1

Viral di media sosial terkait bagasi Lion Air seberat 7 kg yang dibawa ke kabin, harus balita yang membawanya tak boleh orang tuanya.

MaxOneHotel Makassar @maxoneMKS
Viral! Penumpang Lion Air Keluhkan Balita Harus Bawa Bagasi 7 Kg bit.ly/2VtHV2f pic.twitter.com/oNXWlTClES
Expand pic
GOJEK24JAM @gojek24jam
Customer Feedback untuk Li*n Air dari Esa Sinaga Mesha pic.twitter.com/eWMZiXEJ8n
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Tjakrabirawa @IdTjakrabirawa
@gojek24jam @altefalken Tolong diingat, kalau beli tiket Singa Terbang, itu artinya siap pasrah. Percuma mau lu polisiin, viralin. Soalnya bagi mereka udah biasa...
✨🎠 @_rifaya_
@gojek24jam aku juga kena pas bulan Feb 2019, bagasiku 12 kilo dan itu aku kena 2.8 juta. Gila, harga tiket pesawatnya aja ga segitu yaudah aku terpaksa kosongin koperku, dan masukin barang2ku ke 4 tote bag. tapi aku ttp bayar bagasi koper kosongku 700 RIBU. karna koperkunya aja hampir 3kg
✨🎠 @_rifaya_
@gojek24jam menurutku ini pemerasan banget sih. MASA KITA NAIK PESAWAT TAPI GA DIKASIH JATAH BAGASI? apalagi yg keluar negeri seminggu lebih. muat apa barang2 dibawa di backpack aja? kan engga. Tolong dong lion air, JANGAN MERAS. (btw gue emg rempong anaknya jadi ya bawaan gue banyak):(
Ficco Wardani @ficcowardani
@_AdilahR @gojek24jam per februari kemarin lion air emg udh gak pake bagasi rifa, trus hrs tambah prepaid baggage pas booking tiketnya, atau kalau udah terlanjur beli tiket masih bisa beli online sblm kbrgktan. emg mahal banget sih, cuma masih lebih murah drpd on the spot (goshow) di bandara..
Ficco Wardani @ficcowardani
@_AdilahR @gojek24jam trus skrg yg masih free baggage itu citilink, batik, garuda 20kg, airasia 15kg, sriwijaya antara 15 atau 20 gt tp nam air, wings sama lion gadpt bagasi skrg mesti bayar ekstra
Daddy Kos @MenujuTampan
@ficcowardani @_AdilahR @gojek24jam 1 lagi alesan buat ga pilih lion kan, harga tiket+bagasi totalnya ya sama kek kompetitornya yg free bagasi. dah gitu service lebih baik lagi.
Ficco Wardani @ficcowardani
@MenujuTampan @gojek24jam betul. jd jauh lebih baik ambil maskapai lain yg sudah termsk bagasi, hitung2 lebih reasonable drpd lion air hehe *kecuali rute pelosok ya
MS @mocsats
@gojek24jam @altefalken Ada tulisannya ga tuh 1 pax cuma boleh bawa 1 bawaan? Kalopun ada emang terlalu keras si ground staffnya sama anak kecil
Tjakrabirawa @IdTjakrabirawa
@satriosantoso @gojek24jam @altefalken Kalau si anak bayar tiket penuh ya kudunya boleh bawa 7 kg juga. Soal siapa yg bawain gak masalah. Tapi yah... Namanya juga Singa Terbang....
MS @mocsats
@IdTjakrabirawa @gojek24jam @altefalken Ga juga... saya pernah liat aturan 1 pax 1 bawaan kok. Ya tapi orang itu bukan anak kecil dan bawaannya cuma tas tenteng.
Tjakrabirawa @IdTjakrabirawa
@satriosantoso @gojek24jam @altefalken Aturannya memang benar 1 pax ya 1 bawaan 7 kg. Tapi kalau bayar penuh seharusnya regardless umur berapa ya dapat 1 bawaan 7 kg itu toh...
alvaro @killun
@satriosantoso @IdTjakrabirawa Kalo dipaduserasikan dgn UU Perlindungan Anak maka pihak singa terbang mungkin bisa di gugat krn anak2 punya perlakuan yg berbeda dgn org dewasa..
a very cute potato @ditakencana
@satriosantoso @killun @IdTjakrabirawa Anak2 diatas 2 th dapat dan bayar 1 tiket/pax jadi harusnya sama aja dapat 7kg dan sangat kaku + keterlaluan kalau usia 3.5th disuruh bawa tas sendiri, biar apa?ortu yg pake kursi roda naik pesawat apa juga kudu bawa tas sendiri gaboleh dibawain anaknya / sus yg nemenin

Balita disuruh membawa barang menyebabkan perselisihan antara penumpang dan Lion Air. Ini jawaban Lion Air menanggapi permasalahan yang dimaksud.

Dalam keterangan resmi pada detikcom, Senin (29/4/2019), penerbangan itu dilayani pesawat bernomor JT-911, Selasa (23/4). Perbedaan jawaban diberikan oleh Lion Air, yakni penumpang ini hanya melaporkan empat bagasi kabin.

"Bahwa operasional dijalankan sesuai standar prosedur (SOP). Klarifikasi Lion Air terkait penanganan enam penumpang dan barang bawaan yang tidak dapat melanjutkan penerbangan JT-911. Saat proses check-in, penumpang melaporkan tiga bagasi tercatat total 30 kg dan empat bagasi kabin," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Setelah check in, petugas memberi label bagasi kabin ke keempat bagasi yang dimasud. Pesawat ini memiliki rute Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO) ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara (KNO) dengan jadwal keberangkatan pukul 10.15 WIB.

