Mari ramaikan dengan like dan retweet sebanyak-banyaknya
mnewsid @m_newsid
1. Pemilu 2019 akan tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai pemilu paling kacau, bahkan brutal. Bagaimana bisa, sebuah pemilu yang ‘’aman’’ tanpa todongan senapan atau ledakan bom, mampu menelan korban jiwa lebih dari 100 orang? #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
2. Lalu dengan santai menyebut para korban sebagai martir demokrasi? Di mana sesungguhnya logika, perasaan dan iman itu berada? #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
3. Demokrasi memang sexy killer. Tidak hanya konflik korpotokrasi versus rakyat yang menelan korban jiwa, beberapa pelaksanaan pemilu juga ‘membutuhkan’ martir. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
4. Seperti pemilu Majelis Nasional di Pakistan yg diwarnai serangan bom hingga menewaskan 29 orang (25/7/2019). Atau bentrokan berdarah antar aktivis partai saat pencoblosan pada pemilu Bangladesh (Desember 2018), mengakibatkan 17 orang meninggal dunia. #IlusiDemokrasi
mnewsid @m_newsid
5. Kisruh pemilu Bangladesh mirip Indonesia. Kecurangan yang dilakukan partai berkuasa Liga Awami –sehingga PM Sheikh Hasina menjabat ketiga kalinya- membuat koalisi oposisi Bangladesh menuntut pemilu ulang. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
6. Di tanah air, menjelang pemilu 4 Mei 1982 juga diwarnai tragedi berdarah saat kampanye 25 April 1982 di Pasar Senen, Jakarta. Antara peserta kampanye dari Golkar–partai berkuasa saat itu- dengan massa PDI dan PPP yang menonton di pinggir jalan saling mengejek. #IlusiDemokrasi
mnewsid @m_newsid
7. Suasana memanas hingga terjadi pelemparan batu, dan berakhir dengan penembakan yang dilakukan aparat yang mengawal kampanye. Beberapa massa terkena peluru dan di antaranya tewas. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
8. Bukan tidak mungkin jika segala kecurangan dan kisruh pelaksanaan pemilu 2019 ini jika tidak diselesaikan dengan baik oleh pemerintah, bakal terjadi chaos yang berujung pada jatuhnya korban jiwa. Ini disadari betul oleh pemerintah. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
9. Mereka bukan menyelesaikan kasus per kasus Pemilu, namun makin menonjolkan arogansi otoritariannya. Rakorsus Tingkat Menteri segera dilakukan sehari setelah pemilu digelar. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
20. Kapolri dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan akan menindak tegas aksi inkonstitusional yang merusak proses demokrasi. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
21. Pengerahan pasukan Brimob dari Satgas Nusantara ke Jakarta untuk mengamankan rangkaian penghitungan suara Pemilu pada tanggal 22 Mei 2019, membawa dugaan situasi ibukota perlu diwaspadai. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
22. Sekalipun Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membantah Jakarta berstatus Siaga 1. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
23. Realitasnya, Polda Kalimantan Barat mengerahkan 100 personel Brimob ke Jakarta, demikian pula Brimob Polda Maluku yang memberangkatkan 200 personel atau setara dengan dua satuan setingkat kompi (SSK) ke Jakarta untuk penebalan pasukan. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
24. Sekalipun ada ancaman, mata – hati rakyat tak dapat dibohongi. Kecurangan dan kerusakan masif dan sistematis yang terjadi amat melukai mereka. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
25. Idiom yang melekat pada demokrasi bahwa vox populi vox dei, sehingga tak ada yang berani mengkhianati rakyat karena ada suara Tuhan, tak pernah berlaku. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
26. Justru politik Machiavelis –menghalalkan segala cara demi mempertahankan kekuasaan- menjadi trade mark politik demokrasi. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
27. Karena demokrasi hanya menjadikan rakyat sebagai obyek penderita yang suaranya saja dibutuhkan untuk formalisasi proses, bukan mewujudkan kehendak mereka. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
28. Lihat saja! Pemilu dan Pilpres 2019 telah menguras anggaran yang sangat besar, mencapai Rp 25,59 triliun. Mirisnya, dari anggaran besar itu, KPU luput memberi santunan seluruh petugas KPPS yang bekerja melebihi batas kemanusiaan. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
29. Ongkos politik demokrasi memang luar biasa besar. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
30. Apalagi jika usul Komisi II DPR RI disetujui penguasa untuk menganggarkan dana saksi Rp 300.000 per kepala, artinya negara mengeluarkan uang Rp 10 triliun. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
31. Padahal anggaran itu diambil setiap rupiahnya dari pajak rakyat, yang seharusnya diberlakukan bagai uang anak yatim, terlarang untuk menyelewengkannya.  #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
32. Lalu bagaimana dengan jutaan kertas suara yg tidak sah, kardus yg rusak, atau dana sosialisasi yang tak tepat sasaran? Lantas apakah semua harga tersebut worth it? Layak untuk digunakan sebagai cara untuk memilih pemimpin? Tentu saja tidak. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
mnewsid @m_newsid
33. Karena hanya sekadar menentukan pemimpin yang dikehendaki rakyat saja, dengan tumbal dana – energi – waktu – bahkan nyawa pun tak mampu memastikan hal itu. #IlusiDemokrasi #IslamSolusiNegeri
Load Remaining (48)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.