0
Story "Selama Para LS Tak Membuka Data Sample TPS & Hanya Bicara Metodologi Apa Yang Bisa Dipe.. Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 2689 pv 21
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Gue kerja di dunia marketing research udah lebih dari 20 tahun. Survey itu adalah salah satu toolsnya. Gue tahu dimana kekuatan dan kelemahan survey sebagai alat. Jadi persoalannya bukan pada metode tapi pada manusia dan manajemennya.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Gue ngga pernah bilang ama klien gue bahwa survey gue bakal bebas dari kesalahan. Namun gue beritikad untuk meminimumkan kesalahan melalui pengelolaan yg lebih baik. Ada witnessing, ada call back. Ada re-visit. Banyak cara untuk menjamin mutu melalui quality control.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Yang membuat pekerjaan gue lebih mudah adalah kita ngga punya interest dengan hasilnya. Yg dievaluasi itu bisa soal brand, produk, iklan atau apapun yg kita ngga ikutan bikin. Mau hasilnya bagus atau jelek ngga ada urusan. Jadi ngga ada kecurigaan soal integritas.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
QC ini dari sisi teknis sebenarnya jauh lebih mudah. Sampling framenya jelas. Persoalannya tinggal KONSISTENSI dengan sampel yg sudah terpilih. Karena sampel tersebut bisa berada di tempat yg sangat terpencil. Ada faktor biaya yg menggoda untuk terjadi pengalihan.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Tapi yg lebih menyulitkan itu adalah persoalan conflict of interest. Selama ini kita abaikan melalui wishful thinking. Masak sih mereka berani bohong? Tapi dengan pertaruhan yg lebih besar who knows? Karenanya ragu itu boleh.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Lepas dari keraguan, kita tidak dalam posisi untuk mengatakan orang berbohong atau memanipulasi. Ngga akan punya bukti. Jadi laporan ke polisi dan sebagainya itu adalah tindakan yang berlebihan. Cukup bilang, saya tidak percaya dan mari kita tunggu 22 Mei. Agree?
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Saya kira buat pendukung 01 ya harusnya woles aja kalau ada orang ngga percaya ama hasil QCnya lembaga-lembaga yg telanjang mendukung Jokowi. Kalau kalian percaya menang, apa sih salahnya nunggu 22 Mei? Kawal aja suaranya. Susah?
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Keinginan kalian untuk ngeledek orang itu yg bakal bikin runyam negara ini. Meributkan hal yg ngga penting. Padahal ada ancaman yg tidak kalah pentingnya. Orang" yg mencurangi hasil pemilu buat kepentingan PRIBADI. Karena saya yakin baik TKN maupun BPN tidak memerintahkan itu.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Kualitas leadership dan kompetensi pengelolaan pemilu oleh KPU memang menyedihkan. Tapi saya kira ya kita bersama baik kubu 01 atau 02 yg harus memastikan ketololan mereka tidak berakibatan fatal. Kawal suara sebaik-baiknya.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Goblog itu dimulai dari kata "tidak menerima kekalahan". Lha KPUnya belum mutusin kok. Nanti kalau hasil KPU atau bahkan MK keluar dan masih main deklarasi, itu baru ngga bisa menerima kekalahan. Yg sekarang mah masih bebaas. Emang pengaruhnya apa?
Tras Rustamaji 02-PADI @rustamaji
Oum @awemany kami perlu pencerahan nih. Kalau dikatakan tingkat kepercayaan QC 99% apakah artinya kita boleh tidak percaya 100% thd QC? Ada peluang 1% hasil realnya di luar margin of error? twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Buat pendukung 02 saya juga ingin mengingatkan. Ngga semua kecurangan itu harus diattribusikan ke kubu 01. Itu persoalan manusianya. Ngga harus kubu. Pada akhirnya kita ingin pemilu ini berakhir dengan damai. Siap untuk menjadikan Indonesia adil dan makmur.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
@rustamaji Kalau anda percaya pada integritas penyenggaranya, maka kesimpulannya harus berbunyi, Jokowi menang dengan tingkat kesalahan 5% (mengikut pada confidence interval). 1% MoE itu merujuk pada di mana letak parameternya.
Tras Rustamaji 02-PADI @rustamaji
@awemany maaf oum awe salah tangkep keknya, saya pakai tingkat kepercayaan 99%. Angka 1% di twit saya bukan merefer ke MoE tapi 100%-99% = 1%. 1 dari 100 peluang hasilnya tidak sesuai.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
@rustamaji Kalau 1% itu merujuk pada CI yg 99% ya kesimpulannya memang begitu. Karena kalau sampelnya 2000 dan pakai CI 99%, harusnya MoE nya sekitar 2.7%. Artinya Jokowi masih menang. Again, asumsinya penyelenggaranya jujur.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Ada yg nanya. Kenapa sih begitu penting untuk meragukan hasil QC? Kalau hasil KPUnya memenangkan Prabowo, dan mereka ngga siap dengan pemikiran penyelenggara QC bisa ngga jujur, apa jadinya? Rungsing.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Kubunya Prabowo ini udah pernah kalah. Jadi gue ngga terlalu takut kalau mereka kalah. Yang gue khawatir itu kalau kubu yg dibuai mimpi QC ternyata kalah. Udah terlanjur bikin parodi, udah ngeledek tiap hari, bayangkan apa yg terjadi?
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Jadi penting juga bagi orang-orang yg waras untuk mengingatkan. Woy, pemilu ini belum ada pemenangnya lho. Jaga kelakuan. Kan ngga lucu kalau udah sok-sokan menang tapi nanti hasilnya beda. Hopefully orang jadi menahan diri.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Gini lho. Siapapun presidennya. Siapapun paslonnya, selama ini negara demokrasi, kita ngga akan bisa hentikan ribut-ribut soal dicurangi. Kecuali kalau yg ribut-ribut mau ditangkepin. Jadi negara fasis kita. Strategi terbaiknya ya didengerin dan diselesaikan kasusnya.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Penolakan atau sangkalan akan kecurangan itu cuma bikin orang curiga. Gunanya apa? Pastikan dan perlihatkan saja bahwa kecurangan itu terjadi pada manusianya. Bukan pada sistem atau terkomando dari pusat.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Kumpulkan datanya. Tunjukkan solusinya. Hitung pengaruhnya. Sepanjang total yg dipertengkarkan tidak melebihi selisih suara yg tidak bermasalah ya ngga ada alasan untuk meragukan keabsahan pemilu kali ini. Mikir yg simpel aja.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Dan kubu 02 ini juga aneh. Kalau percaya bahwa Prabowo menang, ya ngga perlu juga minta pilpres diulang. Ntar malah kalah. Cukup kawal hasil suara. Teriak terus kalo ditemukan kecurangan. Biar diperbaiki. Bukan agar pilpres diulang. Gimana sih?
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Halah! Ngga usah nuduh gue tukang ribut deh. Loe-loe aja yg memang pada doyan ribut. Gue mah cuma kasih bahan biar ribut loe pada itu ada gunanya. Argumennya yang gue rapikan. :p
Load Remaining (9)
Login and hide ads.