0
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab Ibarat sebuah pertandingan sepak bola yang seru, proses pemilu seperti masuk perpanjangan waktu. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab Babak yang utama memang baru saja berlalu, keseruan tanpa ujungnya yang masih menggebu. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab Selama sang wasit belum meniup peluit panjang, satu sama lain masih akan terjang menerjang. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab Pekak telinga kita oleh retorika permusuhan, yang berkobar di tengah gempita klaim kemenangan. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab Begitu banyak momen untuk mengambil jeda, tidakkah capek terus menerus menepuk dada? #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
“Spontan saja itu tak ada maksud apa apa. Karena itu memang siap Pak Presiden karena dia Presiden. Presiden kan cuma Joko Widodo. Karena Presiden aslinya kan ya Joko Widodo,” kata pendukung Paslon 01 @AdianNapitupul1 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab "Saya tahu Pak @jokowi sekarang presiden, tapi setelah Oktober ya sudah bukan presiden," @bumnbersatu Pendukung Paslon 02 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu "Saya memanggil Pak @prabowo ya, Presiden Prabowo. Kalau nanti dilantik 20 Oktober, saya akan panggil begitu. Sekarang kita sudah menang kok, tinggal tunggu dilantik." @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
“Tak ada masalah yang saya sampaikan itu benar seratus persen, bahwa kalau Mas Arief bilang Pak Prabowo akan dilantik itu tidak masalah. Tapi kalau tidak dilantik juga ya tidak masalah dong,” kata @AdianNapitupul1 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu "Saya rasa itu tidak mengompori rakyat, karena ucapan selamat kepada dua pasangan capres itu sah-sah saja karena kan belum ada keputusan final dari KPU," @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu @prabowo "Kita tuh pemenang, kalo pemenang merangkul yang kalah itu kewajiban," Pendukung Paslon 01, Adian Napitupulu. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu @prabowo "(Soal klaim kemenangan), dua-duanya sah. Ini indahnya demokrasi. Saya rasa ga akan berpengaruh sama akar rumput. Jadi untuk apa rekonsiliasi?" @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
“Kalau secara hukum, kita tak akan kaji. Tapi misal kemudian tanggal 22 Mei apa yang ditulis di spanduk itu benar adanya ya baik buat mereka, kalau itu tak benar kan mereka malu,” kata @AdianNapitupul1 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu "Tunggu saja dulu keputusan dari KPU, ada 33 negara yang memantau pemilu dan ada 51 pemantau dari negeri sendiri," @AdianNapitupul1 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@AdianNapitupul1 "Pertama yang baliho, dari pihak pak @jokowi juga banyak padahal suara belum selesai," Pendukung Paslon 02, @bumnbersatu. #matanajwausaipemilu
Mata Najwa @MataNajwa
“Kita kan saat ini dicurangi, Pak @Prabowo menyemangati para relawan jangan sampai kecurangan ini mengalahkan kita. Dari C1 kita kan dikumpulkan sudah ada di Bengkulu terbukti kita yang menang,” kata @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu @AdianNapitupul1 "Ramai-ramai yang mendukung, rakyat Indonesia semua yang bilang pemilu ini curang," Pendukung Paslon 02, @bumnbersatu. #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu @AdianNapitupul1 "Soal pantun @prabowo, itu biasa biasa saja, kita tak merasa tersindir. karena kita ga merasa curang. Yang pasti bukan kita." @AdianNapitupul1 #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
“Hasil Quick Count di Bengkulu Jokowi yang menang, nah ternyata di Real Count Pak Prabowo yang menang, nah berarti ini kan sudah membantah kalau metodologi Quick Count itu gugur,” kata Arief Poyuono @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Mata Najwa @MataNajwa
@mohmahfudmd @TRANS7 @NajwaShihab @jokowi @bumnbersatu @AdianNapitupul1 "Kalau margin error dalam sebuah Quick count saya berani bertaruh yang punya lembaga Quick count dia tidak bisa menghitung rumusnya untuk menarik sampel," @bumnbersatu #MataNajwaLagaUsaiPilpres
Load Remaining (68)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.