0
tikus merah @tikusmerah1
Di dalam hutan Krendamadaya yang lebat Dursasana dan Durmagati duduk dibawah pohon besar yang daunnya rimbun.
tikus merah @tikusmerah1
Semilir angin membuatnya bisa mengilangkan rasa capainya setelah beberapa lama mencari2 tempat untuk bertapa Lesmana sang keponakannya
tikus merah @tikusmerah1
Sambil beristirahat kakak beradik ini ngegosip keadaan negara Astina yang dipimpin oleh kakaknya yg bernama Duryudana
tikus merah @tikusmerah1
Memang kedua orang ini terkenal dgn julukan kritikus kerajaan.Walau ngritiknya hanya sebatas nggreneng di belakang Duryudana
tikus merah @tikusmerah1
"Astina semakin hari kok semakin semrawut", greneng Dursasana "Semrawut seng kepiye Kangmas?, Durmagati yg mendengar grenengan kakaknya lgs nyamber
tikus merah @tikusmerah1
"Coba tho kamu perhatikan Dimas,nek dipikir2 negara Astina itu khan banyak intelektual yang mumpuni.Yang bisa memberikan analisa mendalam utk kemudian Kakang Duryudana membuat kebijakan berdasarkan analisa dr para intelektual tsb," ucap Dursasana
tikus merah @tikusmerah1
"Gayamu kui kangmas.Omonganmu wes laga e koyo pengamat politik wae.Pengamat politik kesasar neng njero alas...hahaha", ejek Durmagati pd Dursasana
tikus merah @tikusmerah1
"Lha kowe ki malah ngenyek kakangmu seng ahli dlm hal peng kritikan.Penguoso kui kudu dikritik terus ben ora ngawur dlm menjalankan kekuasaannya.Ben ora srakah ngunthal sembarang kabeh",balas Dursasana
tikus merah @tikusmerah1
"Coba bayangke wae...4,5 meh 5 tahun iki Kakang Duryudono ngobral kekayaan negoro Astina kepada negara manca.Lha mbangun dalan wae kok yo nggo duit utang.Dan jalan yg dibangun Kakang Duryudana mung iso diliwati uwong seng duwe duit.
tikus merah @tikusmerah1
Bukan jalan yang bisa bebas dinikmati oleh seluruh kawulo Astino.Jalan kui nek jaman modern sesuk seng diarani jalan Tooooollll.Ngerti kowe Durmagati?,terang Dursasana
tikus merah @tikusmerah1
Sambil ngoceh kesana kemari Dursasana merasa haus.Lalu dia menyuruh seorang abdi dalem utk membuatkan kopi.
tikus merah @tikusmerah1
Sembari menyeruput kopi dursasana terus ngoceh tentang kondisi negeri Astina yang kualitas ekonomi dan politiknya terus menurun.
tikus merah @tikusmerah1
Para pendukung kakang prabu pada saling menjilat dan menyanjung keberhasilan dalam membangun inprastruktur yang katanya idenya berasal dari kakang prabu sendiri
tikus merah @tikusmerah1
Padahal kita tahu sendiri sebagai adiknya bahwa kakang prabu otaknya ga bakal nyampe.Wong otaknya juga ga pinter2 amat tho.Dhisik isone mung gawe lemari,kusen lan sapiturute
tikus merah @tikusmerah1
Kita juga selalu mendengar Kakang Prabu dan para penjilatnya alias para cecunguknya mengatakan bahwa pembangunan yg kita laksanaken ini demi masa depan dan kajayaan negeri Astina
tikus merah @tikusmerah1
"Tapi apakah benar bahwa semua ini demi masa depan Astina?", tanya Durmagati
tikus merah @tikusmerah1
"Menurutku sebenarnya yaa bukan masa depan Astina tapi masa depan dirinya sendiri", jawab Dursasana
tikus merah @tikusmerah1
Bak pengamat politik ulung Dursasana menerangkan pada Durmagati.Dan beberapa prajurit yg sedang beristirahat ikut nguping pembicaraan kakak beradik tersebut
tikus merah @tikusmerah1
Sebenarnya mereka yang suka membicarakan masa depan Astina hanya membicarakan masa depannya sendiri.Mereka, yang sok ilmuwan dan sok berpikir ilmiah, sebagian hanya memikirkan diri pribadi.
tikus merah @tikusmerah1
Mereka menggunakan ilmu pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya untuk melacurkan diri.Orang2 semacam ini lebih tepatnya kusebut pelacur intelektual.Bermanis2 di depan Kakang Prabu agar mendapatkan perhatian lebih.
tikus merah @tikusmerah1
"Sek...tak nyruput kopi.Telakku garing ki kawet mau ngoceh.Nganti lali nyedot rokok klobot barang iki", Dursasana mengambil cangkir kopi di depannya
tikus merah @tikusmerah1
Ada yg sok kritis,ada yg menjadi pengamat politik,ada yg menjadi tukang survey dan berbagai macam cara lain.Dengan bermanis2,menyenangkan hati rajanya,lalu ditambah mental menjilat,mereka berharap bisa mjd punggawa di Astina.
tikus merah @tikusmerah1
Setelah menjadi punggawa Astina,mereka melakukan perampokan secara terselubung,merampok uang rakyat Astina.Mereka yg masuk kategori intelektual itu berkongkalikonh scr sistematis dgn teman2 seide,yaitu seide merampok uang rakyat.
tikus merah @tikusmerah1
Mereka bersama-sama membuat aturan ini itu agar bisa menjadi alat rampok yang tidak kentara

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.