0
Peziarah @eae18
1. Kali ini @prabowo menang. Jika KPU mau main curang, silakan saja. Kalian akan jadi kodong selamanya. Ketua KPU gak usah bersumpah mati jadi batu kalau curang. Hati-hati kalau matimu di atas batu-batu kali. Ingat puisi penyair Kriapur?
Peziarah @eae18
2. Puisi Kupahat Mayatku di Air oleh Kristianto Agus Purnomo (Kriapur) dia pun meninggal di dasar kali, di atas batu. KUPAHAT MAYATKU DI AIR kupahat mayatku di air namaku mengalir pada batu dasar kali kuberi wajahku pucat dan beku )
Peziarah @eae18
3. di mana-mana ada tanah ada darah mataku berjalan di tengah-tengah mencari mayatku sendiri yang mengalir namaku sampai di pantai ombak membawa namaku laut menyimpan namaku semua ada di air Solo, 1981
Peziarah @eae18
4. Kalau Ketua @KPU_ID Arief Budiman, akui saja bahwa kecurangan yang menguntungkan @jokowi menyeruak di mana-mana. Fakta kecurangan ini tak bisa dibantah. Jadi Arief jangan sesumbar tak ada kecurangan dan gak usah pakai sumpah segala.
Peziarah @eae18
5. Kematian akan menjemput kita di mana saja dan ucapan itu doa. Jika Ketua @KPU_ID ingin jadi batu, kelak ia akan jadi doa dan dicatat malaikat. Sadarlah jejakmu akan terpahat di catatan para malaikat.
Peziarah @eae18
6. Mari kita simak puisi Chairil Anwar YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS kelam dan angin lalu mempesiang diriku, menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin, malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
Peziarah @eae18
7. aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu; tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku 1949
Peziarah @eae18
8. Chairil Anwar pun menulis sajak YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS dan dalam baris puisinya dia menulis "di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin". Dan apa yang terjadi? Chairil Anwar pada 28 April 1949, dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta.
Peziarah @eae18
9. Apa yang kita ucapkan, apa yang kita igaukan meski di dalam hati, bisa jadi doa. Setiap kali kita melangkah, langkah kita menuju kuburan. Ketua @KPU_ID jika Anda takut akan bahaya kematian dan kemudian berbuat curang, ingatlah. Kematian akan menjemput kapan pun jua.
Peziarah @eae18
10. Sebagai sesama hamba Allah, saya sekadar mengingatkan Ketua @KPU_ID Arief yang tak Budiman, sadarlah. Jejak Anda akan dicatat dalam lembar buku catatan para malaikat. Jangan sesumbar bahwa tak ada kecurangan. Ini fatwa Sabtu pagi ini dari jamaah Imam Besar Zidane.
Peziarah @eae18
Kepada Arief yang tak Budiman @KPU_ID jangan bubuhkan noda hitam dalam jejak sejarah bangsa Indonesia. Tak usah takut gerombolan @jokowi. Jokowi sudah makin pudar. Segeralah berbenah.
Peziarah @eae18
Saya bukan siapa-siapa. Tapi soal kutukan saya, bisa jadi akan didengar Tuhan. Kutukan kepada orang-orang yang berbuat curang, berbuat zalim terkait Pilpres 2019. Ini fatwa jamaah Imam Besar Zidane.
Peziarah @eae18
Doa saya untuk Pak @jokowi dan keluarga tetap sehat. Moga Allah beri kesadaran dalam diri Pak Jokowi. Kesadaran bahwa pemilu kali ini, Pak Jokowi kalah. Untuk para sahabat @KPU_ID juga bisa fair. Sudah tak bisa ditutupi lagi kalau KPU memang memihak ke Pak Jokowi.
Peziarah @eae18
Sebenarnya, saya bisa jelaskan dari sudut pandang yang berbeda perihal para petugas yang meninggal. Sangat terlihat para petugas meninggal dengan cara tak wajar.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.