0
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Tampaknya sdh apa perkembangan dari pihak Kemendagri untuk pembubaran FPI. Kita dukung!
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Toleransi, ya, itu nilai yg penting. Tetapi bagaimana kita bisa toleran pada golongan yg mengampanyekan intoleransi?
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Kebebasan kita selalu dibatasi oleh kebebasan orang lain. Itu kaidah pertama dalam filsafat liberal.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Negara kita mengadopsi ide penting dari filsafat liberal: yaitu menghargai hak2 sipil, seperti kebebasan keyakinan/agama.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Semua keyakinan, agama, mazhab, sekte, paham, dan aliran berhak hidup di Indonesia. Itu bagian dari ide liberal modern yg diadopsi di UUD.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Semua sekte, mazhab, aliran, perspektif pemikiran yg ada dalam Islam (atau agama lain), berhak ada di Indonesia.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Bahkan ateisme pun sebagai salah satu bentuk keyakinan, berhak ada di Indonesia.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Yg tak bisa ditolerir adalah aliran yg menganjurkan kekerasan terhadap golongan yg berbeda.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Masih banyak yg salah paham tentang ide toleransi dan pluralisme. Sudahh sering saya bahasa dulu, tp saya akan ulangi lagi.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Oke, pertama soal toleransi. Pengertian dasar toleransi: membiarkan orang/golongan lain yg berbeda untuk ada.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Tetapi lingkup toleransi bukan tanpa batas. Toleransi bukan berarti menolerir golongan yg justru intoleran.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Contoh, kita tak bisa menolerir FPI, karena jelas2 ini kelompok intoleran, selain jg kelompok kekerasan. Toleransi tak berlaku di sini.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Apakah kita jg harus menoleransi Ahmadiyah atau JIL? Ya, karena mereka kelompok yg menganjurkan toleransi dan anti-kekerasan.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Ada yg mendebat: Memang Ahmadiyah tak melakukan kekerasan fisik, tetapi kekerasan akidah? Ini pandangan yg keliru.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Apa yg disebut sbg "kekerasan akidah" itu tak jelas definisinya, dan seenaknya dipakai untuk memberangus perbedaan pendapat.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Kalau Ahmadiyah punya interpretasi yg berbeda ttg doktrin kenabian, itu hak mereka. Tak bisa disebut sbg kekerasan akidah.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Kalau ada orang tersinggung karena orang lain punya paham yg berbeda(misal: Ahmadiyah), ya jangan salahkan org lain. Salahkan diri sendiri.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Jadi kita harus menolerir kelompok apa saja, kecuali satu: kita tak menolerir kelompok yg justru melawan toleransi.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Sekarang soal pluralisme. Di sini, banyak kalangan yg masih salah paham. Saya akan terangkan lagi.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Banyak yg mendefinisikan pluralisme sbg "menyamakan semua agama". Ini definisi ala MUI yg sudah dari awal dibantak banyak kalangan.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Defenisi MUI ttg pluralisme yg diartikan sbg "menyamakan semua agama", jelas salah sama sekali.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Keterangan ttg apa itu pluralisme scr detil bisa dibaca di situs ini: http://t.co/xEZkRpDV Silahkan dibaca dg teliti.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Saya akan jelaskan scr sederhana ttg makna pluralisme spt dijelaskan dlm artikel di link yg sdh saya sebutkan tadi.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Pluralisme adalah bukan sekedar toleransi. Sbb toleransi hanya sekedar membiarkan orang lain yg beda eksis. Pluralisme lebih dari itu.
Ulil Abshar-Abdalla @ulil
Pluralisme adalah kesiapan untuk berdialog dg orang lain yg berbeda. Tentu dialog ada "adab" dan sopan-santunnya sendiri.
Load Remaining (45)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.