5
Your Next Mistake. @bohemianfleur

my lips didn’t taste like church, but my hips felt like god.

Your Next Mistake @bohemianfleur
Berbagai macam tipe cowok yang pernah gue temui dari Tinder. A thread. 📌
Your Next Mistake @bohemianfleur
Disclaimer: Gue tidak akan menyebutkan nama. So, if you think you know the person, please, DO NOT bother to guess who it was. Ini thread santai, kok. 🍃
Your Next Mistake @bohemianfleur
1) M, 32, Manado, paras rupawan, selera musik aduhai, dan English skill yang impressive (kebetulan doi kerja di salah satu kedutaan bergengsi di Jakarta). Kami janjian ketemuan di J.Sparrow, senin malam, ada free flow wine hingga jam 20:00 WIB.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Dia tiba di tempat duluan dibanding gue. The conversation was nice, we both spoke in English. Lalu, dia ga sengaja ketemu temennya di situ—cowok, kisaran 45an, and I assumed dia semacam ‘orang penting’ gitu. Long story short, si cowok Tinder ini ngajak gabung ke table temennya.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Kami ngobrol bertiga, dan si Om (temennya cowok Tinder ini) ternyata lagi nungguin ‘seseorang’. Nggak lama kemudian, datang lagi 2 orang, dan salah satunya adalah mantan Gubernur Jakarta mengenakan polo shirt berwarna putih. Lalu duduk di table kami.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Si cowok Tinder mulai makin mabuk, terlihat dari volume suaranya yang mulai nggak terkontrol, dan pipinya yang memerah. Long story short, gue mau pulang, dan gue ‘ditahan’ oleh si cowok Tinder ini. Dia keukeuh gue harus balik sama dia, dan balik ke tempatnya dia.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Gue ga mau, dan gue rasa gue ga harus punya alasan saat gue bilang gue ga mau balik bareng dia & balik ke tempatnya dia. Akhirnya gue beranjak dari kursi, gue pamitan sama yang lain, dan gue buru-buru ke luar dari J.Sparrow, karena si M ini sudah dalam tahap ‘pemaksaan’ ke gue.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Di lobby depan J.Sparrow (Noble House), dia ngejar gue, dan dengan suaranya yang lantang dia teriak, “WHY WON‘T YOU COME WITH ME?!?!” (he was under influence of alcohol). Semua orang ngeliatin ke arah kami. Gue masih mencoba menjawab dengan nice sambil memberi pengertian ke dia.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Dan terjadilah drama tangan gue ditarik-tarik sama dia. Semua supir taksi Blue Bird di depan Noble House. Dia literally narik tangan gue secara paksa supaya gue pulang bareng dia. Itu para supir ngiranya couple yang lagi berantem kali, ya. 🙄
Your Next Mistake @bohemianfleur
Akhirnya gue langsung masuk ke taksi, dengan narik tangan gue, dan berusaha nutup pintu, tapi dia langsung keburu masuk ke taksi juga, dan mulai maksa untuk physical contact dengan gue. Yeah, he was tryna kiss me WITHOUT my consent. Gue udah mulai pake nada tinggi meresponnya.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Abis minta maaf, nggak gue respon, trus ngatain gue, tapi beberapa detik kemudian minta maaf lagi. Jesus cries. What a super weird evening. Udahlah hangout sama mantan Gubernur, pake ada violence pula. 🤦🏻‍♀️ pic.twitter.com/lsRQsTVZ3t
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Your Next Mistake @bohemianfleur