"Petugas layanan darat (ground handling) memberikan tanda label kuning (baggage tag) pada keempat barang bawaan tersebut. Ketika petugas layanan darat menjalankan penanganan (handle) berdasarkan hasil pengamatan (sweeping and profiling) terhadap barang bawaan atau bagasi yang dibawa penumpang, petugas menemukan (actual) sembilan barang bawaan oleh penumpang dimaksud," jelas Danang.

Berdasarkan kondisi ini, petugas sudah mengawali dengan menyampaikan permohonan maaf. Kemudian menginformasikan barang bawaan berjumlah sembilan koli melebihi batas yang sudah ditentukan untuk dibawa ke dalam kabin, dan menyangkal bahwa balita harus membawa bagasi pula.

"Setiap penumpang (kecuali bayi) diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) maksimum
berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/perlengkapan bayi/bahan bacaan/kamera/tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku menurut maksimum dimensi bagasi kabin tidak lebih dari 40 cm x 30 cm x 20 cm," ujarnya.

Kategori anak adalah yang berusia 2-12 tahun yang juga mempunyai jatah dan diperbolehkan membawa bagasi kabin menurut ukuran standar. Dalam hal ini, barang bawaan yang menjadi hak anak bisa dibawa/diwakilkan oleh pendamping atau jika anak bepergian tanpa pendamping dapat dibantu bawakan oleh petugas. Petugas Lion Air tidak meminta/menyuruh penumpang kategori anak membawa bagasi sendiri," tambah Danang.

Ditambahkannya, petugas Lion Air menyarankan barang bawaan lain yang belum terdaftar agar diinformasikan ke petugas. Kata Lion Air lagi, penumpang menolak saran tersebut dan memakan waktu lama dan pilot menginstruksikan untuk terbang.

"Oleh karena itu petugas menyarankan barang bawaan lainnya agar didaftarkan sebagai bagasi tercatat (dibagasikan) ke dalam kompartemen bagasi pesawat, namun penumpang menolak atas informasi yang disampaikan petugas. Situasi ini terjadi di ruang tunggu keberangkatan (waiting room), berlangsung cukup lama dan ketika waktu penumpang terakhir memasuki pesawat (final boarding)," kata Danang.

"Petugas darat lainnya menginformasikan kepada kru pesawat, masih ada penumpang di ruang tunggu yang sedang menyelesaikan kapasitas barang bawaan. Dikarenakan waktu keberangkatan sudah sesuai,
penumpang dimaksud tidak segera masuk ke pesawat dan pertimbangan upaya Lion Air menjaga kinerja
ketepatan waktu (on time performance), maka pilot sebagai person in command (PIC) memutuskan pesawat pada penerbangan JT-911 tutup pintu (door close) serta bersiap lepas landas," ujarnya menambahkan.

URL detikTravel 771 Viral Balita Bawa Bagasi Sendiri ke Pesawat, Ini Kata Lion Air Balita disuruh membawa barang menyebabkan perselisihan antara penumpang dan Lion Air. Ini jawaban Lion Air menanggapi permasalahan yang dimaksud.

Sementara itu, saat dihubungi terpisah, Ariesa Sinaga juga menjelaskan peristiwa saat keluarganya bertolak dari Bandara Husein Sastranegara menuju Kualanamu pada Selasa (23/4). Saat itu, keluarganya yang hendak naik pesawat dihentikan petugas karena dianggap kelebihan membawa barang bagasi. Padahal ia bersama keluarganya sudah memahami batas maksimum bawaan bagasi 7 kilogram.

"Kita berangkat 6 orang. Empat orang dewasa dua orang anak-anak. Saat itu kami juga bawa tiga plastik berisi Roti O, air mineral, Pampers, selimut. Saat itu barang-barang itu dibawa adik saya," kata Ariesa saat berbincang lewat telepon.

Namun kebetulan sang adik yang membawa barang-barang tersebut tidak diperbolehkan masuk pesawat.

"Kebetulan adik saya ketinggalan ikut di barisan belakang. Adik saya membawa barang yang menjadi hak anak saya. Karena kan anak saya satu umur 3,5 tahun dan 7 tahun. Di mana hukumnya satu orang 7 kg," ungkap dia.

"Mereka mempermasalahkan Roti O, air mineral, dan Pampers. Suami saya marah, dibuang rotinya, tapi tetap kami tak diizinkan naik pesawat dengan alasan satu orang satu barang," imbuh dia.

Dia mengaku heran barang-barang milik putranya usia 3,5 tahun disuruh membawa bagasinya sendiri.

"Sungguh tega mereka kalau mengatakan satu orang satu barang, apakah barang itu enggak bisa dibawa orang tuanya," tutur dia.

Singkat cerita, akibat persoalan itu, keluarganya ketinggalan pesawat sehingga mereka terpaksa membeli tiket baru tanpa kompensasi dari pihak maskapai.

"Akhirnya saya beli tiket baru, mengingat anak saya sudah lelah, saya juga harus urus pekerjaan. Akhirnya pesawat pukul 16.50 WIB dan saya bayar bagasi sebesar Rp 1,4 juta," ujar Ariesa.

URL detiknews 1807 Penumpang Sanggah Penjelasan Lion Air soal 'Balita Bawa Bagasi Sendiri' Lion Air membantah menyuruh balita membawa bagasi sendiri seperti yang diprotes penumpang pada video viral. Penumpang punya cerita versi sendiri.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.