2) E, 30th, pegawai BUMN, baik buanget orangnya, ga neko-neko. Kami jalan bareng sekitar 3x, makan & nobar bola. Tapi gue tidak merasa ada tendensi ke arah percintaan dengannya, so, I gave him a closure, like, “this isn’t going to work” kinda statement, dan dia mengerti.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Selang 4 bulan kemudian (kami lalu lost contact), gue ketemuan dengan sahabat gue semasa kuliah, lalu gue bilang, “Lo mau ga gue kenalin sama cowok? Baik banget orangnya”, dan sahabat gue ini mengangguk. Gue hubungi kembali si E, dan gue bilang hal yang sama. Dua-duanya setuju.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Long story short, setelah mereka ketemuan, dan bener aja feeling gue, mereka klop banget! Lalu, selang 2 bulan semenjak perkenalan mereka, mereka tunangan! 💝 pic.twitter.com/EcCu0K0ytz
Expand pic
Expand pic
Your Next Mistake @bohemianfleur
Dan Sabtu ini mereka akan menikah. Jadi, percayalah, pertemuan itu ngga ada yang sia-sia, kok. Either a blessing, or a lesson. In this case? Jelas, a blessing. Gue ngasih jodoh buat sahabat baik gue yang sudah single selama 2 tahun. Alhamdulillah, w dapat Masjid di Surga~ 😎
Your Next Mistake @bohemianfleur
Intermezzo: Pas lagi jalan bareng lovebirds ini, mereka nanya ke gue; “Kok lo kepikiran sih ngenalin gue ke si E, dan sebaliknya?”, jawaban gue, “Because you both are so boring as fuck, so you guys were, like, on the same vibe” dengan muka ngenyek gue, lalu mereka tertawa keras.
Your Next Mistake @bohemianfleur
3) K, 31th, Bandung, (I met him on OkC, not Tinder), gue beneran ngga tau tampangnya ini orang kayak apa. Dia cuma masang foto hitam polos, dan pake nama samaran. Tapi jujur, gue merasa intrigued dengan bagaimana dia mendeskripsikan dirinya di profile-nya. So, I right-swiped him.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Dia menyapa gue dengan pertanyaan, “How come you don‘t like Sushi?”—karena gue menuliskan itu di profile gue. Setelah itu, obrolan kami mengalir begitu saja, dan tanpa henti-hentinya. Beneran kayak orang WhatsAppan, tapi bedanya ya platform-nya masih via OkC aja.
Your Next Mistake @bohemianfleur
TBH, I was so goddamn broken-hearted at the time. So, yang gue butuhkan beneran cuma temen ngobrol tanpa judgment apapun, dan ngobrol sama stranger itu selalu jadi pilihan yang tepat.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Dalam sebulan penuh, kami saling bercerita tentang satu sama lain. Mostly, tentang alkohol, musik, dan hal-hal kocak yang terjadi dalam hidup kami. Tapi pada saat itu gue beneran MASIH BELUM tau namanya siapa, kerja di mana, dsbnya. And I didn‘t bother to ask him anyway. 🤷🏻‍♀️
Your Next Mistake @bohemianfleur
Tapi yang gue tau, dia lagi ngerjain thesis S2-nya. Setelah obrolan kami selama sebulan itu, tiba-tiba dia bilang dia pengen udahan main OkC, ‘pamit’ ke gue. Ga tau kenapa, gue agak sedih, sih. Karena dia yang menemani kepatahhatian gue (apeee 😂). But, I respect his decision.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Kami lost contact selama seminggu, lalu tiba-tiba ada message masuk di OkC dari dia, that he wanted to talk to me through the phone, and he told me his real name. Yeah, finally. I, then, gave him my phone number, then he called me. We had such a fun convo for 2 hours non-stop.
Your Next Mistake @bohemianfleur
Pasca itu, kami jadi intens lagi ngobrol via WhatsApp. TBH, I still didn’t know what was his deal at the time. Because this guy doesn’t seemed like looking for pussies. Dan bukan, ini bukan asumsi. Karena gue sudah cukup lama main dating app, so, I could sense the difference(s).
Your Next Mistake @bohemianfleur
Selang 3 minggu kemudian, gue WhatsApp dia dan berkata, “Sabtu ini gue mau ke Bandung, temenin gue mabok, doongg!”. Dia baru bales 30 menit kemudian. Catatan penting: Gue masih belum tau mukanya / perawakannya kayak apa. Sama sekali. 😅
Load Remaining (45)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.